Program Edukasi Kesehatan Mental untuk Remaja: Pengabdian Masyarakat dengan MINDSTEP (Media Inovatif Ular Tangga)
DOI:
https://doi.org/10.35473/ijce.v7i2.4493Keywords:
Kesehatan Mental, Remaja, Edukasi, Permainan Edukatif, Pengabdian MasyarakatAbstract
Adolescents are a group that is vulnerable to mental health problems due to biological, psychological, and social changes. Limited knowledge and existing stigma contribute to the low efforts in early detection and management of mental health issues. This community service program aimed to improve adolescents’ knowledge of mental health through educational activities using an innovative board game. The activity was conducted at SMK Bhakti Utama Pati on September 23, 2025, involving 32 students from grade XI as participants. The methods used included lectures, interactive discussions, and an educational board game. Evaluation was carried out through pre-test and post-test, as well as a satisfaction survey. Mental health problems among adolescents are increasing, as shown by the pre-test results, with an average score of 76.27, indicating that adolescents’ understanding of mental health is still relatively low. This condition highlights the importance of engaging and effective educational interventions to raise awareness and enhance stress management skills among adolescents. The community service activity aimed to increase adolescents’ knowledge and awareness of mental health through the innovative media “Mental Health Snake and Ladder” (MINDSTEP). The implementation methods included preparation, interactive education using the game, and evaluation through pre-test and post-test. The results showed a significant improvement in participants’ knowledge and understanding after the educational session. Participant satisfaction reached 93.75%, indicating that this game-based educational method was considered highly engaging and beneficial. The MINDSTEP program (“Mental Health Snake and Ladder”) proved to be an effective interactive educational tool in improving adolescents’ mental health literacy and can be replicated in various educational institutions as a promotive and preventive effort.
ABSTRAK
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan mental akibat perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Minimnya pengetahuan dan stigma yang melekat menyebabkan rendahnya upaya deteksi dini dan penanganan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan mental melalui edukasi berbasis permainan edukatif ular tangga. Kegiatan dilaksanakan di SMK Bhakti Utama Pati pada 23 September 2025 dengan 32 siswa kelas XI sebagai peserta. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi interaktif, dan permainan edukatif. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test serta survei kepuasan. Permasalahan kesehatan mental pada remaja semakin meningkat, ditunjukkan oleh hasil pre-test yang menunjukkan rata-rata pengetahuan hanya sebesar 76,27, yang mengindikasikan masih rendahnya pemahaman remaja terhadap kesehatan mental. Kondisi ini menunjukkan pentingnya intervensi edukatif yang menarik dan efektif untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan pengelolaan stres di kalangan remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan mental melalui media inovatif “Ular Tangga Kesehatan Mental” (MINDSTEP). Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan edukasi interaktif dengan media permainan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta secara signifikan setelah mengikuti edukasi. Tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan mencapai 93,75%, menunjukkan bahwa metode edukatif berbasis permainan ini dinilai sangat menarik dan bermanfaat. Program MINDSTEP (Ular Tangga Kesehatan Mental) terbukti efektif sebagai media edukasi interaktif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja dan dapat direplikasi di berbagai institusi pendidikan sebagai upaya promotif dan preventif.
References
Alderman, E. M., & Breuner, C. C. (2019). Unique needs of the adolescent. Pediatrics, 144(6). https://doi.org/10.1542/peds.2019-3150
I-NAMHS. (2022). National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) Report. Center for Reproductive Health, Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada.
Liu, E. Z. F., & Chen, P.-K. (2013). The Effect of Game-Based Learning on Students’ Learning Performance in Science Learning – A Case of “Conveyance Go.” Procedia - Social and Behavioral Sciences, 103, 1044–1051. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.10.430
Malamed, C. (2012). Book Review: “The Gamification of Learning and Instruction: Game-Based Methods and Strategies For Training And Education” by Karl Kapp. ELearn, 2012(5). https://doi.org/10.1145/2207270.2211316
Nimisha Gupta. (2025). Understanding Adolescent Mental Health in India: Challenges, Interventions, and Policy Implications. International Journal of Science and Research Archive, 15(2), 931–937. https://doi.org/10.30574/ijsra.2025.15.2.1483
Putra, D. Y., Andriani, D. M., Maisarah, M., Nurlita, M., Madini, M., Fitria, N., Anisa, N., Urhidayatunnisak, U., Srianti, S. G., Andani, T. A., Rusnedy, R., Dewi, R. S., & Lestari, P. (2024). Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Kondisi Kesehatan Mental pada Remaja SMK Farmasi di Pekanbaru. Jurnal Medika: Medika, 3(2), 88–94. https://doi.org/10.31004/c2p6wt09
Respati, T., Feriandi, Y., Frederico, R., Nugroho, E., Pardosi, J. F., & Withall, A. (2024). Efficacy of a Mental Health Game-Board Intervention for Adolescents in Remote Areas: Reducing Stigma and Encouraging Peer Engagement. The Open Public Health Journal, 17. https://doi.org/https://doi.org/10.2174/0118749445310785240603045859
Suswati, W. S. E., Budiman, M. E. A., & Yuhbaba, Z. N. (2023). Kesehatan Mental pada Remaja di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Wilayah Urban dan Rural Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(3), 537. https://doi.org/10.26714/jkj.11.3.2023.537-544
Wetik, S. V., & Laka, A. M. A. L. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Keperawatan Tropis Papua, 6(1), 19–25. https://doi.org/10.47539/jktp.v6i1.338
Zeiler, M., Vögl, S., Prinz, U., Werner, N., Wagner, G., Karwautz, A., Zeller, N., Ackermann, L., & Waldherr, K. (2025). Game Design, Effectiveness, and Implementation of Serious Games Promoting Aspects of Mental Health Literacy Among Children and Adolescents: Systematic Review. JMIR Mental Health, 12, e67418. https://doi.org/10.2196/67418

