Penggunaan Alat Pelindung Diri Saat Penyemprotan Pestisida dan Hipertensi pada Petani di Desa Losari Kecamatan Sumowono

Authors

  • Avida Noor Hidayah Universitas Ngudi Waluyo
  • Yuliaji Siswanto Universitas Ngudi Waluyo
  • Andini Dyah Novita Sari Universitas Ngudi Waluyo
  • Annisa Putri Heryanda Universitas Ngudi Waluyo
  • Dwi Pamuji Sulistiono Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/proheallth.v6i1.2670

Keywords:

APD, Hipertensi, Pestisida, Petani

Abstract

The use of pesticide products in agriculture can improve the quality and quantity of crops produced. Pesticides have selective poisoning properties, namely killing parasites and pests or insects that carry disease. Mechanisms when spraying pesticides that do not comply with regulations such as not implementing the use of Personal Protective Equipment (PPE) will result in many negative impacts. The impact of pesticides on people who are constantly exposed can cause nervous disorders, liver disorders, hormonal system disorders, and increased blood pressure. Riskesdas 2018 stated that the incidence of hypertension tends to occur more often in people who work as farmers, namely 36.1%. Hypertension can cause complications including heart failure, stroke, kidney damage and vision damage. Causal factors related to increased blood pressure due to exposure to pesticides include not using complete PPE, working period as a farmer, frequency of pesticide spraying and pesticide spraying techniques. The aim of this study was to determine the relationship between exposure to pesticides in terms of use of PPE and the incidence of hypertension in farmers in Sumowono District. The research design was observational analytic with a cross sectional approach. The population used was all vegetable farmers in Losari Village, Sumowono District with a sample of 100 respondents taken using the quota sampling technique. Data on PPE use was collected using a questionnaire and blood pressure using a digital blood pressure monitor, then analyzed using the Chi Square test. The results of the study showed that there was no relationship between the use of PPE and the incidence of hypertension ((p = 0,117; PR = 1,273; 95% CI = 0,969-1,673).). So it can be concluded that the use of PPE was not proven to have a relationship with the incidence of hypertension.

 

ABSTRAK

                Pemakaian produk pestisida pada pertanian dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas tanaman yang dihasilkan. Pestisida memiliki sifat racun selektif, yaitu membunuh parasit dan hama ataupun serangga pembawa penyakit. Mekanisme pada saat penyemprotan pestisida yang tidak memenuhi aturan  seperti tidak menerapkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) akan mengakibatkan banyak dampak buruk. Dampak pestisida pada orang-orang yang selalu terpapar dapat menyebabkan gangguan syaraf, gangguan hati, gangguan system hormon, dan kenaikan tekanan darah. Riskesdas tahun 2018 menyatakan bahwa kejadian hipertensi cenderung banyak terjadi pada masyarakat dengan pekerjaan sebagai petani yaitu sebesar 36,1%. Penyakit hipertensi dapat menimbulkan komplikasi diantaranya payah jantung, stroke, kerusakan ginjal dan kerusakan penglihatan.  Faktor penyebab yang berhubungan dengan kenaikan tekanan darah akibat paparan pestisida yaitu tidak menggunakan APD dengan lengkap, masa kerja menjadi petani, frekuensi penyemprotan pestisida dan teknik penyemprotan pestisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara paparan pestisida yang ditinjau dari penggunaan APD dengan kejadian hipertensi pada petani di Kecamatan Sumowono. Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional.  Populasi yang digunakan adalah seluruh petani sayur yang berada di Desa Losari, Kecamatan Sumowono dengan sampel sebanyak 100 responden yang diambil dengan teknik quota sampling. Data penggunaan APD dikumpulkan dengan kuesioner dan tekanan darah menggunakan tensimeter digital, selanjutnya dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara penggunaan APD dengan kejadian hipertensi (p = 0,117;    RP = 1,273; 95% CI = 0,969-1,673). Sehingga dapat disimpulkan  bahwa penggunaan APD  tidak terbukti memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi.

References

Kusuma Dara Zulfania, Onny Setiani HLD. Hubungan Riwayat Paparan Pestisida Dengan Tekanan Darah Pada Petani Penyemprot Di Desa Sumberejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. J Kesehat Masy. 2017;01:1-23.

Hohenadel K, Harris SA, McLaughlin JR, et al. Exposure to multiple pesticides and risk of non-Hodgkin lymphoma in men from six Canadian provinces. Int J Environ Res Public Health. 2011;8(6):2320-2330. doi:10.3390/ijerph8062320

WHO. Global report on hypertension: the race against a silent killer. World Heal Organ. Published online 2019.

Tim Penyusun Dinkes Jateng. Profil Kesehatan Jawa Tengah 2021. Dinkesjatengprov. Published 2021. Accessed November 10, 2023. https://dinkesjatengprov.go.id/v2018/dokumen/Profil_Kesehatan_2021/mobile/index.html

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2022.; 2022.

Rachmawati L, Suhartono S, Budiyono B. Faktor yang Berhubungan dengan Tekanan Darah pada Petani Penyemprot Tanaman Hortikultura di Desa Trayu Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Media Kesehat Masy Indones. 2020;19(1):38-42. doi:10.14710/mkmi.19.1.38-42

Wijayanti AW, Suhartono S, Joko T. Studi Prevalensi Kejadian Hipertensi pada Petani di Dusun Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Media Kesehat Masy Indones. 2020;19(2):94-99. doi:10.14710/mkmi.19.2.94-99

Afandi A, Lestari S. Prevalensi dan Risk Assessment Kejadian Hipertensi pada Petani Wanita di Desa Sumowono. Pro Heal J Ilm Kesehat. 2023;5(2):364-368. doi:10.35473/proheallth.v5i2.2495

Riskesdas Kementrian Kesehatan RI. Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. Lemb Penerbit Balitbangkes. Published online 2018.

Lukaszewicz-Hussain A. Role of oxidative stress in organophosphate insecticide toxicity - Short review. Pestic Biochem Physiol. 2010;98(2):145-150. doi:10.1016/J.PESTBP.2010.07.006

Mayasari D, Silaban I. Pengaruh Pajanan Organofosfat terhadap Kenaikan Tekanan Darah pada Petani. J Agromedicine. 2019;6(1):186-193.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang. Luas Wilayah dan Penggunaan Lahan Menurut Kecamatan di Kabupaten Semarang 2020. BPS Kabupaten Semarang. Accessed February 15, 2024. https://semarangkab.bps.go.id/indicator/53/429/1/luas-wilayah-dan-penggunaan-lahan-menurut-kecamatan-di-kabupaten-semarang.html

Nikmah SS. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Petani Penyemprot Bunga di Desa Kenteng Kecamatan Bandungan. Skripsi. 2019;53(9):1689-1699.

Raini M. Toksikologi-pestisida-dan-penanganan-aki. Media Litbang Kesehat Vol XVII No 3. Published online 2007.

Permatasari A, M. Rondhi. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Petani Padi dalam Mengikuti Kemitraan di Indonesia. J Agribisnis Indones. 2022;10(1):15-30. doi:10.29244/jai.2022.10.1.15-30

Lina Trisnawati, Betrixia Barbara, Trisna Anggreini. Analisis Kontribusi Pendapatan Petani Padi Sawah Di Kabupaten Barito Selatan. J Socio Econ Agric. 2018;13(1):37-49. doi:10.52850/jsea.v13i1.489

Susilowati SH. Fenomena Penuaan Petani dan Berkurangnya Tenaga Kerja Muda Serta Implikasinya Bagi Kebijakan Pembangunan Pertanian Farmers Aging Phenomenon and Reduction in Young Labor : Its Implication for Agricultural Development. Forum Penelit Agroecon. 2016;34(1):35-55.

Wijayanti A. Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Tentang Bahaya Pestisida Dengan Kebiasaan Petani Menggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Ketika Menyemprot Padi Di Desa Laban Kecamatan Mojo Laban. Naskah Publ. Published online 2012:1-10.

Fatma Hidayah, Alfan Afandi IPL. Hubungan Paparan Pestisida Dengan Kejadian Hipertensi Pada Petani Di Kecamatan Sumowono. Repos UNW. Published online 2020.

Ahsana Sayidatil Arifah dan, Wijayanti Y. Pajanan Pestisida dengan Kejadian Hipertensi pada Petani. Higeia J Public Heal Res Dev. 2023;7(1):32-43.

Louisa M, Sulistiyani, Joko T. Hubungan Penggunaan Pestisida dengan Kejadian Hipertensi pada Petani Padi di Desa Gringsing Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. J Kesehat Masy. 2018;6(1):2356-3346. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm

Prasetyaningrum E, Suharsanti R. Pengaruh Gaya Hidup terhadap Kenaikan Tekanan Darah di Kota Semarang. Media Farm Indones. 2017;12(1):1176-1183. https://mfi.stifar.ac.id/MFI/article/view/31

Gustina M, Rahmawati U, . M, Zolendo NS. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Dengan Kejadian Gangguan Kesehatan Pada Petani Pengguna Pestisida Di Desa Simpang Pino Kecamatan Ulu Manna Tahun 2018. J Nurs Public Heal. 2019;7(1):25-29. doi:10.37676/jnph.v7i1.758

Tarwaka. Keselamatan Dan Kesehatan Kerja: Manajemen Dan Implementasi K3 Di Tempat Kerja. Harapan Press; 2017. Accessed January 9, 2024. //lib.akprind.ac.id/index.php?p=show_detail&id=509328&keywords=

Pratama DA, Setiani O, Darundiati YH. Studi Literatur : Pengaruh Paparan Pestisida Terhadap Gangguan Kesehatan Petani. J Ris Kesehat Poltekkes Depkes Bandung. 2021;13(1):160-171. doi:10.34011/juriskesbdg.v13i1.1840

Prihartono NA, Fitria L, Ramdhan DH, Fitriyani F, Fauzia S, Woskie S. Determinants of Hypertension amongst Rice Farmers in West Java, Indonesia. Int J Environ Res Public Health. 2022;19(3). doi:10.3390/ijerph19031152

BPPTP. Inovasi Pertanian Untuk Kesejahteraan Petani, Kemandirian Pangan, dan Daya Saing Menuju Era Pertanian 4.0. Badan Penelit dan Pengemb Pertan Kementeri Pertan. Published online 2019:1-121.

Arwin NM, Suyud S. Pajanan pestisida dan kejadian anemia pada petani holtikultura di Garut. Ber Kedokt Masy. 2018;32(7):245. doi:10.22146/bkm.12313

Downloads

Published

2024-01-28