Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Peserta Prolanis di Puskesmas Pringapus Kabupaten Semarang

Authors

  • Galih Adi Pramana Program studi Farmasi , Universitas Ngudi Waluyo
  • Ragil Setia Dianingati Program studi Farmasi , Universitas Ngudi Waluyo
  • Novita Eka Saputri Program studi Farmasi , Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijpnp.v2i1.196

Abstract

Hipertensi merupakan faktor penting sebagai pemicu penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskuler yang lain. Kepatuhan minum obat bagi pasien penyakit kronis seperti  hipertensi sangat penting karena dengan minum obat secara teratur dapat mengontrol tekanan darah pasien.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien hipertensi di puskesmas pringapus kabupaten semarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional Study, Pengumpulan data dilakukan secara prospektif dengan cara memberikan kuisioner MMAS-8 kepada pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan dari 41 pasien yang mengisi kuisioner 15 pasien memiliki tingkat kepatuhan tinggi dan 26 pasien memiliki tingkat kepatuhan rendah. Hasil analisis hubungan antara kepatuhan dan faktor yang memungkinkan memberikan pengaruh adalah sebagai berikut kelamin = 0,15; umur = 0,56; pendidikan = 0,03; pekerjaan = 0,78; lama terapi = 0,42; jenis obat hipertensi yang didapatkan = 0,59 serta banayaknya obat yang dikonsumsi = 0,66. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa faktor pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi sedangkan faktor kelamin, umur, pekerjaan, lama terapi, jenis obat hipertensi yang didapatkan serta banayaknya obat yang dikonsumsi tidak  berpengaruh signifikan  terhadap kepatuhan minum obat pasien.

Kata kunci : Kepatuhan, obat, hipertensi, prolanis, MMAS-8

Hypertension is an important factor as a trigger for non-communicable diseases such as cardiovascular diseases. The adherence in using drugs for patients with chronic diseases such as hypertension is very important because taking medication regularly can control a patient's blood pressure. This study aims to analyze what factors influence compliance with taking medication for hypertensive patients at the pringapus health center in Semarang district. This study used a descriptive analytic design using a cross sectional study approach. Data collection was conducted prospectively by giving MMAS-8 questionnaire to patients who met the inclusion and exclusion criteria. The results showed that from 41 patients who filled out the questionnaire 15 patients had a high level of adherence and 26 patients had a low level of adherence. The results of the analysis of the relationship between adherence and the enabling factors for influencing were the following sex = 0.15; age = 0.56; education = 0.03; employment = 0.78; duration of therapy = 0.42; the type of hypertension drug obtained = 0.59 and the drug consumed is usually = 0.66. From the results obtained it can be concluded that educational factors have a significant effect on adherence to taking medication for hypertensive patients while genital factors, age, occupation, duration of therapy, types of hypertension drugs obtained and usually the drugs consumed do not significantly influence compliance with patient medication.

Keywords: Compliance, medication, hypertension, prolanis, MMAS-8

References

BPOM. (2006). Kepatuhan Pasien: Faktor Penting dalam Keberhasilan Terapi. BPOM, 2006, Kepatuhan Pasien: Faktor Penting Dalam Keberhasilan Terapi, Info POM, Vol 7 No 5, 7.

Cooney D and Pascuzzi K. Polypharmacy in the Elderly : Focus on Drug Interactions and Adherence in Hypertension. Clin Geriatr Med [Internet]. Elsevier Ltd; 2009;25(2):221–33.

Ekarini, Diyah, 2011. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kepatuhan Klien Hipertensi dalam Menjalani Pengobatan di Puskesmas Gondangrejo Karanganyar. Tugas Akhir: STIKes Kusuma Husada Surakarta.

Erwina, I., Putri, D.E., Wenny, B.P., 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Skizofrenia 11, 72–78.

Kusumawaty, J., Hidayat, N., Ginanjar, E., 2016. Hubungan Jenis Kelamin dengan Intensitas Hipertensi pada Lansia di Wilayah Factors Related Events Sex with Hypertension in Elderly Work Area Health District Lakbok Ciamis 16, 46–51.

Liberty, I.A., Roflin, E., Waris, L., 2017. Determinan Kepatuhan Berobat Pasien Hipertensi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat I 58–65.

Mangendai, Y., Rompas, S., Hamel, Rivelino, S., 2017. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Berobat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Ranotana Weru. e-journal Keperawatan 5.

Muharrir, M., Ridwan, M., Maulana, R., 2015. Hubungan Polifarmasi dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Gagal Jantung di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

Rasajati, Qorry, P., Raharjo, Bambang, B., Ningrum, Dina, Nur, A., 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pengobatan Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang 4, 16–23.

Rosdiana, ayu, I., Raharjo, Bambang, B., Indarjo, S., 2017. Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Higeia J. Public Heal. Res. Dev. 1, 140–150.

Tisna, Nandang. 2009. Faktor-faktor yang Berhungan dengan Tingkat Kepatuhan Pasien dalam Minum Obat Antihipertensi di Puskesmas Pamulang Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten Tahun 2009 [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Downloads

Published

2019-04-08

Issue

Section

Articles