Strategi Digital Kreatif VIRGIN (Video Animasi Inovatif tentang Kesehatan Reproduksi) dalam Penguatan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja
DOI:
https://doi.org/10.35473/ijce.v8i1.4910Keywords:
Education, Health, Reproduction, Adolescent , VideoAbstract
Adolescents are a vulnerable group in relation to reproductive health issues due to limited knowledge and exposure to unfiltered digital content. Innovative digital-based educational media are therefore needed to enhance reproductive health literacy while simultaneously promoting safe and creative digital literacy. The main objective is to enhance knowledge, promote healthy digital literacy skills, and strengthen the ability of teachers and students to use and critically evaluate digital information in a wise, safe, and responsible manner. This community service program was implemented at SMA Negeri 2 Ungaran and SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa through reproductive health education using VIRGIN (Innovative Animated Video on Reproductive Health), healthy digital literacy workshops with hands-on content analysis, and teacher mentoring in the use of animated videos as learning media. Program evaluation was conducted by assessing students’ knowledge before and after the intervention, as well as measuring improvements in participants’ and teachers’ capacities. The results demonstrated a significant increase in students’ knowledge following the VIRGIN-based educational intervention, with a p-value < α (0.03 < 0.05). The healthy digital literacy workshops were effective, with more than 80% of participants showing improved understanding and 78–85% demonstrating the ability to analyze digital content safely. Teacher mentoring enhanced pedagogical and digital competencies in approximately 85% of teachers, while 80–88% became more creative and confident in utilizing animated videos.Animated video–based reproductive health education integrated with healthy digital literacy is recommended for sustainable implementation and expansion to other educational institutions as a preventive strategy to empower adolescents to become informed, healthy, and digitally responsible individuals.
ABSTRAK
Remaja merupakan kelompok rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi akibat keterbatasan pengetahuan dan paparan konten digital yang tidak terfilter. Inovasi media edukasi berbasis digital diperlukan untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi sekaligus literasi digital secara aman dan kreatif. Tujuan utama darai kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan literasi digital sehat, serta kemampuan guru dan siswa dalam menggunakan dan menyaring informasi digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Ungaran dan SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa melalui pemberian edukasi kesehatan reproduksi menggunakan VIRGIN (Video Animasi Inovatif tentang Kesehatan Reproduksi), workshop literasi digital sehat dengan praktik analisis konten, serta pendampingan guru dalam pemanfaatan video animasi sebagai media pembelajaran yang diikuti 70 siswa. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pengetahuan siswa sebelum dan sesudah intervensi serta penilaian peningkatan kapasitas peserta dan guru. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan setelah edukasi VIRGIN dengan nilai p < α (0,03 < 0,05). Workshop literasi digital sehat terbukti efektif, dengan lebih dari 80% peserta mengalami peningkatan pemahaman dan 78–85% mampu menganalisis konten digital secara aman. Pendampingan guru meningkatkan kompetensi pedagogik dan digital pada sekitar 85% guru, serta mendorong 80–88% guru menjadi lebih kreatif dan percaya diri dalam menggunakan video animasi. Program edukasi kesehatan reproduksi berbasis video animasi dan literasi digital sehat direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dan diperluas ke satuan pendidikan lain sebagai strategi preventif dalam membentuk remaja yang cerdas, sehat, dan bijak dalam memanfaatkan media digital.
References
Decker, M. J., Atyam, T. V., Zárate, C. G., Bayer, A. M., Bautista, C., & Saphir, M. (2021). Adolescents’ perceived barriers to accessing sexual and reproductive health services in California: a cross-sectional survey. BMC Health Services Research, 21(1), 1–12. https://doi.org/10.1186/s12913-021-07278-3
Dungga, E. F., & Ihsan, M. (2023). Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 2(3), 134–139. https://doi.org/10.37905/phar.soc.v2i3.21146
Febrianti, K. D., Ayu, W. C., Anidha, Y., & Mahmudiono, T. (2023). Effectiveness of Nutrition Education on Knowledge of Anemia and Hemoglobin Level in Female Adolescents Aged 12-19 Years: a Systematic Reviews and Meta-Analysis. Amerta Nutrition, 7(3), 478–486. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i3.2023.478-486
Gebreyesus, H., Teweldemedhin, M., & Mamo, A. (2019). Determinants of reproductive health services utilization among rural female adolescents in Asgede-Tsimbla district Northern Ethiopia: A community based cross-sectional study. Reproductive Health, 16(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12978-019-0664-2
Lilis, D. N., Suryanti, Y., Fajrianti, D., & Fitria, D. W. (2022). Pengaruh Media Video Animasi Tentang Deteksi Dini Pemeriksaan Payudara Sendiri Terhadap Pengetahuan dan Perilaku WUS. Jambura Journal Of Health Sciences and Research, 4, 35–43.
Muflih. (2015). Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Berhubungan Dengan Kepercayaan Diri Remaja Untuk Menghindari Seks Bebas. Jurnal Keperawatan, 5(1), 23–30. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/1857
Navan, S. B. (2024). Efficacy of Digital Health Interventions Used for Adolescent ’ s Sexual Health : An Umbrella Review. Health Science Reports. https://doi.org/10.1002/hsr2.70212
Onukwugha, F. I., Hayter, M., & Magadi, M. A. (2019). Views of service providers and adolescents on use of sexual and reproductive health services by adolescents: A systematic review. African Journal of Reproductive Health, 23(2), 134–147. https://doi.org/10.29063/ajrh2019/v23i2.13
Pawestri. (2021). Persepsi Guru SMA Kota Semarang Tentang Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja. 36.
Qurniasih, N., Wati, D. A., Mardiyah, H. A., & Salsabila, A. (2025). Program Korega Berbasis Digital Sebagai Strategi Peningkatan Kesehatan Reproduksi di Posyandu Remaja Tegalsari Gadingrejo. Jurnal Medika: Medika, 4(4), 1727–1732.
Rahmatika, Qory Tifani, Abd Rahman, L. O. (2020). Media Sosial Sebagai Strategi Promosi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. Jurnal Kesehatan, 8, 39–46.
Rohman, A. A., Aniroh, U., Waluyo, U. N., Diinginkan, K. T., & Reproduksi, K. (2025). Strategi Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Edukasi Menggunakan Media Video Animasi. Journal of Holistics and Health Sciences, 7(1), 215–223.
Winarti, E., Mirasa, Y. A., Alimansur, M., Setiani, E. M., Studi, P., Kesehatan, M., Fakultas, M., Kesehatan, I., Kadiri, U., Studi, P., Fakultas, K., Kesehatan, I., & Kadiri, U. (2025). PELATIHAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN. Jurnal Salam Sehat Masyarakat, 6(2), 90–98.

