Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Eco-Dish Soap Berbasis Eco-Enzyme untuk Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Limbah Organik
DOI:
https://doi.org/10.35473/ijce.v8i1.5108Keywords:
Eco-Enzyme, Eco-Dish Soap, Edukasi Masyarakat, Limbah Organik, Ramah Lingkungan.Abstract
The increase in organic waste has become an environmental issue that requires addressing through education and the sustainable utilization of waste. This community service activity aims to enhance the community’s knowledge and skills in processing fruit waste into eco-enzymes, which are used as the base material for making eco-friendly dish soap. The activity was conducted in the form of outreach sessions, demonstrations, and hands-on training on product production for school students. Evaluation was carried out using pretest and posttest methods to measure participants’ level of understanding before and after the activity. The evaluation results showed that the educational and training activities had a positive impact on increasing the community’s knowledge regarding household organic waste management and the utilization of eco-enzymes. A total of 40 participants were involved in this activity, and 92.4% of participants experienced an increase in knowledge after participating. In addition to raising environmental awareness, this training also provided practical skills in producing safer and more environmentally friendly cleaning products. Thus, this activity is expected to encourage the independent and sustainable implementation of organic waste management within the school environment.
ABSTRAK
Peningkatan jumlah limbah organik menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan penanganan melalui edukasi dan pemanfaatan limbah secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah buah menjadi eco-enzyme yang dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan eco-dish soap ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan praktik pembuatan produk kepada siswa sekolah. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dan pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik rumah tangga dan pemanfaatan eco-enzyme. Sebanyak 40 peserta terlibat dalam kegiatan ini, dan 92,4% peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah mengikuti kegiatan. Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, pelatihan ini juga memberikan keterampilan praktis dalam menghasilkan produk pembersih yang lebih aman dan ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penerapan pengelolaan limbah organik secara mandiri dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
References
Amin, M. (2022). Analisis peningkatan pengetahuan peserta melalui pendekatan edukasi partisipatif. Jurnal Edukasi Kesehatan, 8(2), 60–68.
Farasari, R. (2018). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku kesehatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 45–52.
Harahap, N., Siregar, D., & Lubis, R. (2024). Edukasi pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui pelatihan pemanfaatan eco-enzyme pada masyarakat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 33–41.
Kurniawati, D., & Lestari, R. (2021). Pengaruh edukasi lingkungan terhadap peningkatan kesadaran siswa dalam pengelolaan sampah organik. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 3(2), 70–78.
Putri, A. N., Wahyuni, S., & Rahmawati, D. (2023). Pemanfaatan eco-enzyme dari limbah organik sebagai alternatif produk pembersih ramah lingkungan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 7(3), 120–128. https://doi.org/10.1234/jtl.v7i3.2023
Rahmawati, I., & Susanti, P. (2021). Pelatihan keterampilan berbasis lingkungan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat sekolah. Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat, 4(3), 101–109.
Sari, M., Pratama, A., & Kurniawan, F. (2024). Pengelolaan limbah organik rumah tangga berbasis masyarakat untuk mendukung lingkungan berkelanjutan. Jurnal Bhakti Nagori, 4(2), 55–63.
Sukohar, A. (2014). Pemanfaatan tanaman herbal sebagai produk rumah tangga dan peluang peningkatan ekonomi keluarga. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 15–22.
Widodo, H., & Permatasari, N. (2020). Pemanfaatan limbah buah sebagai eco-enzyme untuk produk pembersih alami rumah tangga. Jurnal Farmasi dan Sains Terapan, 5(1), 25–31.
Yuliana, E., & Handayani, T. (2022). Efektivitas metode pretest dan posttest dalam meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 88–96.

