Strategi Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Bermain Sensorimotorik (Studi TK Islam Bintang Juara, Semarang)

Teacher Strategies for Improving Fine Motor Skills in Children with Special Needs Through Sensory-Motor Play (Study at Bintang Juara Islamic Kindergarten, Semarang)

Authors

  • Nurul Setiariksa Universitas Negeri Semarang
  • Diana Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijec.v7i2.3728

Keywords:

motorik halus, Anak Tuna Grahita, anak usia dini

Abstract

This study aims to analyze the strategies employed by teachers to enhance the fine motor skills of children with special needs at Islamic Bintang Juara Kindergarten through sensorimotor play activities. The strategies used by the teachers in the stimulation process include designing lesson plans tailored to the needs and abilities of the children, as well as selecting engaging play activities to increase students’ learning motivation. In the first phase of the research, the researcher conducted interviews with the principal and teachers regarding the strategies that had been implemented to improve the children's fine motor skills. The observation phase consisted of two stages: one focused on observing the children and the other on observing the teacher's instructional practices. The results of the study indicated a significant improvement in the children's fine motor skills through sensorimotor play. The sensorimotor learning strategies applied have a positive impact, as shown by the children's increased independence in performing various activities that involved fine motor skills. Additionally, the children demonstrated self-regulation abilities in activities such as picking up or arranging objects, controlling and coordinating body movements, and skillfully using specific tools during their play activities.

 

     ABSTRAK 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak berkebutuhan khusus di TK Islam Bintang Juara melalui kegiatan bermain sensorimotorik. Strategi yang digunakan guru dalam proses stimulasi meliputi penyusunan rencana pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak, serta pemilihan ragam main yang menarik untuk meningkatkan motivasi belajar. Tahap awal penelitian, peneliti melakukan wawancara terhadap Kepala Sekolah dan Guru terkait strategi yang sudah diterapkan dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Pada tahap observasi atau pengamatan terdiri dari dua tahap yaitu tahap observasi terhadap anak dan tahap observasi terhadap pembelajaran guru. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus anak melalui bermain sensorimotorik. Strategi pembelajaran sensorimotorik yang diterapkan membawa dampak positif yang signifikan. Hal tersebut ditunjukkan dengan kemandirian anak dalam melakukan berbagai kegiatan yang melibatkan keterampilan motorik halus. Selain itu anak menunjukkan kemampuan kontrol diri pada kegiatan seperti mengambil atau mengatur benda, dapat mengendalikan dan mengkoordinasikan gerakan tubuh serta terampil dalam menggunakan spesifik peralatan yang digunakan anak-anak dalam kegiatan bermain mereka.

References

Agustin, M., Dinar, N., I., Andalusia, N., P., & Dewi, M. (2021). Strategi Guru PAUD dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2) Hal. 1997-2007.

Akollo, J. G., Tarumasely, Y., & Surur, M. (2023). Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Teknik Kolase Berbahan Loleba. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 358-373.

Badriyah, A., dan Fidesrinur. (2023). Strategi Guru Menstimulasi Motorik Halus Melalui Kegiatan Practical Life Anak 4-5 Tahun. Jurnal AUDHI Vol. 5, No. 02,. Hal 96-108 diunduh pada laman https://jurnal.uai.ac.id/index.php/AUDHI.

Chotimah, C., Masitoh, S., & Daryosunarjo, E. D. (2021). Efect of Educational Poster Media on The Ability to Recognize The Concept of Numbers and Fine Motorics in Group a Children in Kindergarten. International Journal of Education and Social Science Research, 4(5), 113-34.

Fakhiratunnisa, S. A., Pitaloka, A. A. P., & Ningrum, T. K. (2022). Konsep Dasar Anak Berkebutuhan Khusus. Masaliq, 2(1), 26-42.

Fitria, Z., Israwati., Dina Amalia., Suhartati., & Siti Naila, F,. (2022). Strategi Guru Paud Dalam Mengelola Kelas Di Tk Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (JIM PAUD)Vol.7, No.3,. Hal. 101-110.

Irawati, E., & Susetyo, W. (2017). Implementasi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Di Blitar. Jurnal Supremasi, 3-3.

Iswahyuni, V., Muslihin, H. Y., & Rahman, T. Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 2-3 Tahun Melalui Permainan Sensori di Daycare. JURNAL PAUD AGAPEDIA, 7(1), 17-24.

Julianti, A. P., Salsabila, A., Artanti, F., Chairunnisa, F., & Aulia, M. (2023). Implementasi Kegiatan “Fun Sensory Learning” Untuk Anak Usia 1-2 Tahun Di Panti Yayasan Mansyaul Ihsan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Darma, 3(2), 129-137.

Landung, W., Ulpi, W., & Hajeni. (2024). Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Media Maze Berbasis Bahan Bekas. Journal of Education Research, 5(3), Hal 5183-5190.

Marliza, M. (2012). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Permainan Melukis Dengan Kuas Taman Kanak-kanak Pasaman Barat. Jurnal Ilmiah Pesona PAUD, 1(5).

Masniwati. (2019). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Permainan Kreatif pada Kelompok B TK Dharma Wanita Kotaraja Kecamatan Sikur. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial: Nusantara, Vol 1 No.1. 2019; 103-120. Diunduh dari http://ejournal.stipn.ac.id/index.php/nusantara.

Maysarah, S., Arlina., & M. Al Farabi (2023). Strategi Guru Dalam Menstimulasi Motorik Halus Anak Usia Dini di TK Widyatul Hasanah Percut Sei Tuan. Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 5 No. 1. Hal 5082-5091.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.(2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2022. Jakarta: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Diunduh dari http://www. jdih.kemendikbud.go.id.

Mustafa, A. R., Ramadany, S., Sanusi, Y., Made, S., Stang, S., & Syarif, S. (2020). Learning media applications for toddler midwifery care about android-based fine motor development in improving midwifery students skills. International Journal of Health and Medical Sciences, 3(1), 130-135.

Nasution, A. F. R., & Hasibuan, A. L. D. (2023). The Influence of Motor Development in Primary School Age Children in the Learning Process. International Journal of Students Education, 200-208.

Nugraha, F. E. (2017). Identifikasi Perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Gugus III Kecamatan Piyungan Bantul. Pendidikan Guru Paud S-1, 6(4), 329-340.

Pradana, P. H. (2019). The Effect of Finger Painting Media Implementation on Audio Fine Motor Skills. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 111-117.

Pradana, M. D. Y., Sistiasih, V. S., & Jariono, G. (2022). Analisis Kemampuan Motorik Halus Anak Berkebutuhan Khusus di TK. Jurnal Porkes, 5(2), 562-570. Diunduh dari http://ejournal.hamzanwadi.ac.id/index.php/prokes.

Rahayu, S. M. (2013). Memenuhi Hak Anak Berkebutuhan Khusus Anak Usia Dini Melalui Pendidikan Inklusif. Jurnal Pendidikan Anak, 2(2).

Rosalianisa, R., Purwoko, B., & Nurchayati, N. (2023). Analysis of Early Childhood Fine Motor Skills Through the Application of Learning Media. IJORER: International Journal of Recent Educational Research, 4(3), 309-328.

Sa’adah, L., & Mufid, A. (2022). Implementasi model bermain konstruktif dengan media balok untuk meningkatkan kognitif anak. Journal of Industrial Engineering & Management Research, 3(1), 215-228.

Saridewi. (2022). Teacher's Strategies in Developing 5-6 Years Old Kindergarteners’ Fine Motor Skills: A Study in Pesisir Selatan, West Sumatra, Indonesia. Journal GENIUS Vol. 3. No.1. Hal 43-54. Diunduh dari http://genius.iain-jember.ac.id

Sari, Y., Een, Y., H., & Sabdaningtyas, L. (2015). Penggunaan Media Pembelajaran Untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini. Jurnal FKIP Universitas Lampung.

Setyaningsih, I. (2017). Metode permainan sensorimotor untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak dengan hambatan kecerdasan kategori sedang. Widia Ortodidaktika, 6(6), 601-610.

Sugiono. (2017) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. ALFABETA. 337-345.

Suryani, L., Dewi, R., Elminah., Sari, N., Hamdiah, T., & Kalipah (2023). Stimulation Of Children's Fine Motoric Abilities Age 4-5 Years Through Tracing Activities. International Conference of Early Chidhood (Proceedings). Hal 128-138.

Sutapa, P., Pratama, K. W., Rosly, M. M., Ali, S. K. S., & Karakauki, M. (2021). Improving motor skills in early childhood through goal-oriented play activity. Children, 8(11), 994.

Ulfa, A. (2021). Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Berbagai Kegiatan (Kajian Jurnal PIAUD) (Doctoral dissertation, UPT. PERPUSTAKAAN).

Widiyati, W. (2016). Pembelajaran Sensorimotor untuk Anak Autis di Paud Inklusi Sebuah Tinjauan Psikologis. Prosiding Ilmu Pendidikan, 1(2).

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Setiariksa, N., & Diana. (2025). Strategi Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Bermain Sensorimotorik (Studi TK Islam Bintang Juara, Semarang): Teacher Strategies for Improving Fine Motor Skills in Children with Special Needs Through Sensory-Motor Play (Study at Bintang Juara Islamic Kindergarten, Semarang). Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 7(2), 299–310. https://doi.org/10.35473/ijec.v7i2.3728

Issue

Section

Articles