Edukasi Penyakit dan Penggunaan Obat Dispepsia pada Lansia Prolanis Rejosari Dawe Kudus
DOI:
https://doi.org/10.35473/ijce.v8i1.5149Keywords:
Pemahaman, Lansia, Dispepsia, ObatAbstract
Dyspepsia is a digestive tract disorder that almost everyone experiences, but some people still do not understand the symptoms that arise. Therapies used are generally over-the-counter and restricted-prescription drugs. Some drugs for dyspepsia disorders have specific uses such as being taken before meals, chewed. The lack of information on the use of dyspepsia drugs will result in less than optimal dyspepsia recovery. The purpose of this activity is to provide education and evaluate the level of understanding of the Rejosari elderly regarding the disease, use and storage of dyspepsia drugs. The initial stages of the activity include observation, licensing, implementation of activities and evaluation. This Community Service activity was attended by 30 Prolanis Rejosari elderly, who completed a questionnaire about dyspepsia, then delivered material and evaluated understanding of the material with a post-test. The questionnaire results showed that the Community Service activity was dominated by elderly women aged 76.7%, housewives (60%), and the highest education level was elementary school (40%). The level of understanding of dyspepsia among the elderly was good (63.3%), and their understanding of the use and storage of dyspepsia medication was good (93.33%). There was no significant relationship between age, gender, and education levels and understanding of dyspepsia (p>0.05). Education through PPT and poster media can improve knowledge and understanding of dyspepsia (p<0.05).
ABSTRAK
Dispepsia merupakan gangguan saluran cerna yang hampir dialami oleh semua orang, tetapi beberapa masyarakat masih belum memahami gejala-gejala yang timbul. Terapi yang digunakan umumnya obat-obat golongan bebas dan bebas terbatas. Beberapa obat untuk gangguan dispepsia memiliki penggunaan secara khusus seperti diminum sebelum makan, dikunyah. Minimnya informasi penggunaan obat-obatan dispepsia akan menyebabkan tidak optimalnya kesembuhan dispepsia. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi serta mengevaluasi tingkat pemahaman lansia Rejosari terhadap penyakit, penggunaan dan penyimpanan obat dispepsia. Tahapan awal kegiatan dengan melakukan observasi, perizinan, pelaksanaan kegiatan serta evaluasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti 30 lansia Prolanis Rejosari, dengan pengisian kuesioner tentang dyspepsia , kemudian penyampaian materi dan evaluasi pemahaman materi dengan postes. Hasil kuesioner menunjukkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat didominasi lansia perempuan usia (76,7%), status pekerjaan ibu rumah tangga (60%), tingkat pendidikan paling banyak SD (40%). Tingkat pemahaman lansia terhadap penyakit dispepsia kategori baik (63,3%) dan pemahaman tentang penggunaa dan penyimpanan obat dispepsia kategori baik (93,33%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, pendidikan terhadap pemahaman tentang dispepsia (p>0,05). Edukasi melalui media ppt dan poster dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit dispepsia (p<0,05).
References
ASHP. (2024). Beyond Used Date. In ASHP (pp. 1–13).
Chaves, J., Libânio, D., & Pimentel-nunes, P. (2023). Pharmacological Treatment of Functional Dyspepsia : An Old Story Revisited or a New Story to Be Told ? A Clinical Review. Journal of Gastroenterology, 86–97. https://doi.org/10.1159/000526674
Ferdian, D., Hikmat, R., Zuqriefa, A., Ma’ruf, T., Noviana, M., Harahap, S., Sutanto, H., & Hutapea, M. (2024). Pengaruh Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan Mental. [MAHESA: MALAHAYATI HEALTH STUDENT JOURNAL, 4(5), 2058–2067.
Fitri, J. A., & Sakuntalawati, R. (2024). Hubungan tingkat akses informasi, keterlibatan dalam komunitas terhadap perubahan dinamika keluarga. Journal of Development and Social Change, 7(2), 64–88.
Fitriani, Paat, T., Fernandez, G., & Sirait, I. (2024). Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Dispepsia pada Pasien dan Keluarga di Ruangan Irina C3 RSUP. Omni Pengabdian Masyarakat, 1(2), 26–30.
Is, J. M., Jihad, F. F., Anwar, S., Masyarakat, F. K., Umar, U. T., Manajemen, P. S., Umar, U. T., Studi, P., Masyarakat, K., Masyarakat, F. K., & Umar, U. T. (2024). Edukasi tentang pola makan dan gaya hidup sehat sebagai upaya mencegah dan menangani kejadian dispepsia pada petani di desa babah lueng 1,2. Renata Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua, 2(3), 283–289.
Jayusbar, D., Laila, S., & Fadhil, I. (2024). Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Sindrom Dispepsia pada Mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Abulyatama. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 23(1), 24–29.
Koduru, P., Irani, M., & Quigley, E. M. M. (2018). Definition, Pathogenesis, and Management of That Cursed Dyspepsia. Clinical Gastroenterology and Hepatology, 16, 467–479. https://doi.org/10.1016/j.cgh.2017.09.002
Mailinta, Y., Mayren, N., & Sembiring., B. (2025). Kesehatan Perempuan dan Perencanaan Keluarga. Sada Kurnia Pustaka.
Martin, A., Santoso, A. H., Destra, E., Christian, F., Mahdaviqia, M. K., Seliwat, R., Aditya, A., Enike, S. C., Kedokteran, F., Tarumanagara, U., Barat, J., Khusus, D., & Jakarta, I. (2024). Kegiatan Pengabdian Masyarakat dalam Rangka Edukasi Masyarakat Mengenai Penapisan GERD dan Dispepsia pada Lanjut Usia. Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan, 2(4).
Nuryami, Tobroni, & Widodo, J. (2025). Pemahaman Konsep Dasar Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, dan Filsafat: Perspektif Filsafat Hidup, Negara, dan Kependidikan. Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 11(1), 77–88.
Putri, I. A., Kotimah, M., Al Fajri, M., Indriyah, S., Alifah, W., & Santoso, A. (2021). Pengaruh Konselinh tenaga Kefarmasian Dalam Pelayanan Edukasi dan Swamedikasi Terhadap Pasien di Apotek Asya Farma Bandungan. MEDFARM: Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 1(1), 1–10.
Rohmah, Z. N., & Mayasari, D. (2024). Penatalaksanaan Dislipidemia dan Dispepsia pada Lansia dengan Pengetahuan Kurang dan Aktivitas Fisik yang Kurang Melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga di Puskesmas Kebon Jahe Management of Dyslipidemia and Dyspepsia in Elderly with Limited Knowledge and . Medula, 14, 1536–1546.
Saad, N. M., & Ahmad, Z. F. (2024). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 8(4), 238–243.
Safarina, N. A., Amelia, I., Zahra, R., Mutia, F., Astria, R., Humayrah, I., Suzanna, E., & Musni, R. (2024). PSIKOEDUKSI MENINJAU PENGARUH STRES TERHADAP KESEHATAN LAMBUNG PADA REMAJA PALOH IGEUH DEWANTARA Nur Afni Safarina*, Isnaini Amelia, Riza Zahra, Faradina Mutia, Revi Astria, Intan Humayrah, Ella Suzanna, Riza Musni. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 7(2).
Soumena, R. (2024). EDUKASI PENCEGAHAN SINDROM DISPEPSIA PADA. Ejoin, Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 309–314.
Sunnah, I., & Indrayati, L. L. (2022). Efektivitas Media Sosial dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pemahaman tentang Imunitas , Kesehatan Jiwa dan Raga Menghadapi New Normal pada Masyarakat Kabupaten Semarang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 2(6), 1931–1938.
Tjay, T. H., & Rahardja, K. (2015). Obat Obat Penting Khasiat, Penggunaan dan Efek-Efek Sampingnya (Elek Media Komputindo (ed.); Edisi 7).
Wibawani, E., Faturahman, Y., & Purwanto, A. (2021). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI PENYAKIT DALAM DI RSUD KOJA. Jurnal Kesehatan Komunitas, 17(1), 257–266.
Yonata, A., Sagita, P., Islamy, N., & Pura, L. (2025). Dispepsia : Klasifikasi , Faktor Risiko , Patofisiologi dan Tatalaksana Dyspepsia : Classification , Risk Factors , Pathophysiology and Management. Jurnal Kedokteran Unila, 9, 1–6.

