Diseminasi Fakultas Kesehatan https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes en-US Thu, 15 Jul 2021 12:38:35 +0000 OJS 3.3.0.13 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Aplikasi Kebugaran dan Kesehatan Berbasis Android Sebagai Panduan Latihan Fisik di Tengah Situasi Pandemi Covid-19 https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/912 <p><em>This community service activity is carried out through socialization, education and training on the use of the Android Application for PKK groups in Siroto, Candi Rejo Village, West Ungaran District, Semarang Regency. This service activity aims to provide an understanding for the Siroto PKK group about the urgency of physical activity at home in managing fitness and public health in the form of activities in the form of socialization, education, and Android-based applications regarding fitness activities, so that they can develop the physical condition and fitness of partners and be able to maintain health amid the outbreak of the Covid-19 contagious. This service was carried out in 4 months which included initial observations to bring up existing problems and then reviewed them for problem solving, continued with initial seminars and preparations, training (theory and practice), and reporting. The service was carried out with theoretical material: a) identification and prevention of covid-19 transmission, b) healthy food as an effort to prevent Covid-19, c) efforts to improve fitness and public health through android-based applications. Service with practical material in the form of improving community skills through the use of Android-based fitness applications.</em></p><p><em>Keywords:</em> <em>android app, fitness, health, physical activity, covid-19</em></p> Aristiyanto Aristiyanto, Sukarno Sukarno, Sri Mujiono, Anisa Febriani, Atika Kurnia Wardani Copyright (c) 2021 Diseminasi Fakultas Kesehatan https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/912 Thu, 15 Jul 2021 00:00:00 +0000 Peningkatan Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Permainan Ular Tangga https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/960 Penyebaran Covid 19 semakin meluas. Perlu upaya perilaku hidup bersih sehat untuk meminimalkan terpapar penyakit tersebut. Perilaku bersih dan sehat perlu diajarkan kepada anak sejak usia dini. Melalui permainan ular tangga akan memudahkan anak memahami tentang PHBS. Tujuan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan para santri tentang PHBS. Metode yang digunakan adalah melakukan sebuah permainan ular tangga yang berisikan materi tentang kesehatan atau PHBS. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pemahaman santri akan PHBS dengan pengetahuan kategori sangat baik 50%, pengetahuan baik 37.5% dan cukup 12.5%. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat meningkatkan pengathuan anak tentang PHBS dan diperlukan monitoring pengetahuan santri secara berkala tentang PHBS. Kata kunci: PHBS, Ular Tangga, Santri TPQ Mukhamad Mustain, Wulansari, Wulansari,, Suamanda Ika Novichasari Copyright (c) 2021 Diseminasi Fakultas Kesehatan https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/960 Thu, 15 Jul 2021 00:00:00 +0000 Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Tingkat Kebugaran Jasmani (TKJI) Satuan Keamanan (SATPAM) dan Driver Universitas Ngudi Waluyo https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/1158 <p>The success of a program can be seen from the suitability between planning and implementation, measurable or accountable results, and there is a continuation of activities that are the impact of the program it self. Through the PkM monitoring and evaluation (monev) activity, the success, impact and constraints of implementing a program can be identified. The purpose of the PkM activity is to monitor and evaluate the physical fitness level of the security unit (SATPAM) and Ngudi Waluyo University drivers by providing socialization, education, training, and providing assistance related to fitness training programs and physical fitness tests. The method used in this community service is (CDP) community development practice, which is to provide training to a group of people (SATPAM and Drivers of Ngudi Waluyo University).The results of phase 1 monitoring found that the work program that did not exist / did not exist was 85.7%, while the existing or implemented work program was 14.3%. The results of the second stage monitoring showed that the work program that was implemented or existed was 71.4%, while the work program had not been implemented / was not there by 28.6%. The results of the evaluation show that the compilation of the overall work program of the physical fitness program, compiling the work program, and management of the physical fitness test has been carried out and the work program has been realized.</p><p><strong>Abstrak </strong></p><p>Keberhasilan dalam suatu program dapat dilihat dari kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaannya, terukur atau akuntabel hasilnya, serta ada keberlanjutan aktivitas yang merupakan dampak dari program itu sendiri. Melalui kegiatan PkM monitoring dan evaluasi (monev) maka keberhasilan, dampak dan kendala pelaksanaan suatu program dapat diketahui. Tujuan dari kegiatan PkM monitoring dan evaluasi tingkat kebugaran jasmani satuan keamanan (SATPAM) dan driver Universitas Ngudi Waluyo dilaksanakan dengan memberikan sosialisasi, edukasi, pelatihan, serta memberikan pendampingan terkait program pelatihan kebugaran dan tes kebugaran jasmani. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah (CDP) community development practice, yaitu memberikan pelatihan kepada sekelompok masyarakat (SATPAM dan Driver Universitas Ngudi Waluyo). Hasil monitoring tahap 1 didapatkan bahwa program kerja yang belum ada/ tidak ada sebesar 85,7%, sedangkan program kerja yang ada atau terlaksana sebesar 14, 3%. Hasil monitoring tahap 2 didapatkan bahwa program kerja yang terlaksana atau ada sebesar 71,4%, sedangkan program kerja belum terlaksana/tidak ada sebesar 28,6%. Hasil pelaksanaan evaluasi didapatkan bahwa penyusunan program kerja secara keseluruhan dari program kebugaran jasmani, menyusun program kerja, dan penatalaksanaan tes kebugaran jasmani telah terlaksana dan terealisasi program kerja tersebut.</p> Guntur RP Herdinata, Galeh Septiar Pontang, Aristiyanto Aristiyanto, Fara Salsabila Copyright (c) 2021 Diseminasi Fakultas Kesehatan https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/1158 Pembekalan Terapi Farmakologi dan Pelatihan Senam dalam Rangka Kolaborasi untuk Meningkatkan Angka Pencapaian Target Terapi Penyandang Penyakit Degeneratif di RW.03 Desa Lerep https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/957 <p>Desa Lerep kecamatan Ungaran Timur memiliki jumlah penduduk 3561 jiwa dengan prosentase paling banyak di usia produktif. Banyak dilaporkan kejadian serangan stroke pada penduduk usia produktif. Angka penderita Hipertensi dan diabetes mellitus juga tergolong tinggi, yang mana PTM tersebut berpotensi sebagai faktor resiko penyebab Stroke. Penyakit-penyakit degenerative ini dapat dikelola dan dikontrol dengan baik jika rutin minum obat dan perubahan pola hidup sehat.Proporsi kasus baru PTM tahun 2016 adalah Penyakit Hipertensi masih menempati proporsi terbesar dari seluruh PTM yang dilaporkan, yaitu sebesar 60,00 persen, sedangkan urutan kedua terbanyak adalah Diabetes Mellitus sebesar 16,42 persen. Dua penyakit tersebut menjadi prioritas utama pengendalian PTM di Jawa Tengah. Jika Hipertensi dan Diabetes Melitus tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan PTM lanjutan seperti Stroke. Angka kejadian Stroke ditahun 2016 diwilayah kabupaten Semarang adalah sebanyak 1.951 dengan prevalensi terbanyak stroke non-hemoragik.</p><p>Sasaran program pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat. Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara Online dikarenakan masih dalam masa Pandemi Covid 19, melalui media Youtube. Rancangan program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan yaitu<em>, </em>penyuluhan kesehatan, Demonstrasi  Senam Stroke, Senam Hipertensi, dan evaluasi.</p>Hasil kegiatan pengabdian berdasarkan dari evaluasi yang dilakukan adalah, bahwa pengetahuan Masyarakat desa lerep terkait PTM khususnya Hipertenis dan Diabetes Melitus mengalami peningkatan dengan adanya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini. Anita Kumala Hati, Tri Minarsih, Ika Nilawati Copyright (c) 2021 Diseminasi Fakultas Kesehatan https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/957 Thu, 15 Jul 2021 00:00:00 +0000 Akupresure Untuk Mengurangi Nyeri Haid Pada Remaja Putri https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/1061 <p>Masa remaja terjadi suatu fase perkembangan yang dinamis dalam kehidupan seorang individu, salah satu tanda yang khas pada remaja adalah terjadinya pubertas. Pubertas pada anak perempuan salah satunya ditandai dengan <em>menarche</em> (menstruasi pertama kali). Nyeri haid (dismenore) merupakan gangguan fisik pada wanita yang sedang mengalami menstruasi berupa gangguan nyeri/kram pada perut. Nyeri haid yang mengganggu aktivitas wanita, sehingga menyebabkan para wanita berupaya mencari cara untuk mengurangi nyeri yang dialaminya. Hasil survey <em>World Health Organization </em>(WHO) tahun 2013 menunjukkan &gt; 80 % wanita usia subur mengalami disminore dan 67,2% pada kelompok umur 13–21 tahun. Sebanyak 90% perempuan Indonesia pernah mengalami disminore. Prevalensi angka kejadian disminore di Indonesia menurut jurnal <em>Occupational Environtmental </em>cukup tinggi yaitu 54,98% disminore primer dan 9,36% disminore sekunder. Cara mengurangi nyeri haid dapat dilakukan dengan dua cara yaitu farmakologi dan non farmakologi. Cara non farmakologi misalnya kompres hangat atau mandi air hangat, <em>massage</em>, latihan fisik (<em>exercise</em>), tidur yang cukup, distraksi seperti mendengarkan musik serta relaksasiseperti yoga dan tehnik akupresure. Akupresur adalah pengobatan cina dengan memberikan tekanan atau pemijatan dan menstimulasi titik-titik tertentu dalam tubuh. Terapi akupresur merupakan pengembangan dari teknik akupuntur, yang menggunakan media jari tangan atau benda tumpul (Ali dalam Julianti dkk, 2014). Tujuannya untuk merangsang kemampuan alami menyembuhkan diri sendiri dengan cara mengembalikan keseimbangan energi positif tubuh.</p> Wahyu Kristiningrum, Widayati Widayati, Hapsari Windayanti, Lili Yulianti, Mirda Putri Dianti, Meilinda Dhea A, Yulia Widiastuti, Windi Yulita Sari Copyright (c) 2021 Diseminasi Fakultas Kesehatan https://jurnal.unw.ac.id/index.php/DiseminasiFKes/article/view/1061 Fri, 16 Jul 2021 00:00:00 +0000