Penerapan Terapi Musik Klasik pada Pasien Skizofrenia untuk Mengatasi Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang
DOI:
https://doi.org/10.35473/ikn.v3i2.5434Keywords:
Gangguan Persepsi Sensori, Halusinasi Pendengaran, Terapi Musik Klasik, Skizofrenia.Abstract
Auditory hallucinations is one of the most common nursing problems experienced by patients with schizophrenia. Auditory hallucinations may interfere with concentration, increase anxiety, affect behavior, and reduce patients’ ability to interact with their surroundings. Classical music therapy is a complementary non-pharmacological intervention that provides relaxation and distraction from internal stimuli. This study aimed to describe the nursing management of sensory perception disturbance: auditory hallucinations through classical music therapy in a patient with schizophrenia at RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. This study employed a descriptive case study design using the nursing process approach, including assessment, nursing diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. The subject was one patient with schizophrenia diagnosed with sensory perception disturbance: auditory hallucinations. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and documentation. Nursing care was provided for three consecutive days, while classical music therapy was administered for 15–30 minutes on the third day as a complementary intervention. The implementation of nursing care combined with classical music therapy reduced the frequency and duration of auditory hallucinations. The patient appeared calmer, was able to recognize the signs of hallucinations, demonstrated improved ability to control hallucinations using the techniques that had been taught, became more cooperative during nursing care, and showed better social interaction. Although auditory hallucinations still occurred occasionally, their intensity decreased and the nursing problem was considered partially resolved.Classical music therapy as part of comprehensive nursing care may help reduce the symptoms of auditory hallucinations and improve patients’ ability to control hallucinations. Therefore, classical music therapy can be considered a complementary nursing intervention for patients with schizophrenia experiencing sensory perception disturbance: auditory hallucinations.
ABSTRAK
Gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran merupakan salah satu masalah keperawatan yang paling sering dijumpai pada pasien skizofrenia. Halusinasi pendengaran dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, meningkatkan kecemasan, memengaruhi perilaku, serta menurunkan kemampuan pasien dalam berinteraksi dengan lingkungan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi pendamping adalah terapi musik klasik yang memberikan efek relaksasi dan distraksi terhadap stimulus internal. Tujuan penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan pengelolaan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran melalui terapi musik klasik pada pasien skizofrenia di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah satu pasien skizofrenia dengan diagnosis keperawatan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Asuhan keperawatan dilaksanakan selama tiga hari, sedangkan terapi musik klasik diberikan selama 15–30 menit pada hari ketiga sebagai terapi komplementer. Hasil pengelolaan menunjukkan adanya penurunan frekuensi dan durasi halusinasi pendengaran. Pasien tampak lebih tenang, mampu mengenali tanda dan gejala halusinasi, mampu menerapkan teknik mengontrol halusinasi yang telah diajarkan, lebih kooperatif selama proses perawatan, serta mulai berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Meskipun halusinasi masih muncul sesekali, intensitasnya menurun sehingga masalah keperawatan dinyatakan teratasi sebagian. Penerapan terapi musik klasik sebagai bagian dari asuhan keperawatan dapat membantu mengurangi gejala halusinasi pendengaran dan meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi. Terapi musik klasik dapat dipertimbangkan sebagai intervensi pendukung dalam asuhan keperawatan pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran.
Downloads
References
Apriliani, T. S. D., Fitriyah, E. T., & Kusyani, A. (2021). Pengaruh terapi musik terhadap perubahan perilaku penderita halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia: Tinjauan literatur. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 7(1), 60–69. https://doi.org/10.33023/jikep.v7i1.654
Azizah, L. M., Zainuri, I., & Akbar, A. (2020). Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa: Teori dan aplikasi praktik klinik. Indomedia Pustaka.
Hartanti, L., Gati, N. W., & Purnomo, L. (2023). Penerapan terapi musik klasik terhadap perubahan tanda gejala dan fungsi pada pasien skizofrenia di ruang rawat inap RSJD Dr. Arif Zainuddin Surakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI), 1(2), 1–11. https://doi.org/10.62017/jkmi.v1i2.227
Hidayati, N. O., Aprianti, F., & Widianti, E. (2023). Kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(6), 2609–2614.
Mutaqin, A., Rahayu, D. A., & Yanto, A. (2023). Efektivitas terapi musik klasik pada pasien halusinasi pendengaran. Holistic Nursing Care Approach, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.26714/hnca.v3i1.10392
Ningsi, W. M., Anggraini, N., & Hardika, B. D. (2024). Penerapan terapi musik klasik terhadap penurunan tanda dan gejala halusinasi pendengaran. Journal of Educational Innovation and Public Health, 2(3), 150–159. https://doi.org/10.55606/innovation.v2i3.3053
Nugroho, H. H., Rahmawati, A. N., & Maryoto, M. (2023). Asuhan keperawatan halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SNPPKM), 3(1), 343–349.
Parnas, J., Yttri, J.-E., & Urfer-Parnas, A. (2024). Phenomenology of auditory verbal hallucination in schizophrenia: An erroneous perception or something else? Schizophrenia Research, 265, 83–88. https://doi.org/10.1016/j.schres.2023.03.045
Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2017). Standar diagnosis keperawatan Indonesia (SDKI): Definisi dan indikator diagnostik (Edisi 1). DPP PPNI.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2018). Standar intervensi keperawatan Indonesia (SIKI): Definisi dan tindakan keperawatan (Edisi 1). DPP PPNI.
Utami, S. R., Hidayati, L. N., & Wasniyati, A. (2024). Implementasi terapi musik klasik pada pasien skizoafektif dengan gejala utama halusinasi pendengaran: Case report. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 10(4), 600–609. https://doi.org/10.22487/htj.v10i4.1397
World Health Organization. (2022). World mental health report: Transforming mental health for all. World Health Organization.
