Penerapan Media Visual dalam Edukasi pada Anak Sekolah Dasar tentang Kesehatan Diri dan Kesehatan Seksual di SDN Panjang 03 Ambarawa
DOI:
https://doi.org/10.35473/ijce.v8i1.5038Keywords:
Anak Sekolah Dasar, Kesehatan Diri, Kesehatan Seksual, Media VisualAbstract
Personal health is a positive habit that should be developed from an early age to support healthy growth, prevent diseases, and foster awareness of self-care independently. Sexual health is a condition of well-being related to sexual aspects, including basic understanding of the body, gender differences, personal boundaries, and ways to protect oneself from inappropriate actions. Personal health and sexual health are important aspects of child development. In providing health education to elementary school children, appropriate learning media are required. One of the suitable learning media for elementary school students is visual media. The main objective of this community service activity was to improve the knowledge and understanding of elementary school students regarding personal health and sexual health through visual-based learning. The method used in this activity was educational intervention using visual media. The results showed an improvement in students’ knowledge of personal and sexual health after the implementation of visual media-based education, as indicated by pre-test and post-test scores, with 337 out of 497 students achieving good knowledge levels. Students were more active and enthusiastic during the learning process and were able to mention ways to maintain personal hygiene and identify body parts that need to be protected. In conclusion, the use of visual media in learning has proven to be effective in improving the knowledge and understanding of elementary school students regarding personal and sexual health. Visual media are easy for children to understand and can be recommended as an effective learning method in health education for elementary school students.
ABSTRAK
Kesehatan diri merupakan kebiasaan positif sejak dini agar dapat tumbuh dengan tubuh yang sehat, terhindar dari penyakit, memiliki kesadaran untuk merawat diri secara mandiri. Kesehatan seksual merupakan kondisi kesejahteraan yang berkaitan dengan aspek seksual meliputi kesehatan seksual yang berupa aktivitas seksual, pemahaman dasar mengenai tubuh, perbedaan jenis kelamin, batasan diri, serta cara melindungi diri dari tindakan yang tidak pantas. Kesehatan diri dan kesehatan seksual merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak. Dalam pemberian pemahaman pada anak sekolah dasar terkait kesehatan, memerlukan media pembelajaran yang tepat. Salah satu media pembelajaran yang baik untuk anak sekolah dasar adalah media visual. Tujuan utama kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah dasar tentang kesehatan diri dan kesehatan seksual melalui edukasi dengan media visual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi dengan menggunakan media visual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan diri dan kesehatan seksual setelah diberikan edukasi menggunakan media visual dilihat dari nilai pre-test dan post-test yang menunjukkan pengetahuan baik sebanyak 337 siswa dari 497 siswa. Siswa terlihat lebih aktif dan antusias serta mampu menyebutkan cara menjaga kebersihan diri serta memahami bagian tubuh yang perlu dilindungi. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah penerapan media visual dalam pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah dasar tentang kesehatan diri dan kesehatan seksual dan mudah dipahami oleh anak. Penggunaan media visual dapat direkomendasikan sebagai salah satu metode pembelajaran yang efektif dalam edukasi kesehatan pada anak sekolah dasar.
References
Aprilia, W., & Wulansari, W. (2022). Edukasi Kesehatan Keluarga dalam Melakukan Perawatan dengan Masalah Pengelolaan Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR). 5(3). Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR). 5(2)., 5(2). https://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijnr/article/view/1775
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Rajawali Press.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pendidikan kesehatan anak usia sekolah. Kemenkes.Go.Id.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2018). Panduan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah dasar. Kemendikbud.Go.Id.
Munzirin, R. M., Afiani, N., Kesehatan, P., Kesehatan, P., & Gizi, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Kesehatan pada Usia Dini. 4(2), 74–76. https://doi.org/10.58258/rehat.v3i1.6647/https
Notoadmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Pratiwi, A. (2025). Pengaruh media interaktif (video, permainan) efektif meningkatkan pengetahuan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) anak SD. Edu Research, 6(4). https://www.iicls.org/index.php/jer/article/view/1668
Purnomo, A. H. (2023). Pentingnya Pendidikan Kesehatan untuk Tumbuh Kembang Anak. Media Center.
Rohmah, N., & Utami, R. (2024). Pengaruh Edukasi Kesehatan Dengan Video Terhadap Ketepatan Cuci Tangan Pada Anak Usia Sekolah. 1, 54–60.
Sembiring, B., Hamzah, D. F., Handayani, F., Nur, I., Sirajuddin, F., & Utara, U. S. (2025). PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP. 1, 22–29.
Setiyowati, R. (2022). Pengaruh metode pembelajaran terhadap prestasi belajar. 9, 356–363.
Wulansari, W., & Saputra, D. A. (2021). Pengaruh Intervensi Edukasi Kesehatan Terhadap Masalah Manajemen Kesehatan Tidak Efektif Pada Keluarga Dengan Riwayat Diare Anak Berulang. Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, 4(1), 108–116. https://doi.org/10.55606/sinov.v4i1.66

