Sehat Reproduktif, Sehat Masa Depan: Edukasi Bahaya PMS dan HIV/AIDS pada Remaja di SMK Muhammadiyah Salatiga

Authors

  • Cahyaningrum Universitas Ngudi Waluyo
  • Masruroh Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijce.v8i1.5044

Keywords:

HIV/AIDS, Kesehatan Reproduksi, PMS, Remaja

Abstract

Adolescents are an age group vulnerable to risky behaviors related to reproductive health, including exposure to sexually transmitted diseases (STDs) and HIV/AIDS. Lack of comprehensive knowledge, along with stigma and misinformation, are key factors contributing to low awareness among adolescents regarding the prevention of these diseases. This community service activity aims to increase adolescents' knowledge and awareness regarding the dangers of STDs and HIV/AIDS through reproductive health education at Muhammadiyah Vocational School in Salatiga. The methods used were interactive counseling, group discussions, and the provision of educational media based on leaflets and audiovisual presentations. The activity was carried out using a pre-test and post-test approach to measure the increase in participants' knowledge. The target group was 147 students in grades 10 and 11. The results showed a significant increase in students' knowledge after the education, as indicated by an increase in the average post-test score compared to the pre-test. In addition, participants showed a more positive attitude towards STD and HIV/AIDS prevention efforts, including the importance of a healthy and responsible lifestyle. The conclusion of this activity is that interactive and systematic reproductive health education is effective in increasing adolescents' knowledge and awareness regarding the dangers of STDs and HIV/AIDS. Therefore, similar activities need to be carried out continuously by involving various parties, including schools and health workers, to support the creation of a healthy and quality young generation.

 

ABSTRAK

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku berisiko terkait kesehatan reproduksi, termasuk paparan penyakit menular seksual (PMS) dan HIV/AIDS. Kurangnya pengetahuan yang komprehensif serta adanya stigma dan misinformasi menjadi faktor utama yang mempengaruhi rendahnya kesadaran remaja terhadap pencegahan penyakit tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya PMS dan HIV/AIDS melalui edukasi kesehatan reproduksi di SMK Muhammadiyah Salatiga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pemberian media edukasi berbasis leaflet dan presentasi audiovisual. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas X dan XI yang berjumlah 147 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi, yang ditunjukkan dengan kenaikan nilai rata-rata post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif terhadap upaya pencegahan PMS dan HIV/AIDS, termasuk pentingnya perilaku hidup sehat dan bertanggung jawab. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi kesehatan reproduksi yang dilakukan secara interaktif dan sistematis efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terkait bahaya PMS dan HIV/AIDS. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk sekolah dan tenaga kesehatan, guna mendukung terciptanya generasi muda yang sehat dan berkualitas.

References

Arif, S. M., Makmur, A. A. A., Leman, Y., & Amiruddin, D. (2025). Edukasi pencegahan penyakit menular seksual dan HIV/AIDS bagi remaja di Kota Makassar. IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1).

Atini, B., Naimnule, L., Hanoe, E. M. Y., & Halek, E. F. (2024). Sosialisasi kesehatan reproduksi remaja sebagai bentuk antisipasi penularan HIV-AIDS di sekolah. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(5).

Batubara, N., Simamora, F. A., Manurung, D. M., & Siregar, Y. A. (2024). Promosi kesehatan tentang problem kesehatan reproduksi: HIV/AIDS pada remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa.

Ismawati, I., Widaningsih, I., Simanjuntak, H., & Julianti, N. (2025). Faktor pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS di Posyandu Remaja Karangasih Bekasi. Jurnal Media Informatika, 6(5).

Nasution, R. K. I., Aryulika, M., & Situmorang, F. W. (2024). Studi literatur: Pengetahuan remaja di Indonesia tentang penyakit HIV/AIDS. Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 5(2).

Pramesti Putri, L. P. D., Senjaya, A. A., & Sriasih, N. G. K. (2025). Korelasi antara pengetahuan tentang penyakit menular seksual dengan sikap remaja. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1).

Rini, S. P. (2025). Scoping review HIV pada remaja di Indonesia. Jurnal Medika Nusantara, 3(3), 177–187.

Trimawartinah, T., & Alfiorelia, V. (2025). Pengaruh penyuluhan HIV/AIDS terhadap pengetahuan remaja: Studi kuasi-eksperimen. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(3).

Pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS pada remaja. (2025). Journal of Telenursing (JOTING), 7(1), 16–23.

Emilda, S. (2021). Analisis kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 11(21).

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Cahyaningrum, & Masruroh. (2026). Sehat Reproduktif, Sehat Masa Depan: Edukasi Bahaya PMS dan HIV/AIDS pada Remaja di SMK Muhammadiyah Salatiga. INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE), 8(1), 31–36. https://doi.org/10.35473/ijce.v8i1.5044