Hubungan Nilai Sosial Budaya dengan Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Kawin Usia Dini

Sri Hardiani, Haryani Haryani, Nurul Hikmah Annisa, Zurriyatun Thoyibah, Humaediah Lestari

Abstract


Kebudayaan sebagai konsep dasar dapat menjelaskan kaitan dengan gejala-gejala sosial dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kesehatan maupun non kesehatan yang terkait seperti pelayanan kontrasepsi dan keluarga berencana. Sehubungan dengan hal tersebut, gagasan-gagasan budaya dapat menjelaskan hubungan timbale balik antara gejala sosial dan pelayanan kesehatan (kalangie, 1994 dalam sirait (2012)).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai sosial budaya dengan penggunaan kontrasepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Bonjeruk Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah  wanita kawin usia dini yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Bonjeruk Kabupaten Lombok Tengah menggunakan teknik stratifide propotional random sampling. Data sebanyak 179 responden dengan menggunakan perhitungan jumlah sampel Lameshow. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi, bivariat dengan menggunakan uji chi square dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis bivariat, variabel nilai sosial budaya signifikan berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi yaitu (p<0,05).

Full Text:

PDF

References


BKKBN. 2012. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Ber-KB Anggota Kelompok UPPKS. Jakarta: Direktorat Perencanaan Pengendalian Penduduk, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasianal.

BPS. 2010. Statistik Indonesia. Jakata: Badan pusat statistik.

Ejembi, C.L., Dahiru, T. & Aliyu, A.A 2015.Contextual Foctor Influencing Modern Contraceptive Use in Nigeria. DHS Working Papers No.120. Rockville, Maryland, USA: ICF International, p.92-95

Everett, Suzanne. 2012. Kontrasepsi dan Kesehatan Seksual Produktif. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Hartanto, Hanafi. 2004. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta

Kusumaningrum, R. 2009. Faktor-faktor yang mepengaruhi pemilihan jenis konrasespi yang digunakan pada pasangan usia subur . Universitas Diponogoro Semarang. Hal.43-52

Landung, J., Thaha, R., dan Abdullah, Z. 2009.Studi Kasus Penikahan Usia Dinipada Masyarakat Kelurahan Sanggalangi Kabupaten Tana Toraja. Jurnal MKMI. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Hasanudin Makasar.5(4), hal.89-94

Michael, E.J. 2012. Use of Contraceptives Methods Among Women in Stable Marital Relations Attending Health Facilities in Kahama Districet, Shinyanga Region, Tanzania. Muhimbili University of Health and Allied Sciences Dissertation, p. 123-127

Mubarak, dkk. (2007). Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar Mengajar dalam Pendidikan. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Najafi-Sharjabad, F., Yahya, Z.S.S., Rahman., A.H., Juni, H.M. & Manaf, A.R. 2013. Barriers of Modern Contraceptive Practices Among Asian Women: A Mini Literature Review. Global Journal Of Health Science, 5 (5), p. 48-51

Riset Kesehatan Dasar.2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI.

Rostagi, S & Nguyen, K. 2005. Womens Status and Contraceptive Use in Egypt. International Union For The Scientific Study of Population, 28(2), p.61-68

Saleem, S. & bobak, M. 2005. Women’s Autonomy, Education and Contraception Use In Pakistan: A National Study. Reproductive Health. 2(8). p. 69-75

Sarlito (2011). Psikologi Remaja, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sanyal, P. 2009. From Credit To Collective Action: The Role of Microfinance in Promoting Women’s Social Capital and Normative Influence. American Sociological Review 74(4). p.529-550

Soebijanto dan Sriudiyani, I.A. 2011. Perkawinan Muda Dikalangan Perempuan: Mengapa?.Seri I No.6/Pusdu-BKKBN/Desember 2011.Pusat penelitian dan pengembangan Kependudukan BKKBN. Jakarta

Teferi, Z. & Susuman, A.S. 2009. Determinants of Contraceptive Use Among Currently Married Women in Amhara and Oromiya Regions of Ethiopia. Thesis University Of The Western Cape, p. 99-108




DOI: http://dx.doi.org/10.35473/ijm.v4i1.860

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Indonesian Journal of Midwifery (IJM)





Indonesian Journal of Midwifery (IJM)

LPPM Universitas Ngudi Waluyo

Information:

address icon red

LPPM Universitas Ngudi Waluyo

ijm.bidanunw@gmail.com
http://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm
Whatsapp IDJCH

Ida Sofiyanti, S.Si.T., M.Keb. (Editor-in-Chief)

+62 877-4799-6725

Creative Commons License

Indonesian Journal of Midwifery (IJM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright ©2019 Universitas Ngudi Waluyo Powered by Open Journal Systems.