Hubungan Status Imunisasi Campak Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 12-59 Bulan

Authors

  • Latifah Susilowati
  • Masta Hutasoit

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijnr.v2i1.228

Abstract

Diarrhea is the second leading cause of infant mortality worldwide. In
Indonesia, diarrhea is among the top 10 diseases handled in the Puskesmas
and the top 10 inpatient diseases at regional hospitals. Measles
immunization is recommended by the world health organization as a
prevention and health care effort for children including prevention of the
incidence of diarrhea. The general objective of this study was to determine
the relationship between measles immunization status and the incidence
of diarrhea in toddler in the work area of Kasihan Bantul Health Center.
This study uses a case control research design with a retrospective
approach. Data collection began with data collection ages 12 - 59 months
suffering from diarrhea in the last 6 months at the Kasihan Bantul Health
Center. Then the researcher conducted homevisit to ask about the history
of measles immunization in children. The number of samples in the
control group was 44 children and the case group was 44 children. The
results showed that there was no statistically significant relationship
between measles status and the incidence of diarrhea in children aged 12-
59 months at the Kasihan Bantul Health Center. Health centers and health
workers need to increase public awareness of the importance of measles
immunization in infants as a form of support for government programs to
prevent the occurrence of diarrhea.

References

Azizah, N., Setiawan, D., Susanti. (2012).

Hubungan Status Pemberian ASI dan

Kelengkapan Imunisasi Dengan

Kejadian Diare Pada Anak di RSUD Prof.

Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.

Pharmacy, 09(03)

Bhutta, Z. A. (2016). Acute Gastroenteritis in

Children. In: Kliegman RM, Stanton BF,

St. Geme JW, Schor NF. Nelson textbook

of pediatrics. 20th Edition, Philadelphia:

Elsevier.

Halim, R. G. (2016). Campak pada anak.

CDK.(43), 186-189.

Hartati, S. N. (2018). Faktor yang

mempengaruhi kejadian diare pada balita

di wilayah kerja Puskesmas Rejosari

Pekanbaru. Jurnal Endurance, 3(2), 400-

Herlina. (2014). Faktor-faktor yang

berhubungan dengan kejadian diare pada

balita di Puskesmas Jatidatar Kec. Bandar

Mataram Kab. Lampung Tengah. Jurnal

Kesehatan Metro Sai Wawai, VII(1), 102-

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). (2017).

Jadwal Imunisasi 2017. Tersedia di :

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunis

asi/jadwal-imunisasi-2017. [Diakses pada

April 2018].

Ingridara, N., Garna, H., Budiman. (2017).

Hubungan usia, status gizi, dan status

imunisasi dengan kejadian campak pada

anak usia 0–5 tahun di rumah sakit umum

daerah Al-Ihsan periode Januari 2016–Mei

Bandung Meeting on Global

Medicine & Health (BaMGMH). 1(1).

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Data dan

Informasi Profil Kesehatan Indonesia

Jakarta : Pusat Data dan Informasi

Kementerian Kesehatan RI. Tersedia di :

http://www.depkes.go.id/resources/downl

oad/pusdatin/profil-kesehatanindonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-

pdf. [Diakses pada tanggal 5 april

Kementerian Kesehatan RI. (2011). Situasi

Diare di Indonesia. Jakarta : Kementerian

Kesehatan RepublikIndonesia. Tersedia di

:

http://www.depkes.go.id/download.php?fi

le=download/pusdatin/buletin/buletindiare.pdf. [Diakses pada tanggal 4 April

.

Riset Kesehatan Dasar. (2013). Jakarta: Badan

penelitian dan pengembangan kesehatan

kementerian Kesehatan Republik

Indonesia

Kemenkes Canangkan Crash Program Campak

Diintegrasikan Bulan Pemberian Kapsul

Vitamin A dan Obat Cacing. Tersedia di:

http://www.depkes.go.id/article. [Diakses

pada 5 April 2018]

Kurniawati, S. (2016). Model prediksi kejadian

diare akut pada anak balita di Puskesmas

Pacar Keling Kota Surabaya. Tesis. Tidak

dipublikasikan. Universitas Airlangga :program studi epidemiologi. Tersedia di :

http://repository.unair.ac.id/53823/14/TEP

%2007-16%20Kur%20m-ilovepdfcompressed.pdf. [Diakses pada 7 April

Kurniawati, S., Martini, S. (2016). Status gizi

dan status imunisasi campak berhubungan

dengan diare akut. Jurnal Wiyata.

(2):126-132.

Lestari, AB, Sitaresmi, MN, Wibowo, T.

(2017). Ketepatan waktu vaksinasi campak

sebagai factor preventif kejadian campak

di Kota Yogyakarta. Berita Kedokteran

Masyarakat. 33(5):249-254.

Novrianda, D., Yeni, F. Asterina. (2014).

Hubungan karakteristik ibu dengan

pengetahuan tentang penatalaksanaan diare

pada balita. Ners Jurnal Keperawatan.

(1):159-166.

Proverawati, A. (2010). Imunisasi Dan

Vaksinasi. Yogyakarta : Nuha Offset

Ranuh, G., Suyitno, H., Hadinegoro, SRS.,

Kartasasmita, CB., Ismoedijanto.,

Soedjatmiko. (2014). Pedoman Imunisasi

di Indonesia Edisi Kelima. Jakarta : Badan

Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia.

WHO. (2013). GAPPD : Ending preventable

deaths from pneumonia and diarrhoea by

Tersedia di :

http://www.who.int/woman_child_accoun

tability/news/gappd_2013/en/. [Diakses

pada 6 April 2018]

. 2017. Diarrhoeal Disease. Tersedia

dihttp://www.who.int/mediacentre/factshe

ets/fs330[Diakses pada 5 April 2018]

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

(2016b). Peraturan Menteri Kesehatan

Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2016

Tentang Pedoman Penyelenggaraan

Program Indonesia Sehat Dengan

Pendekatan Keluarga.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Peraturan

Menteri Kesehatan Republik Indonesia

Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Rencana

Aksi Nasional Penanggulangan Penyakit

Tidak Menular Tahun 2015-2019.

Kusumadewi, S. (2009). Aplikasi Informatika

Medis Untuk Penatalaksanaan Diabetes

Melitus Secara Terpadu (pp. 22–27).

Yogyakarta: Seminar Nasional Aplikasi

Teknologi Informasi 2009 (SNATI 2009).

https://doi.org/1907-5022

Moller, A. C., Merchant, G., Conroy, D. E.,

West, R., Hekler, E., Kugler, K. C., &

Michie, S. (2017). Applying and

advancing behavior change theories and

techniques in the context of a digital health

revolution: proposals for more effectively

realizing untapped potential. Journal of

Behavioral Medicine, 40(1), 85–98.

https://doi.org/10.1007/s10865-016-9818-

Peltzer, K., & Phaswana-Mafuya, N. (2013).

Hypertension and associated factors in

older adults in south africa.

CARDIOVASCULAR JOURNAL OF

AFRICA, 24(3), 67–72.

https://doi.org/10.5830/CVJA-2013-002

Phillipi, J. C., & Wyatt, T. H. (2011).

Smartphones in Nursing Education. CIN:

Computers, Informatics, Nursing, 29(8),

–454.

https://doi.org/10.1097/NCN.0b013e3181

fc411f

Sumantra, I. G., Kumaat, L. T., & Bawotong, J.

(2017). Hubungan Dukungan Informatif

dan Emosional Keluarga Dengan

Kepatuhan Minum Obat Pada Lansia Hipertensi di Puskesmas Ranomuut Kota Manado. E-Jurnal Keperawatan (e-Kp), 5.

Downloads

Published

2019-07-08

How to Cite

Susilowati, L., & Hutasoit, M. (2019). Hubungan Status Imunisasi Campak Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 12-59 Bulan. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 2(1). https://doi.org/10.35473/ijnr.v2i1.228

Issue

Section

Articles