Pencegahan Resistensi Antibiotik Kolaborasi dengan Siswa Kesehatan di Kabupaten Semarang

Authors

  • Niken Dyahariesti Universitas Ngudi Waluyo
  • Richa Yuswantina Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijce.v5i2.2714

Keywords:

pencegahan, resistensi, antibiotik

Abstract

The resistance to antibiotics poses a serious problem, especially due to their misuse in society, which is a major contributor to antibiotic resistance. As antibiotic resistance escalates, the discovery of new drugs to combat resistant bacteria must increase as well. However, the rate of newdrug discovery does not directly correlate with the surge in antibiotic resistance. Given the significance of this issue, immediate measures to combat antibiotic resistance by engaging the community, especially those competent in the healthcare field, are crucial. Collaboration with health students is expected to enhance public trust and adherence to proper antibiotic use. Health students from SMK Islam Sudirman in Semarang Regency and SMK Tunas Bangsa in Semarang Regency, totaling 70 students, have joined forces. The success indicator for this program lies in the increased understanding of antibiotic resistance among students, demonstrated by a noticeable improvement in pre-test and post-test scores. The enthusiasm of health students regarding antibiotics is evident in the multitude of questions they ask. These questions often relate to occurrences in their surroundings, indicating their concern for antibiotic resistance in their environment. This collaboration aims for students to serve as an extension in preventing the widespread issue of antibiotic resistance.

 

ABSTRAK

                Resistensi merupakan masalah yang serius terutama untuk penggunaan antibiotik. Penggunaan yang salah  dimasyarakat merupakan pemicu utama dalam kejadian resistensi antibiotik. Semakin meningkatnya resistensi antibiotik, maka harus diimbangi juga penemuan obat baru untuk bakteri yang mengalami resistensi, tetapi dalam rangka penemuan obat baru tidak  berbanding lurus dengan pelonjakan resistensi antibiotik. Pentingnya masalah ini maka harus segera diadakan tindakan penanggulangan resistensi antibiotik dengan merangkul masyarakat khususnya yang kompeten di bidang kesehatan. Kolaborasi dengan siswa kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk lebih patuh dalam menggunakan antibiotik. Siswa kesehatan yang berkolaborasi adalah SMK Islam Sudirman Kabupaten Semarang dan SMK Tunas Bangsa Kabupaten Semarang dengan jumlah 70 siswa. Indikator keberhasilan program ini adalah tingkat pemahaman siswa terkait resistensi antibiotik meningkat, hal ini ditunjukkan dengan nilai pretest dan postes yang mengalami  peningkatan. Antusias siswa kesehatan  terkait antibiotik sangat terlihat dengan banyaknya pertanyaan  yang ditanyakan. Pertanyaan yang ditanyakan merupakan kejadian yang terjadi disekitar mereka, hal ini menandakan bahwa mereka peduli dengan lingkungan sekitar mereka terkait resistensi antibiotik. Dari hasil kolaborasi ini diharapkan para siswa dapat sebagai perpanjangan tangan untuk mencegah resistensi antibiotik  semakin luas.

 

References

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. 2020. Provinsi Jawa Tengah Dalam Rangka Jawa Tengah Profinve in Figures. Jakarta.

Jayanti, Meilani and Aswin Arsyad. 2020. “Profil Pengobatan Masyarakat Tentang Pengobatan Mandiri (Swamdikasi) Di Desa Bukaka Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.” Pharmacon 9(1). https://doi.org/10.35799/pha.9.2020.27417 .

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2015. Peraturan Menteri Kesehatan No.8 Tahun 2015 Tentang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba Di Rumah Sakit. Jakarta.

———. 2016. Peraturan Menteri Kesehatan No.72 Tahun 2016 Tentang Standart Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit. Jakarta.

———. 2018. Peraturan Menteri Kesehatan No.4 Tahun 2018 Tentang Kewajiban Rumah Sakit Dan Kewajiban Pasien. Jakarta.

Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia. 2014. Surat Keputusan PP IAI No. 1/PP/IAI/1418/VII/2014 Tentang Peraturan Organisasi Tentang Standar Praktik Apoteker Indonesia. Jakarta.

Downloads

Published

2023-11-30

How to Cite

Dyahariesti, N., & Richa Yuswantina. (2023). Pencegahan Resistensi Antibiotik Kolaborasi dengan Siswa Kesehatan di Kabupaten Semarang. INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE), 5(2), 202–207. https://doi.org/10.35473/ijce.v5i2.2714