Program Pendampingankader Lanjut Usia Melalui Kegiatan Bina Keluarga Lansia Di Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat

Richa Yuswantina, Rissa Laila Vifta, Jatmiko Susilo

Abstract


Lansia atau lanjut usia merupakan individu yang berumur 60 tahun atau lebih. Penduduk Indonesia yang berusia 60 tahun ke atas atau lanjut usia (lansia) diperkirakan meningkat menjadi 80 juta  pada 2030, atau  naik 23 sampai 24 persen.  Banyaknya lansia sebenarnya bukan suatu ancaman jika mereka produktif. Sektor seperti kesehatan merupakan komponen yang perlu mendapatkan perhatian lebih pada lansia.

Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Program Pendampingan Kader Lanjut Usia Melalui Kegiatan Bina  Keluarga Lansia Di Desa     Lerep Kecamatan Ungaran Barat diawali dengan perencanaan melalui survey lapangan. Survey lapangan dilakukan awal pada bulan Januari dengan menemui Kepala Desa Lerep. Program Kerja diawali dengan agenda sosialisasi.  Sosialisasi dilakukan pada tanggal 05 Februari 2019 bertempat di RW 02 Desa Lerep. Sosialisasi  kegiatan  bertujuan  untuk  memberikan  paparan  mengenai  program kerja yang akan dilakukan. Program Kerja dari tim pengabdian kami terdiri dari 3 materi pokok yaitu : Pengetahuan Lansia, Penyuluhan Lansia dan Pemberian Softskill pada Lansia.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian pretest kepada  para peserta kemudian penyampaian materi dan dilanjutkan dengan evaluasi menggunakan postest untuk menganalisa sejauhmana pengaruh pemberian materi dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengetahuan lansia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan penyampaian materi, dengan persentase pretest 75,2 dan posttest 85,6.

 

 

Kata kunci : Lansia, Pengabdian, Desa Lerep

Full Text:

PDF

References


Ahadya, N.N. and Herawati, R., 2018. Tugas Kepala Desa Lerep DalamPembangunanDesaBerdasarkanUndang–UndangNomor6Tahun2014Tentang Desa.Diponegoro Law Journal, 6(3), pp.1-17.

Astuti,E.Z.L.and Winarni,T., Mendorong PartisipasiBina KeluargaLansia (BKL) dalamMewujudkanTujuhDimensiLansiaTangguhdiDesa Sumbersari, Moyudan,Sleman.Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal ofCommunityEngagement),3(2), pp.129-140.

Karomah,A.N.,danIlyas,2017. Peran PosyanduLansia DalamMeningkatkan KesejahteraanLanjutUsiaDiPosyanduLansiaSejahtera Kelurahan Pasirmuncang.Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah(E-Plus), 2(2).

Mudawamah,S.,2013.PerawatanLansiaOlehMasyarakatMelaluiHomeCare

LansiaBKKKS JawaTimur.Paradigma, 1(3), pp.1-7.

Nurfatimah,R.,Sulastri,M.S.andJubaedah, Y.,2017.PerancanganProgram PendampinganLanjutUsia BerbasisHome CareDi PosbinduKelurahan GegerKalong.FamilyEdu:JurnalPendidikanKesejahteraanKeluarga,

(2), pp.101-109.

Oktavia,C.D.,2017. PeranBinaKeluargaLansia(BKL) DalamMeningkatkan KesehatanLansiaMelaluiKegiatanTamanPendidikanLansia(Tpl)Di Rw 11KepuhKelurahanKlitrenKecamatanGondokusuman Kota Yogyakarta.JurnalElektronikMahasiswaPend. LuarSekolah-S1,6(3), pp.243-246.

Puspitasari,R.B. andArsiyah,A.,2015.PeranPemerintahdalamPemberdayaan LanjutUsia diKabupaten Sidoarjo.JKMP(JurnalKebijakandan Manajemen Publik),3(2), pp.199-212.

Widada, W.,Asmuji,D. Indriyani,A,andJoyowidono, 2013,Pemberdayaan KelompokLansia MelaluiOptimalisasi Peran Kader PosyanduLansiaDi Kecamatan SukorambiKabupaten Jember,TheIndonesianJournalOf Health Science, Vol. 4,No. 1, pp.42-48


Refbacks

  • There are currently no refbacks.