Optimalisasi Peran Edukasi dalam Menurunkan Risiko Anemia pada Remaja di SMK N 1 Tengaran
DOI:
https://doi.org/10.35473/ijce.v7i2.4726Keywords:
Optimization, education, anemia, adolescents.Abstract
Nutritional problems among adolescents are issues that require serious attention because they significantly affect adolescents’ growth and productivity as students. Through education on anemia prevention, it is expected that adolescents can avoid anemia, thereby improving their immunity and productivity. In relation to this problem, the community service program conducted at SMK N 1 Tengaran provides a solution by implementing educational activities on anemia prevention among adolescents. The aim of this activity is to increase students’ knowledge regarding anemia prevention. This community service activity was carried out using a health education approach, targeting 88 female students of class XI. The education was delivered using an active learning method with presentation slide media. Evaluation of students’ knowledge was conducted using a questionnaire. The results of this community service activity showed an increase in students’ knowledge, where the percentage of students with good knowledge rose from 78.41% before the education to 95.45% after the education. Education effectively improves adolescents’ knowledge so that anemia risk factors can be prevented
ABSTRAK
Masalah gizi pada remaja menjadi salah satu masalah yang membutuhkan perhatian karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas remaja sebagai pelajar. Melalui edukasi tentang pencegahan anemia diharapkan remaja dapat terhindar dari anemia sehingga dapat meningkatkan imunitas dan produktivitas. Berkaitan dengan masalah tersebut, program pengabdian kepada masyarakat khususnya di SMK N 1 Tengaran memberikan solusi dengan melakukan kegiatan edukasi tentang pencegahan anemia pada remaja . Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan siswa tentang pencegahan anemia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan edukasi kesehatan dengan sasaran adalah siswa putri kelas X1 sejumlah 88 siswi. Edukasi dilakukan dengan metode active learning dengan menggunakan media slide presentasi. Evaluasi terhadap pengetahuan siswa dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan meningkatnya pengetahuan siswa dimana sebelum dilakukan edukasi pengetahuan siswa dengan kategori baik sejumlah 77,27% meningkat menjadi 95,45 % setelah dilakukan edukasi. Edukasi dapat meningkatkan pengetahuan remaja sehingga faktor resiko anemia dapat dicegah.
References
Anik, S., Ayu, S. M., Fitri, widiastuti Y., & nunes, C. filipe. (2022). View of Effectiveness of Nutrition Education on Anemia on the Level of Knowledge in Adolescents Girls.pdf.
BKKBN. (2019). Modul Pegangan Bagi fasilitator Kelo mpok Kegiatan Bina Keluarga Remaja (BKR), Membantu Remaja Merencanakan Masa Depannya. BKKBN.
Fauziyah, G. A., Pascawati, R., & Widayani, W. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Sman 5 Cimahi. 3(3).
Kemenkes RI. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Kemenkes RI.
Kemenkes RI. (2023). Buku Saku Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dan remaja Putri. Kemenkes RI.
Kementrian Kesehatan RI. (2024). Profil Kesehatan Profil Kesehatan. In Buku. Kemenkes RI.
Nabila, P. R., Samaria, D., Salsabila, S., & Rachmat, M. (2024). Efektivitas Edukasi Anemia terhadap Tingkat Pengetahuan Siswi. 5(1), 86–95.
Permanasari, I., Jannaim, & Wati, yesi S. (2020). Hubungan Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kadar Hemoglobin Remaja Putri di SMAN 05 Pekanbaru.pdf. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 8(2), 313–319.
Rindasari, M., Sari, A., & Hidayat, D. F. (2022). Pendidikan Kesehatan: Pengetahuan Remaja Tentanag Anemia. Jurnal Pemberdayaan Dan Pendidikan Kesehatan, 1(2), 83–93.
Rohanah, Wijaya, R. D., & Puspita, R. R. (2019). Pencegahan dan Pengobatan Anemia Pada remaja dengan Jus Mix Buah Naga dan Bit Serta Tablet Fe. Selat Media Patners.
Suryani, L. (2020). EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN DISKUSI KELOMPOK TERHADAP KEPATUHAN REMAJA MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH.pdf. 4(1), 46–54.

