Program Pengembangan Interaksi Sosial Anak di TKIT Baitusshalihin

Children's Social Interaction Development Program at Baitusshalihin Kindergarten

Authors

  • Nadia Fadila Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Heliati Fajriah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Muthmainnah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijec.v7i2.4048

Keywords:

Program Pengembangan, Interaksi Sosial, Anak Usia Dini

Abstract

TKIT Baitusshalihin is one of the institutions that implements social interaction development programs through various activities, but there are still some children who are still alone during the learning process. This study aims to describe the form of social interaction development programs and the factors that hinder the children's social interaction development program at TKIT Baitusshalihin. Social interaction is an important aspect in early childhood development, because it is the basis for the formation of communication skills, cooperation, and building interpersonal relationships. The research method used is a descriptive qualitative method. The subjects in this study were children aged 5-6 years (grade B). Data collection techniques in this study were observation, interviews and documentation. Observations include programs that exist in the school, the study conducted interviews with class B5 teachers and the principal. In the documentation stage, the researcher took photos related to the social interaction development program. The results of the study indicate that the social interaction development program for children at TKIT Baitusshalihin is divided into two programs: an internal school program and an outing class program. The internal school program includes 10 centers (natural materials center, physical exercise, origami, worship, gardening, art, painting, numeracy, literacy, and design) and extracurricular activities. The outing class is a field trip activity.

 

ABSTRAK 

TKIT Baitusshalihin merupakan salah satu lembaga yang melaksanakan program pengembangan interaksi sosial melalui berbagai kegiatan, tetapi masih ada sebagian anak yang masih menyendiri ketika proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk program pengembangan interaksi sosial dan faktor kendala program pengembangan interaksi sosial anak di TKIT Baitusshalihin. Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, karena menjadi dasar bagi terbentuknya kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun hubungan interpersonal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak usia 5-6 tahun (kelas B). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi memuat program-program pengembangan interaksi sosial yang ada di sekolah, wawancara dilakukan dengan guru kelas B5 dan kepala sekolah. Pada tahap dokumentasi peneliti melakukan pengambilan foto yang berkaitan dengan program pengembangan interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pengembangan interaksi sosial anak di TKIT Baitusshalihin dibagi menjadi dua program yaitu program internal sekolah dan program outing class yaitu  program internal sekolah meliputi 10 sentra (sentra bahan alam, olah tubuh, origami, ibadah, berkebun, seni, melukis, numerasi, literasi, rancang bangun) dan ekstrakurikuler. Adapun outing class yaitu kegiatan field trip.

Author Biography

Heliati Fajriah, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh

References

Angga Dwinata dkk, Motivasi dan Interaksi Sosial Sebagai Determinasi Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal Riset Pedagogik. Hal.133

Annisa, Yuyun & Hilman (2022). Hubungan Antara Kemampuan Interaksi Sosial Dengan Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Kajian Anak 4(2)

Aprianti1, E., & Rita, N. (2020). Meningkatkan Interaksi Sosial Anak Usia Dini Melalui Program Pembiasaan Belajar Di Rumah Berbantuan Media Sosial Di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Tunas Siliwangi, Vol. 6 No.(2), 8.

Ayuningrum, D., & Afif, N. (2020). Interaksi Sosial Anak Down Syndrome di TK Nusa Indah Jakarta. IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 3(01), 141–162. https://doi.org/10.37542/iq.v3i01.58

Bagas Ilham Yudhiyantoro ( 2023). Interaksi Orang Tua Kepada Anak Selama Melaksanakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 di SD Muhammadiyah Ambarketawang 2 Yongyakarta. Jurnal Teknologi Pendidikan

Bakri, A. R., Nasucha, J. A., & Indri M, D. B. (2021). Pengaruh Bermain Peran Terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 2(1), 58–79. https://doi.org/10.31538/tijie.v2i1.12

Ballerina, R. (2020). Kemampuan interaksi sosial anak usia dini di kelompok bermain among siwi bantul. Jurnal Pendidikan Guru PAUD S-1, 9(5), 396–404.

Berliana, D., Rosidah, L., & Sayekti, T. (n.d.). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Interaksi Sosial Anak Usia 5-6 Tahun. 23–37.

Fahri, L. M., & Qusyairi, L. A. H. (2019). Interaksi Sosial dalam Proses Pembelajaran. Palapa, 7(1), 149–166. https://doi.org/10.36088/palapa.v7i1.194

Fauziyyah, N. H., Rachmawati, Y., & Kurniati, E. (2018). 42 Edukids 15 (1), 2018. Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini, 15(229), 42–58.

Kurnia, L. (2020). Dampak Interaksi Sosial Anak Usia Dini Akibat Latar Belakang Orangtua Tuna Wicara. Jurnal Aksioma Al-Asas : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 39–54. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/615-1253-1-SM.pdf

Kurniasih, N., Ariesmansyah, A., Arningsih, N. F., & Komarudin, D. N. (2022). Penerapan Metode Belajar Beyond Center and Circles Time dalam Pengembangan Interaksi Sosial Anak Usia Dini. Formosa Journal of Multidisciplinary Research, 1(4), 905–918. https://doi.org/10.55927/fjmr.v1i4.946

Latifah(2015) Upaya Meningkatkan Interaksi Sosial Melalui Permainan Tradisional Jamuran Pada Anak Kelompok B TK Kuncup Sari Semarang Tahun Pelajaran 2014/2015. Jurnal Penelitian PAUDIA, 112–132.

Mushab Al Umairi. (2023). Pengembangan Interaksi dan Perilaku Sosial Terhadap Pendidikan Anak Usia Dini di Abad 21. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(2), 1–12. https://doi.org/10.19105/kiddo.v4i2.9705

Nadia, D. O., Suhaili, N., & Irdamurni. (2023). Peran Interaksi Sosial Dalam Perkembangan Emosional Anak Sekolah Dasar. Jurnal Pendas, 08(1), 2727–2738.

Nasution, T., Islam, U., & Sumatera, N. (2022). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Kemampuan. 4307(3), 588–594.

Nuraeni, L., Andrisyah, A., & Nurunnisa, R. (2019). Efektivitas Program Sekolah Ramah Anak dalam Meningkatkan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 20. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.204

Nurhayati dkk, (2020). Perkembangan Interaksi Sosial Dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Congklak Pada Anak Usia 5-6 Tahun: Jurnal Buah Hati.

Ponorogo, U. M. (2024). ANALISIS KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL ANAK USIA DINI DI TEMPAT PENITIPAN ANAK ( POCENTER ). 4(1).

Septi, S., & Eliza, D. (2019). Peningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Melalui Cerita Mamuro Di Taman Kanak-Kanak Istiqomah Lubuk Gadang. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 4(2), 92. https://doi.org/10.29210/02382jpgi0005

Xiao, A. (2018). Konsep Interaksi Sosial dalam Komunikasi. Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika, 7(2), 1–6.

Yudhiyantoro, B. I., & Kusma Pharamita, D. (2023). Interaksi Orangtua Kepada Anak Selama Melaksanakan Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19 Di Sd Muhammadiyah Ambarketawang 2 Yogyakarta. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(2), 20–43. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TEK/article/view/9419

Zahra Orin L. & Aulia Rahma (2025). Upaya Guru Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak DI TK ABA Sekampung Lampung Timur. Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak.

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Nadia Fadila, Heliati Fajriah, & Muthmainnah. (2025). Program Pengembangan Interaksi Sosial Anak di TKIT Baitusshalihin: Children’s Social Interaction Development Program at Baitusshalihin Kindergarten. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 7(2), 330–342. https://doi.org/10.35473/ijec.v7i2.4048

Issue

Section

Articles