Optimalisasi Peran Pemuda Karang Taruna dalam Edukasi Pencegahan HIV/AIDS Melalui Aplikasi Digital

Authors

  • Resti Ariani Politeknik Bina Trada Semarang
  • Rina Puspita Politeknik Bina Trada Semarang
  • M Ulin Nuha Politeknik Bina Trada Semarang
  • Choiry Amalya Politeknik Bina Trada Semarang
  • Rery Renita Politeknik Bina Trada Semarang
  • Tedy H Wijaya Politeknik Bina Trada Semarang

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijce.v7i2.4616

Keywords:

HIV/AIDS, Pemuda, Karang Taruna, Aplikasi Digital, Edukasi Kesehatan

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) and Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) remain a global health threat, with young people being the most vulnerable population. This activity aims to increase the knowledge, attitudes, and roles of Karang Taruna Catur Bina Taruna youth in HIV/AIDS prevention education through digital applications. The training involved 25 participants. The implementation method included interactive socialization and training on the use of educational applications. Evaluation through pre-tests and post-tests showed a 32% increase in knowledge, a 25% increase in attitudes towards people living with HIV/AIDS, and a 31% increase in willingness to become education agents. The results indicate that a digital-based approach is effective in improving youth health literacy and building community change agents. For sustainability, it is necessary to develop more interactive application features and collaborate with local health centers.

 

ABSTRAK

Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) masih menjadi ancaman kesehatan global, dengan kelompok usia muda sebagai populasi yang rentan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan peran pemuda Karang Taruna Catur Bina Taruna dalam edukasi pencegahan HIV/AIDS melalui aplikasi digital. Peserta pelatihan sejumlah 25 orang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif dan pelatihan penggunaan aplikasi edukatif. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 32%, sikap terhadap ODHA sebesar 25%, dan kesediaan menjadi agen edukasi sebesar 31%. Hasil menunjukkan pendekatan berbasis digital efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan pemuda serta membangun agen perubahan komunitas. Guna keberlanjutan, diperlukan pengembangan fitur aplikasi yang lebih interaktif dan kolaborasi dengan Puskesmas setempat.

References

Alavi, S. & Rahmah, N. (2021). Empowering Youth through Community-Based Health Education in the Digital Era. Indonesian Journal of Community Health Education, 6(2), 111–121.

Fitriani, R. & Nugraha, D. (2020). Digital Health Literacy among Youth: Challenges and Opportunities. Journal of Health Promotion Research, 8(3), 45–52.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Laporan Kasus HIV/AIDS di Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Pratiwi, D., Sari, R., & Nugroho, M. (2021). Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Pengetahuan Remaja tentang HIV/AIDS. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 85–94.

Rahmadani, A., Lubis, F., & Yuliana, S. (2021). Stigma Sosial terhadap ODHA dan Dampaknya terhadap Kualitas Hidup. Jurnal Keperawatan Komunitas, 12(1), 12–20.

Rachmawati, E., & Sutopo, H. (2022). Efektivitas Edukasi Digital Berbasis Komunitas terhadap Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 7(3), 133–142.

Sari, D. P., Handayani, I., & Lestari, A. (2022). Peran Pemuda dalam Pencegahan Penyakit Menular Melalui Edukasi Kesehatan Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(4), 201–209.

Setiawan, D., & Mulyani, S. (2021). Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Edukasi Pencegahan HIV/AIDS di Kalangan Remaja. Jurnal Teknologi Kesehatan Masyarakat, 5(2), 44–52.

UNAIDS. (2023). Global HIV & AIDS Statistics — Fact Sheet 2023. Geneva: Joint United Nations Programme on HIV/AIDS.

WHO. (2021). Digital Health Strategy 2020–2025. Geneva: World Health Organization.

Widiastuti, E., Prabowo, D., & Sulastri, T. (2020). Youth Participation in HIV/AIDS Prevention Education: A Community-Based Approach. Asian Journal of Public Health Research, 2(1), 55–63.

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Ariani, R., Rina Puspita, M Ulin Nuha, Choiry Amalya, Rery Renita, & Tedy H Wijaya. (2025). Optimalisasi Peran Pemuda Karang Taruna dalam Edukasi Pencegahan HIV/AIDS Melalui Aplikasi Digital . INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE), 7(2), 327–331. https://doi.org/10.35473/ijce.v7i2.4616