Peran Kurikulum Merdeka PAUD dalam Menanamkan Karakter Toleransi Anak Usia Dini: Studi Literatur
The Role of the Kurikulum Merdeka (Independent Curriculum) in Early Childhood Education in Instilling Tolerance: A Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.35473/ijec.v8i1.4825Keywords:
Kurikulum Merdeka PAUD; Karakter Toleransi; Anak Usia Dini; Kajian Literatur.Abstract
This study employs a literature review method to summarize, examine, and analyze in depth how the Merdeka Curriculum for Early Childhood Education (PAUD) contributes to the development of tolerance attitudes among young children. This approach involves a systematic review of various research findings and academic publications that discuss the relationship between the implementation of the Merdeka Curriculum in PAUD and the process of fostering tolerant behavior in early childhood. A qualitative approach based on a literature review was used, with sources retrieved through Google Scholar and limited to publications from 2015 to 2025. The reviewed articles include studies on the implementation of the Merdeka Curriculum in PAUD, character education for young children, and various strategies applied to cultivate tolerance values from an early age. The synthesis of the literature indicates that the Merdeka Curriculum for PAUD plays a crucial role in developing tolerance character through child- centered learning, teachers’ autonomy in designing learning plans, and the reinforcement of the Pancasila Student Profile, particularly the dimension of global diversity. The cultivation of tolerance attitudes is reflected in various learning activities, such as daily routines, teachers’ role modeling, cooperative play, project-based learning, and inclusive social interactions that respect diversity. Research findings also reveal that early childhood educators play an important role as facilitators and role models of tolerant behavior for children. This role is supported by a comfortable and supportive learning environment, enabling children to develop tolerance naturally. However, most of the reviewed studies still discuss the Merdeka Curriculum for PAUD and character education separately, indicating that research specifically integrating both aspects in the context of fostering tolerance in early childhood remains limited.
ABSTRAK
Penelitian ini menerapkan metode kajian pustaka untuk meringkas, mengkaji, dan menganalisis lebih dalam bagaimana Kurikulum Merdeka PAUD berperan dalam membangun sikap toleransi pada anak-anak kecil. Pendekatan ini melibatkan penelitian sistematis terhadap berbagai temuan riset dan tulisan akademis yang membahas hubungan antara penerapan Kurikulum Merdeka PAUD dengan proses membentuk perilaku toleran di kalangan anak usia dini. Kami menggunakan metode kualitatif berbasis literature review, dengan pencarian sumber melalui Google Scholar, terbatas pada publikasi dari tahun 2015 sampai 2025. Artikel yang kami telaah meliputi studi tentang penerapan Kurikulum Merdeka PAUD, pendidikan karakter untuk anak kecil, serta berbagai taktik yang diterapkan untuk menumbuhkan nilai toleransi sejak dini. Sintesis dari literatur menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka PAUD memainkan peran krusial dalam mengembangkan karakter toleransi lewat pembelajaran yang fokus pada anak, kebebasan guru untuk merancang rencana belajar, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila, terutama aspek keberagaman global. Penanaman sikap toleransi ini tercermin dalam berbagai aktivitas belajar, seperti rutinitas harian, contoh perilaku dari guru, permainan bersama, proyek pembelajaran, serta interaksi sosial yang inklusif dan menghormati perbedaan. Temuan riset juga mengungkap bahwa pendidik PAUD berperan penting sebagai pendamping sekaligus panutan perilaku toleran untuk anak-anak. Peran ini didorong oleh suasana belajar yang nyaman dan mendukung, sehingga anak bisa menumbuhkan sikap toleran secara wajar. Meski begitu, sebagian besar studi yang kami tinjau masih membahas Kurikulum Merdeka PAUD dan pendidikan karakter secara terpisah, sehingga penelitian yang khusus menggabungkan keduanya dalam konteks menanamkan toleransi pada anak kecil masih belum banyak.
References
Astuti, N. L. S. (2023). Kajian literature: Referensi kunci, state of the art, dan novelty. STIKES Advaita Medika Tabanan.
Ashfarina, I. N., Soedjarwo, & Wijayati, D. T. W. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di pendidikan anak usia dini (PAUD). EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 1355–1364.
Daulay, M. I. (2021). Pendidikan karakter anak usia dini dalam konteks multikultural. Jurnal Usia Emas, 5(2), 101–116.
Erfan, M. G., Wahyuni, P. A., Nikmah, R. M., Rahmawati, S. D., & Mahfudhotin. (2024). Menumbuhkembangkan sikap toleransi pada anak usia dini melalui implementasi moderasi beragama di TK Dharma Wanita Bogokidul. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 45–59.
Fitrianingtyas, A., Rasmani, U. E. E., Wahyuningsih, S., Jumiatmoko, J., Zuhro, N. S., Winarji, B., & Nurjanah, N. E. (2023). Mengembangkan pendidikan karakter melalui pembelajaran berbasis proyek di PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5675–5686.
Jumiatmoko. (2018). Implementasi toleransi beragama pada pendidikan anak usia dini (Studi kualitatif di TK Negeri Pembina Karangmalang, Sragen). Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 45–58.
Mardianti, S., Cholimah, N., & Tjiptasari, F. (2023). Penanaman nilai-nilai toleransi anak usia 5–6 tahun di sekolah multikultural. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7476–7483.
Pratiwi, L., & Nirwana, E. S. (2024). Dampak Kurikulum Merdeka terhadap perkembangan anak usia dini di PAUD Hang Tuah Kota Bengkulu. Al Fitrah: Journal of Early Childhood Islamic Education, 7(2), 169–176.
Puspita, A., Yuantini, G., Lahabu, Y. D., & Oktafiani, I. S. (2025). Internalisasi pendidikan karakter dalam meningkatkan moral anak pada Kurikulum Merdeka. Jurnal I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 9(1), 1–15.
Rahnang, Widiatmaka, P., Aditya, F., & Adiansyah. (2022). Pembangunan karakter toleransi pada anak usia dini dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6993–7002.
Rizki, C. A., Habibah, M., & Khairuniza, N. (2025). Strategi guru PAUD membangun toleransi dan empati melalui bermain terstruktur. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (JUPAUD), 1(1), 27–32.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kualitatif (qualitative research approach). Yogyakarta: Deepublish.
Samiyah, & Anggraeni, C. (2021). Peningkatan sikap toleransi melalui kombinasi model direct instruction dan metode bercerita dengan cerita rakyat di TK B. Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD), 1(2), 52–60.
Sudirman, Kondolayuk, M. L., Sriwahyuningrum, A., dkk (2023). Metodologi penelitian 1. CV. Media Sains Indonesia.
Tirza, J., Cendana, W., & Araini, T. K. (2022). Pendidikan anak usia dini tentang toleransi beragama sebagai implementasi sila pertama Pancasila. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(1), 101–108.
Wahidah, F. (2025). Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar pada pendidikan anak usia dini dalam pembentukan karakter moderat berbasis multiple intelligence. Jurnal Penelitian Ipteks, 10(2), 1–11.
Widiastuti, S., Harun, H., Cholimah, N., & Tjiptasari, F. (2024). Implementasi nilai karakter melalui pembelajaran projek untuk anak usia dini pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(1), 85–104.
Zain, A. (2020). Strategi penanaman toleransi beragama anak usia dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sulastri Lestari, Leli Halimah, Ayu Hopiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Please find the rights and licenses in Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia DIni. By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
1. License
The non-commercial use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
2. Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
3. User Rights
Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini's spirit is to disseminate articles published are as free as possible. Under the Creative Commons license, Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini permits users to copy, distribute, display, and perform the work for non-commercial purposes only. Users will also need to attribute authors and Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini on distributing works in the journal and other media of publications.
4. Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini will only communicate with the corresponding author.
5. Miscellaneous
Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini will publish the article (or have it published) in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini's editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers as mentioned in point 3.
Â
Every accepted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement" prior to the article publication.
