Pengelolaan Hipertermia dengan Water Tepid Sponge pada Anak Prasekolah Dengan Demam Thypoid

Authors

  • Wening Tiyasasrini Universitas Ngudi Waluyo
  • Siti Haryani Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/ikn.v3i1.4253

Keywords:

Anak, Demam Thypoid, water tepid sponge

Abstract

Typhoid  fever  falls  into  the  category  of  septic  fever,  where  the  body  temperature increases gradually, reaching a high peak at night, and then returning to above normal levels in the morning. In addition, sufferers often experience complaints such as shivering and sweating. When the high fever returns to normal, this condition is also known as hectic fever.Therefore, increasing awareness of sanitation and clean living behavior is very important to prevent the spread of this disease. This writing aims to identify the problems experienced, provide a problem-solving plan and take action to solve the problem, evaluate the problem. The writing method used is a descriptive method that aims to describe the management of nursing care for typhoid fever that experiences an increase in body temperature above the normal range as the main problem. The approach used includes a series of steps in nursing care, starting from assessment, data analysis, formulating nursing diagnoses, nursing actions or nursing planning, to implementation and evaluation of nursing. The report on the management of water tepid sponges was carried out for 3 days in typhoid fever patients with data collection techniques using interviews, physical examinations, observations, and case management. The results showed that providing water tepid sponge actions was able to lower body temperature, improve skin temperature. Based on the nursing actions taken, it can be concluded that the patient’s body temperature is under control. Advice for the patient’s family: an active role in the family is very necessary in supporting the psychology and motivation of the child.

ABSTRAK

Demam thypoid termasuk dalam kategori demam septik, di mana suhu tubuh meningkat secara bertahap, mencapai puncaknya yang tinggi di malam hari, dan kemudian kembali turun ke tingkat di atas normal pada pagi hari. Selain itu, penderita sering mengalami keluhan seperti menggigil dan berkeringat. Ketika demam tinggi tersebut kembali normal, kondisi ini juga dikenal sebagai demam hektik. Penulisan ini bertujuan mengidentifikasi masalah yang dialami, memberikan rencana penyelesaian masalah dan melakukan tindakan penyelesaian masalah, mengevaluasi masalah. Metode penulisan yang digunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan dengan asuhan keperawatan demam thypoid yang mengalami kenaikan suhu tubuh diatas rentang normal sebagai masalah utama. Adapun Teknik pengambilan sample yang digunakan adalah purposive sampel, dimana peneliti memilih subjek atau unit analisis berdasarkan tujuan penelitian dan kriteria tertentu yang relavan. Pendekatan yang digunakan mencakup serangkaian langkah dalam asuhan keperawatan, mulai dari pengkajian, analisa data, merumuskan diagnosis keperawatan,perencanaan keperawatan, hingga implementasi dan evaluasi keperawatan. Laporan pengelolaanwater tepied sponge dilakukan selama 3 hari pada pasien demam thypoid dengan teknik mengumpulkan data menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, dan pengelolaan kasus. Hasil menunukkan bahwa water tepid sponge mampu menurunkan suhu tubuh membsik, suhu kulit membaik. Berdasarkan tindakan keperawatan yang dilakukan, maka dapat disimpulkan termoregulasi pasien teratasi. Saran bagi keluarga pasien peran aktif dalam keluarga sangat diperlukan dalam mendukung psikologis serta motivasi pada anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

American Academy of Pediatrics. (2020). Fever and antipyretic use in children. Pediatrics, 145(2), e20193664. https://doi.org/10.1542/peds.2019-3664

Ardiyana, M., Sulastri, N., & Hartati, D. (2019). Peran keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 123–130.

Asyurra, A. (2021). Efektivitas kompres air hangat terhadap penurunan suhu tubuh anak dengan demam. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 55–61.

Benckiser. (2023). Sistem imun anak usia prasekolah. https://www.benckiser.com

Buburanda, A. (2022). Asuhan keperawatan pada anak dengan demam tifoid. Yogyakarta: Deepublish.

Damjanov, I. (2017). Pathology for the health professions (5th ed.). Elsevier Health Sciences.

Haryani, S., Lestari, P., & Nurarif, D. A. (2022). Pengaruh water tepid sponge terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan demam. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 45–52.

Hijriati, A. (2019). Perkembangan emosi anak usia dini dalam konteks keluarga. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran, 46(2), 100–108.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Profil kesehatan Indonesia tahun 2016. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman pengendalian demam tifoid. Jakarta: Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Lestari, P. (2023). Hipertermia pada anak: Konsep dan penatalaksanaan. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 11(1), 22–28.

Muhammad, H. (2023). Demam thypoid: Tinjauan klinis dan perawatan. Jurnal Medika Anak Indonesia, 4(1), 11–20.

Nurarif, D. A. (2015). Konsep dan aplikasi kebutuhan dasar manusia: Aplikasi proses keperawatan. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Pebriyanto, D. (2022). Pengaruh kompres hangat terhadap suhu tubuh anak dengan demam. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 10(1), 43–50.

PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Jakarta: DPP PPNI.

Resnik, D. B. (2018). The ethics of research with human subjects: Protecting people, advancing science, promoting trust. Springer.

Trisnawan, A. (2020). Pathway patofisiologi hipertermia. Jurnal Kesehatan Terapan, 6(1), 15–21.

Utami, W., Sari, R., & Nugroho, A. (2019). Psikososial anak usia prasekolah berdasarkan teori Erikson. Jurnal Psikologi Perkembangan, 7(2), 87–93.

World Health Organization. (2019). Typhoid fever fact sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/typhoid

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Wening Tiyasasrini, & Siti Haryani. (2026). Pengelolaan Hipertermia dengan Water Tepid Sponge pada Anak Prasekolah Dengan Demam Thypoid. Jurnal Informatika Dan Kesehatan, 3(1), 31–36. https://doi.org/10.35473/ikn.v3i1.4253