Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting Anak Usia Dini di Desa Mandah Kecamatan Natar Lampung Selatan

The Role of Posyandu in Preventing Early Childhood Stunting in Mandah Village, Natar District, South Lampung

Authors

  • Desta Islamiati Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro
  • Siti Kurniasih Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijec.v8i1.3970

Keywords:

Anak Usia Dini, Peran Posyandu, Stunting

Abstract

Posyandu is a type of Community-Based Activity Effort (UKBM) that provides types of health services such as providing health services, providing information on maternal and child health, and reducing stunting rates. Posyandu has an important role in reducing stunting rates in early childhood. Children who experience stunting experience physical and mental developmental disabilities due to chronic malnutrition, which manifests as short stature and impaired IQ. In Mandah Village, Natar District, South Lampung, this study aims to determine how posyandu can help prevent stunting. Methods such as observation, interviews, and documentation were used to collect data in qualitative research, which used a case study approach. Data were obtained from primary and secondary sources. The data analysis technique used the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that the Role of Posyandu in Preventing Stunting in Mandah Village, Natar District, South Lampung played a good role, where posyandu cadres had undergone special training, were active and had knowledge about stunting. The programs that have been implemented are good, namely, providing additional food (PMT), providing vitamins to accompany breast milk, providing appetite syrup for toddlers, providing iron tablets (TTD) for pregnant women, immunization, monitoring toddler growth, conducting home visits and providing counseling on the dangers of stunting.

 

ABSTRAK

Posyandu adalah jenis Upaya Kegiatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang memberikan jenis layanan kesehatan seperti memberikan pelayanan kesehatan, memberikan informasi tentang kesehatan ibu dan anak, dan mengurangi angka stunting. Posyandu memiliki peran penting dalam mengurangi angka stunting anak usia dini. Anak yang mengalami stunting, mengalami hambatan perkembangan fisik dan mental akibat kekurangan gizi kronis, yang bermanifestasi sebagai perawakan pendek dan IQ yang terganggu. Di Desa Mandah, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana posyandu dapat membantu mencegah stunting. Metode seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian kualitatif, yang menggunakan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Desa Mandah Kecamatan Natar Lampung Selatan berperan baik, dimana kader posyandu sudah mengikuti pelatihan khusus, aktif dan memiliki pengetahuan mengenai stunting. Program yang dijalankan sudah baik yaitu, pemberian makanan tambahan (PMT), pemberian vitamin pendamping ASI, pemberian obat sirup nafsu makan untuk balita, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) untuk ibu hamil, imunisasi, pemantauan pertumbuhan balita, melakukan kunjungan rumah dan penyuluhan bahaya stunting.

References

Abadi, E., Memah, H. P., Andriyani, D., Rotua, M., & Dewi, V. (2023). E-Book ILMU GIZI. Pustaka Aksara.

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Access, O. (n.d.). We are IntechOpen , the world ’ s leading publisher of Open Access books Built by scientists , for scientists TOP 1 % Malnutrition : The Tripple Burden and the Immune System.

Achadi, L. E., Achadi, A., & Aninditha, T. (2020). Pencegahan Stunting Pentingnya Peran 1000 Hari Pertama Kehidupan. Rajawali Pers.

Aini, N., Mulia Hera, A. G., Anindita, A. I., Stelin Maliangkay, K., & Amalia, R. (2022). Hubungan Rendahnya Tingkat Ekonomi Terhadap Risiko Terjadinya Stunting : a Systematic Review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(2), 127–135. https://doi.org/10.31004/jkt.v3i2.4457

Amalina, A., Ratnawati, L. Y., & Bumi, C. (2023). Hubungan Kualitas Air Konsumsi, Higiene, dan Sanitasi Rumah Tangga dengan Kejadian Stunting (Studi Case Control Pada Balita Stunting di Kabupaten Lumajang). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 28–37. https://doi.org/10.14710/jkli.22.1.28-37

Aryono, G. D. P. (2023). Program Penyehatan Masyarakat melalui Posyandu di Desa Kalumpang. NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(4), 96–103. https://doi.org/10.55606/nusantara.v3i4.1876

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Islamiati, D., & Siti Kurniasih. (2026). Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting Anak Usia Dini di Desa Mandah Kecamatan Natar Lampung Selatan: The Role of Posyandu in Preventing Early Childhood Stunting in Mandah Village, Natar District, South Lampung. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 8(1), 262–276. https://doi.org/10.35473/ijec.v8i1.3970

Issue

Section

Articles