KEEFEKTIFAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTU PENDEKATAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, ART, MATHEMATICS DALAM PENANAMAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF PADA ANAK USIA DINI

Authors

  • Tinarti Tinarti Universitas PGRI Semarang
  • Iin Purnamasari Universitas PGRI Semarang
  • Arri Handayani Universitas PGRI Semarang

Abstract

Anak usia dini harus diupayakan memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik dimasa mendatang. Guru TK hendaklah mampu meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak salah satunya adalah dalam berbahasa. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih ada anak yang  mengalami kesulitan perkembangan Bahasa. Adanya kenyataan tersebut, maka diperlukan suatu strategi belajar yang baru. STEAM adalah metode yang menekankan pada pembelajaran aktif dan mampu merangsang anak-anak untuk memecahkan masalah. Anak dilatih untuk fokus pada solusi, membangun logika dan sistematis cara berpikir dan meningkatkan pemikiran kritis mereka. Experiential Learning adalah suatu model ini,pembelajaran dimana siswa tidak hanya belajar tentang konsep materi belaka, hal ini dikarenakan siswa dilibatkan secara langsung dalam proses pembelajaran untuk dijadikan sebagai suatu pengalaman. Sehingga akan memudahakan anak untuk bisa mendeskripsikan apa yang telah mereka pelajari secara nyata. Karena hal itulah peneliti tertarik untuk meneliti apakah metode eksperential learning berbantu STEAM efektif dalam meningkatkan bahasa ekspresif anak usia dini di TK Merpati Menjangan Kecamatan Subah Kabupaten Batang pada semester 1 Tahun Ajaran 2020/2021. Data diperoleh dari siswa kelompok A yang berjumlah 20 anak dan 1 orang Guru.Data kemudian dianalisis dengan SPPS versi 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode eksperential leraning terbukti efektif dalam meningkat kan kemampuan bahasa ekspresif anak.

Kata Kunci: Eksperential Learning, STEAM, Bahasa Ekspresif, Anak Usia Dini

References

Huda, F. A. (2017). Pengertian dan Langkah-Langkah Model Pembelajaran. MakeMatch. Fathan. Web. Id.

Susanti, M. E. (2018). Upaya Dalam Mengembangkan Bahasa Ekspresif Melalui Metode Bercerita Pada Anak Usia Dini di TK Assalam 2 Pulau Singkep Bandar Lampung (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini. (2018). Konsep Engineering Untuk Anak Usia Dini. PP Paud & Dikmas Jawa Tengah

Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pedidikan Masyarakat. (2018). Strategi Steam Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat PP Paud & Dikmas Jawa Tengah

Munawar, M., Roshayanti, F., & Sugiyanti, S. (2019). Implementation of STEAM (Science Technology Engineering Art Mathematics)-based early childhood education learning in Semarang City. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 2(5), 276-285.

Maulana, M. F. (2015). Implementasi Model Experiential Learning. Eprints. Walisongo.ac.id

Ritz, J. M., & Fan, S. C. (2015). STEM and technology education: International state-of-the-art. International Journal of Technology and Design Education, 25(4), 429-451.

Masdawati, M. (2019). Peningkatan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Cerita Bergambar Pada Anak Didik Kelompok B Tk Miftahul Jannah Padang. Ensiklopedia Education Review, 1(1), 111-118.

Saputri, M. C. D., & Widayati, S. (2016). Meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif melalui kegiatan bermain peran makro pada kelompok A. PG-PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negri Surabaya. Jurnal PG-PAUD Teratai, 5(3).

Sugiyanto, S. (2012). Pengaruh Gaya Belajar Experiential Learning Dalam Peningkatan Prestasi Akademik Dan Penerapannya Dalam Pembelajaran. Paradigma, 7(14).

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.

Widodo, I. & Wihardit, K. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka.

Published

2022-05-01

Issue

Section

Articles