Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Akses Kesehatan

Raditiya Firda Maulany, Ragil Setia Dianingati, Eva Annisaa'

Abstract


Akses kesehatan merupakan bentuk dari pelayanan kesehatan yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Akses kesehatan seringkali hanya dilihat dari sudut pandang penyedia layanan, sementara akses dari sisi masyarakat sebagai pengguna kurang terperhatikan. Penelitian tentang akses pelayanan kesehatan dari perspektif pengguna dirasakan masih sangat kurang. Penelitian tentang akses pelayanan kesehatan dari sisi pengguna masih kurang. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dari segi akses memerlukan perspektif yang komprehensif dari dua sisi yang berbeda. Tujuan dari review artikel ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan. Desain metode yang digunakan merupakan review artikel, hasil data yang diperoleh berdasarkan kumpulan dari penelitian terkait. Metode pecarian sumber dilakukan dengan menggunakan kata kunci “akses kesehatan”, “pelayanan kesehatan” dan “fasilitas kesehatan” yang dilakukan pada bulan Desember 2020.  Kriteria inklusi artikel yang digunakan yaitu artikel tahun 2011-2020 dan bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi akses fasilitas kesehatan. Kriteria eksklusi penelitian ini yaitu review artikel, artikel yang tidak menyediakan full text atau hanya menyediakan abstrak dan hasil skripsi, tesis, disertasi. Pencarian dari database menghasilkan 73 artikel, dimana hanya terdapat 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil review artikel menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi akses kesehatan antara lain jenis kelamin, waktu tempuh, lokasi tempat tinggal, biaya transportasi, persepsi masyarakat tentang kesehatan, pendapatan, pendidikan, pengetahuan. 


Keywords


Akses;Pelayanan Kesehatan;Fasilitas Kesehatan

Full Text:

PDF

References


Adam, V. Y., & Awunor, N. S. (2014). Perceptions and factors affecting utilization of health services in a rural community in Southern Nigeria. Journal of Medicine and Biomedical Research, 13(2), 117–124.

Ambo, K., & Syawal, S. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Pesisir Di Desa Bungin Permai Kecamatan Tinanggea kabupaten Konawe Selatan Tahun 2016. 1–9.

Bahasa, B. P. dan P., K.P., & K.R.I. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam Jaringan. https://kbbi.kemdikbud.go.id/.

Davy, C., Harfield, S., McArthur, A., Munn, Z., & Brown, A. (2016). Access to primary health care services for Indigenous peoples: A framework synthesis. International Journal for Equity in Health, 15(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12939-016-0450-5

Kementrian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. In Jakarta : Balitbang Kemenkes RI (Vol. 7, Issue 5, pp. 803–809). Jakarta : Balitbang Kemenkes RI. https://doi.org/10.1517/13543784.7.5.803

Khatimah, H., Sundari, S., Candra, C., Al, S., Yogyakarta, I., & Yogyakarta, D. I. (2019). Factors related to access to health services for Indigenous peoples in Jayapura Regency , Province of Papua in 2018. 9(2), 150–156.

Koné Péfoyo, A. J., & Wodchis, W. P. (2013). Organizational performance impacting patient satisfaction in Ontario hospitals: A multilevel analysis. BMC Research Notes, 6(1). https://doi.org/10.1186/1756-0500-6-509

Kurniati, D., & Sulastri, N. (2018). Hubungan Pengetahuan, Pendidikan Dan Akses Ke Pelayanan Kesehatan Dengan Upaya Pencarian Pertolongan Infeksi Menular Seksual (IMS) Pada Wanita Pekerja Seksual (WPS) Di Desa Pasirsari Kabupaten Bekasi. XI(I), 313–320.

Laksono, A. . (2016). Health Care Accessibility (Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan). Kanisius.

Leach, M., Wiese, M., Agnew, T., & Thakkar, M. (2018). Health consumer and health provider preferences for an integrative healthcare service delivery model: A national cross‐sectional study. International Journal of Clinical Practice, 72. https://doi.org/10.1111/ijcp.13204

Levesque, J.-F., Harris, M., & Russell, G. (2013). Patient-centred access to health care. International Journal for Equity in Health, 12(18), 1–9.

Men, C., Meessen, B., Pelt, M. Van, Damme, W. Van, & Lucas, H. (2012). “I Wish I Had AIDS”: A qualitative study on access to health care services for HIV/AIDS and diabetic patients in Cambodia. Health, Culture and Society, 2(1), 22–39. https://doi.org/10.5195/hcs.2012.67

Mujahidah, M. Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Konsumen Dalam Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Marusu Kab. Maros Tahun 2013. Universitas Hasanudin.

Nainggolan, O., Hapsari, D., & Indrawati, L. (2016). Pengaruh Akses ke Fasilitas Kesehatan terhadap Kelengkapan Imunisasi Baduta (Analisis Riskesdas 2013). Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 26(1), 15–28. https://doi.org/10.22435/mpk.v26i1.4900.15-28

Napirah, M. R., Rahman, A., & Tony, A. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambarana Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso. Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 29. https://doi.org/10.14710/jpk.4.1.29-39

Putro, G., Roosihermiatie, B., Samad, A., (2017). Risearch Evaluation on Health Services of District Helath Ensurance in Kutai Kertanegara District, East Kalimantan Province. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 20(4), 165–174. http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/hsr/article/view/84

Saeed BII, Abdul-Aziz AR, Z. X. (2013). Assessing the influential factors on the use of healthcare : evidence from Ghana. International Journal of Business and Social Science, 4(1), 12–20.




DOI: http://dx.doi.org/10.35473/ijpnp.v4i2.1161

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Google Scholar

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.