Manajemen Kegawatdaruratan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dengan Hisap Lendir pada Pasien Stroke di RSUD Pandan Arang Boyolali
DOI:
https://doi.org/10.35473/ikn.v2i2.4224Keywords:
Stroke, Bersihan jalan napas tidak efektif, Suction, KegawatdaruratanAbstract
Stroke is a medical emergency that can lead to respiratory problems due to the accumulation of secretions, particularly in patients with decreased consciousness. One of the common nursing problems encountered is ineffective airway clearance. This study aims to describe the emergency management of ineffective airway clearance through mucus suction in stroke patients at the Emergency Department of Pandan Arang Hospital, Boyolali. This research used a descriptive case study approach. The subject was a stroke patient with decreased consciousness and signs of secretion accumulation in the airway. Data collection methods included observation, interviews, physical examination, and supporting investigations. Nursing interventions included airway assessment, semi-Fowler positioning, insertion of an oropharyngeal airway (OPA), suctioning for less than 15 seconds, oxygen administration at 3 L/min via nasal cannula, and collaboration in administering mucolytics. The intervention was implemented over a one-hour duration. The results showed a decrease in gurgling sounds, reduced sputum production, and improved breathing patterns. The nursing diagnosis of “ineffective airway clearance” was resolved. This study suggests that early detection and appropriate management of ineffective airway clearance through suction are essential to prevent further respiratory complications in stroke patients. Nurses are encouraged to enhance their skills and responsiveness in managing airway emergencies.
ABSTRAK
Stroke merupakan kegawatdaruratan medis yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan akibat akumulasi sekret, terutama pada pasien dengan penurunan kesadaran. Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul adalah bersihan jalan napas tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan manajemen kegawatdaruratan bersihan jalan napas tidak efektif melalui tindakan hisap lendir pada pasien stroke di IGD RSUD Pandan Arang Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang pasien stroke dengan gangguan kesadaran dan tanda-tanda akumulasi sekret di jalan napas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pengkajian fisik, dan pemeriksaan penunjang. Intervensi keperawatan yang dilakukan meliputi: pengkajian jalan napas, pemberian posisi semi-Fowler, pemasangan oropharyngeal airway (OPA) , tindakan hisap lendir kurang dari 15 detik, pemberian oksigen 5 L/menit melalui nasal kanul, dan kolaborasi pemberian mukolitik. Implementasi dilakukan dalam durasi 1 jam. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya penurunan suara gurgling, sputum menjadi berkurang, dan pola napas membaik. Masalah keperawatan "bersihan jalan napas tidak efektif" dinyatakan teratasi. Saran dari penelitian ini adalah pentingnya deteksi dini dan penatalaksanaan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien stroke secara tepat melalui intervensi suction untuk mencegah komplikasi respirasi yang lebih berat. Diharapkan tenaga keperawatan dapat meningkatkan keterampilan dan kepekaan dalam manajemen airway pada kondisi kegawatdaruratan.
Downloads
References
Agustin, W. R., Triyono, T., Setiyawan, S., & Safitri, W. (2019). Status hemodinamik pasien yang terpasang endotracheal tube dengan pemberian preoksigenasi sebelum tindakan suction di ruang intensive care unit. Gaster, 17(1), 107. https://doi.org/10.30787/gaster.v17i1.336
Andriani, C., Herliani, O., Indahsari, N. K., & Masfufatun, M. (2024). Edukasi pencegahan stroke dan penyakit jantung melalui pemeriksaan darah di Dupak Surabaya. Jurnal Abdidas, 5(1), 39–46. https://doi.org/10.31004/abdidas.v5i1.881
Annisa, M. (2023). Asuhan gizi saraf pada pasien stroke infark, dengan hemiparese dextra, diabetes melitus, dan hipertensi di RS PKU Muhammadiyah Gamping (Skripsi, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Ardilla, S. E., Nafi’ah, R. H., & Susilaningsih, E. Z. (n.d.). Asuhan keperawatan pada pasien cerebrovascular accident (CVA) hemoragik dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi.
Bertha Kitu, N., Rohana, N., Widyaningsih, S., & Raya, J. S. (2019). Pengaruh tindakan penghisapan lendir endotrakeal tube (ETT) terhadap kadar saturasi oksigen pada pasien yang dirawat di ruang ICU. Jurnal Ners Widya Husada, 6(2), 57–64.
Chornellya, S., Utami, I. T., Fitri, N., & Dharma, A. (2023). Pengaruh range of motion (ROM) spherical grip terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Jurnal Cendikia Muda, 3(4).
Dewi, L., & Fitraneti, E. (2024). Stroke iskemik. http://journal.scientic.id/index.php/sciena/issue/view/22
Erlina, M. (2024). Hubungan self-management dengan kekuatan otot pada pasien stroke di Rumah Sakit Mardi Waluyo Kota Metro tahun 2024. www.A-PDF.com
Hadi, S. (2016). Pemeriksaan keabsahan data penelitian kualitatif pada skripsi. Jurnal Ilmiah, 17.
Hamid Irfanudin, M., dkk. (2021). Asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dalam pemenuhan kebutuhan fisiologis: Oksigenasi (pp. 50–60).
Heumasse, C. (2021). Asuhan keperawatan gawat darurat pada pasien “Tn. Muh.R” dengan hemoragik stroke di ruang IGD Rumah Sakit Bhayangkara Makassar (Laporan kasus, Universitas Hasanuddin).
Kitong, R. (2016). Dampak tindakan penghisapan lendir ETT terhadap tingkat saturasi oksigen pada pasien di ruang ICU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal Keperawatan.
Mare, M., & Manungkalit, S. (2022). Pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan dan keterampilan perawat tentang manajemen stroke. (Referensi tidak lengkap, mohon lengkapi jika tersedia).
Parantaririh, B. A. (2022). Hubungan kadar vitamin D serum dengan fungsi kognitif pada pasien stroke iskemik akut (Tesis, Universitas Hasanuddin Makassar).
PPNI. (2018). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Dewan Pengurus Pusat PPNI.
Priyantoro, B. (2023). Case report manajemen jalan nafas: Teknik head tilt-chin lift dan jaw thrust maneuver terhadap nilai saturasi oksigen untuk masalah keperawatan pola nafas tidak efektif. www.A-PDF.com
Puspitasari, F., Purwono, J., & Dharma Wacana Metro, A. (2021). Penerapan teknik batuk efektif untuk mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien tuberkulosis paru. Jurnal Cendikia Muda, 1(2).
Putri, H. L., & Trisna, E. (2025). Studi kasus: Asuhan keperawatan pasien dengan cedera kepala berat di instalasi gawat darurat. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 11(1), 116–120. https://poltekkes-tjk.ac.id/jurnal-keperawatan
Sahensolar, L. N., Bidjuni, H., & Kallo, V. (2021). Gambaran tingkat kegawatdaruratan pasien di instalasi gawat darurat (IGD) di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Manado. Jurnal Keperawatan, 9(1).
Sanjaya, P. (2022). Etika penelitian [Makalah tidak diterbitkan, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi].
Setiawan, N. (2019). Asuhan keperawatan ketidakefektifan bersihan jalan napas pada pasien post op craniotomy di ruang intensive care unit (ICU) Rumah Sakit Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Sherina, N., Ramdan, D., & Hidayat, N. (2022). Assistancy of medical surgical nursing for patients with nervous system disorders (hemorrhagic stroke) in Flamboyant Room, General Hospital of Banjar.
Simbolon, H., Fakultas Sains, & Keperawatan, I. (2021). Pelaksanaan initial assessment pada pasien trauma oleh mahasiswa perawat program profesi Universitas Advent Indonesia. Jurnal Kesehatan, 9(2), 7–12.
Siregar, R. S. (2019). Implementasi keperawatan sebagai wujud dari perencanaan keperawatan guna meningkatkan status kesehatan klien [Literature review tidak diterbitkan].
Sinulingga, S. B. (2019). Pengkajian keperawatan dan tahapannya dalam proses keperawatan.
Syahrizal, H. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif (pp. 2–6).
Thayer, T., & Toney, J. T. (2023). Evidence-based evaluation in emergency nursing care. (Detail penerbit tidak ditemukan, mohon dilengkapi jika tersedia).
Ulina, S., & Primasyukra, M. A. (2023). Sosialisasi pemeliharaan suction pump di RSUP Haji Adam Malik Medan. Journal Abdimas Mutiara, 4(1), 274–281. http://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JAM
Utomo, T. Y. (2022). Karakteristik faktor risiko stroke hemoragik dan stroke non hemoragik di RSUD Kota Bekasi. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(9), 13585–13591. https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/2701
Yuliastuti, E. (2018). Hubungan pengetahuan perawat tentang prosedur suction dengan praktik suction pada pasien yang terpasang trakeostomi di ruang rawat inap Paviliun Garuda RSUP Dr. Kariadi Semarang. http://repository.unimus.ac.id
