STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN KELAS V SD N SOJOMERTO 01 KABUPATEN BATANG – INDONESIA DAN FEU ROOSEVELT COLLEGE .INC MARIKINA METRO MANILA – FILIPINA

Rakhma Diah Salekha, Eka Sari Setianingsih, Wawan Priyanto

Abstract


Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perbedaan pembelajaran yang diterapkan di Indoensia dan Filipina. Hal ini dipengaruhi karena adanya perbedaan sistem pendidikan dan kurikulum yang diterapkan di Indoensia dan Filipina. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis perbedaan antara pembelajaran yang dilakukan pada kelas V SD N Sojomerto 01 Kabupaten Batang – Indonesia dan kelas V FEU Roosevelt College .Inc Marikina Metro Manila – Filipina. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD N Sojomerto 01 Kabupaten Batang – Indonesia dan kelas V FEU Roosevelt College .Inc Marikina Metro Manila – Filipina. Teknik yang digunakan pada saat penelitian yaitu analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian, kurikulum yang digunakan di kelas V SD N Sojomerto 01 Batang – Indonesia menggunakan kurikulum 2013 dengan sistem pembelajaran tematik sedangkan kurikulum yang digunakan di kelas V FEU Roosevelt College .Inc Marikina Metro Manila – Filipina adalah kurikulum K to 12 Basic Curriculum dengan sistem pembelajaran terpisah.

Kata Kunci : Komparasi, Kurikulum, Pembelajaran


Full Text:

PDF

References


Artapati, L. W., & Budiningsih, C. A. (2017). Pelaksanaan pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Serayu Yogyakarta. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 4(2), 185-200.

Depdiknas. (2003). Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan nasional.

Department Education. Undang-undang Republik 9155 atau Undang-undang Pemerintahan Pendidikan Dasar Tahun 2001. Filipina: 2001.

Sahroji, A. (2017). Daftar Negara ASEAN dengan Peringkat Pendidikan Tertinggi. Retrieved from okezone. com website: https://news. okezone. com/read/2017/11/24/18/1820178/daftar-negara-asean-dengan-peringkat-pendidikan-tertinggi.

Mulyasa. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung PT Remaja Rosdakarya Offfset

Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.

Permendikbud Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan

Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Dasar Pembelajaran Pada Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Prihatin, E. (2008). Guru Sebagai Fasilitator. Bandung: Karsa Mandiri Persada..

Subini, N. (2012). Psikologi Pembelajaran. Yogykarta: Mentari Pustaka.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:

Sukmadinata, N. S. (2008). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktek .Remaja Rosdakarya. Bandung: Alfabeta.

Supriyono, S. (2019). Pentingnya Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sd. Edustream: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 43-48.

Tafonao, T. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 103-114.

Trianto, (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Yatmini. (2016). Meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan RPP yang baik dan benar melalui pendampingan berbasis KKG semester satu tahun 2016/2017 di SD Negeri Model Mataram. J.JME 2(2), 172-184.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.