Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam Intervensi PDBK di TK Pertiwi Puro Pakualaman (Pengembangan Diri)

Authors

  • Dwi Putri Fatmawati Universitas PGRI Yogyakarta
  • Windi Wulandari Iman Utama Universitas PGRI Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijec.v5i1.2134

Abstract

Continuous professional development is the development of educator competencies, practically adapted to the needs of each teacher to increase professionalism. This study aims to implement PKB by PAUD teachers to improve their ability to provide educational services to students with special needs at Pertiwi Kindergarten Puro Pakualaman. The research design used in this research is a qualitative approach. The researcher uses a qualitative approach, because this research is field research, to describe and analyze phenomena, events, group activities, in this case the implementation of continuous professional development. The results of the study show that (1) Increased awareness of PAUD teachers to detect and identify PDBK (2) PAUD teachers have an understanding of the procedures for implementing PDBK detection and identification (3) PAUD teachers can detect and identify PDBK, so they can design programs that are in accordance with every child's needs.

ABSTRAK

Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi pendidik, secara praktis disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing guru untuk meningkatkan profesionalisme. Penelitian ini bertujuan penerapan PKB oleh guru PAUD untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan layanan pendidikan kepada siswa berkebutuhan khusus di TK Pertiwi Puro Pakualaman. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, karena penelitian ini merupakan penelitian lapangan, untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, kegiatan kelompok, dalam hal ini pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Peningkatan kesadaran guru PAUD untuk melakukan deteksi dan identifikasi PDBK (2) Guru PAUD memliki pemahaman tentang prosedur pelaksanaan deteksi dan identikasi PDBK (3) Guru PAUD dapat melakukan deteksi dan identifikasi PDBK, sehingga dapat merancang program yang sesuai dengan kebutuhan setiap anak.

References

Daryanto. (2013). Guru Profesional. Yogyakarta: Penerbit Gava Media

Dewi Ratih (2018). Kemampuan Guru dalam melakukan Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus.Jurnal Pedagogia Vol 16, NO 1

Ismi, Melati (2015). Identifikasi Permasalahan Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus dan Penangananya. PSYCHO IDEA, Tahun 13. No.1, Februari 2015 ISSN 1693-1076

Kauffman JM (2008). Exceptional Children: Introduction to Special Education. New Jersey: Prentice Hall

Munawir Yusuf (2005). Pendidikan Anak Dengan Problem Belaja; Jakarta: Dikti Depdiknas

Munawir Yusuf. (2005). Asesmen Perkembangan pada Anak Tunagrahita. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Mursanib, Muraeni (2013). Meningkatkan Keterampilan Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Bagi Mahasiswa Program Studi PG-PAUD FKIP Universitas Tadulako. Tri Sentra Jurnal Ilmu Pendidikan Vol.2 Edisi 4 Juli-Desember

Nasution, N., & Nurhafizah, N. (2019). Profesionalisme Guru Anak Usia Dini Era Digital. Jurnal Pendidikan Tambusai , 3(2)

Nurhafizah. (2017). PEDAGOGI: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini. 3, 103–115

Renalatama (2018). Identifikiasi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah PAUD Kab Jember. HELPER. Vol 35 NO1

Rohmah W. (2016) Upaya Meningkatkan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Dalam Peningkatan Profesionalisme Guru. SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN

Safitri, A., Hadiyanto, & Ramli, E. (2018).Persepsi Guru tentang Proses Supervisi Akademik Kepala SMA N 1 Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan, 7(1).

Slamet Suyanto (2005). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Ditjen Dikti Depdiknas

Swassing, R. H. (1985). Teaching Gifted and Adolescents.Colombus Ohio: Charles E. Merril Publishing Company.

Syamsi I & Haryanto (2018). Identifikasi dan Asessmen Proses Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Bogor: PT Penerbit IPB Press

Tim ASB (2011). Pengelolaan Sekolah Inklusi Upaya Mendukung Partisipasi Anak Berkebutuhan Khusus dalam Pendidikan. Daerah Istimewa Yogyakarta: Dinas DIKPORA dan Arbeiter-Samariter-Bund Deutschland e. V (ASB) Indonesia

Tin Suharmini. (2005). Penanganan Anak Hiperaktif. Jakarta: DIKTI.

Wulandari W., dkk. (2022) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam Pengembangan Diri Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini

Downloads

Published

2023-01-14

How to Cite

Dwi Putri Fatmawati, & Windi Wulandari Iman Utama. (2023). Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam Intervensi PDBK di TK Pertiwi Puro Pakualaman (Pengembangan Diri). Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 5(1), 62–68. https://doi.org/10.35473/ijec.v5i1.2134

Issue

Section

Articles