Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) terhadap Kejadian Diare pada Remaja

Authors

  • Rici Gusti Maulani Universitas Awal Bros Batam
  • Triveni Universitas Perintis Indonesia
  • Millia Anggaraini Universitas Perintis Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35473/proheallth.v6i1.2886

Keywords:

Pengetahuan, Perilaku Hidup Bersih Sehat, Remaja

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is all health behavior carried out with awareness so that family or family members can help themselves in the health sector and can play an active role in health activities in the community (Proverawati & Rahmawati 2016). Initial survey results: 75% of students at SD 003 Bengkong, Batam City still lack knowledge about PHBS and do not maintain personal and environmental cleanliness. PHBS students' knowledge of washing hands, using toilets, exercising regularly, shampooing hair will prevent diarrhea. This research was conducted with the aim of finding out the level of knowledge of class IV students at SD 003 Bengkong, Batam City regarding PHBS. This research method is survey-analytic with a cross-sectional approach. The population in this study was all 112 class VI students at SD 003 Bengkong, Batam City. The sampling technique in this research was total sampling, namely all class VI students at SD 003 Bengkong, Batam City, totaling 112 students. Data collection was carried out using a questionnaire. Chi-square test data analysis. The research results show that there is a relationship between PHBS knowledge and the incidence of diarrhea in adolescents with a value of p = 0.000. The research results show that there is an influence of knowledge of clean and healthy living behavior (PHBS) on the incidence of diarrhea in adolescents, so it is hoped that teachers and parents can help children implement clean and healthy living behavior (PHBS) at school or at home

ABSTRAK

                Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Hasil Survey awal 75% siswa SD 003 Bengkong Kota Batam  pengetahuan tentang PHBS masih kurang dan kurang menjaga keberishan pribadi maupun lingkungan. Pengetahuan siswa PHBS dalam mencuci tangan , memakai jamban, olahraga teratur, keramas akan terhindar dari kejadian diare. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pengetahuan siswa kelas IV di SD 003 Bengkong Kota Batam tentang PHBS. Metode penelitia ini survey-analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD 003 Bengkong Kota Batam sebanyak 112 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling yakni seluruh siswa kelas VI SD 003 Bengkong Kota Batam yang berjumlah sebanyak 112 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analissi data uji chi-square. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan PHBS terhadap kejadian diare pada remaja dengan nilai p= 0,000. Hasil penelitian bahwa ada pengaruh pengetahuan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dengan kejadian diare pada remaja sehingga diharapkan kepada guru dan orang tua agar dapat membantu anak dalam melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) saat di sekolah ataupun di rumah.

References

Arikunto. 2016. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek ). Edisi Revisi. Jakarta : Rineka Cipta.

Buramare, Y.M., Yudiernawati, A., & Nurmaningsari, T. (2017). Pengetahuan Anak-Anak Jalanan (Usia Sekolah) Berhubungan Dengan Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS). Jurnal Nursing News Vol.2, No. 2. Diakses pada tanggal 23 Juni 2019.

Cahyaningrum, R. (2016). Tingkat Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih Sehat Terhadap Kebersihan Pribadi Siswa Kelas IV dan V SD Negeri Kraton Yogyakarta. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Yogyakarta

Departemen Kesehatan RI Pusat Promosi Kesehatan. 2007. Rumah Tangga Sehat Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat.

Dinkes. 2010. Pedoman Pengembangan Kabupaten/ Kota Percobaan Program PHBS. (Dinkes Sulsel.go.id/pdt/PHBS.pdf. Diakses pada tanggal 25 Juni 2019.

Kholid, A. (2015). Promosi Kesehatan dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media, dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2014. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Maryunani, A. (2013). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta: Trans Info Media.

Promkes. (2016). Perilaku Hidup Bersih Sehat. Diakses darihttp://promkes.depkes.go.id/perilak u-hidup-bersih-dan-sehat-disekolah. Diakses pada tanggal 26 Juni 2019.

Riskesdas. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Suatu Administrasi. Bandung: Alfa Beta. (http://digilib.litbang.depkes.go. id. Dakses pada tanggal 25 Juni 2019).

Sulastri, K. (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Prilaku Anak Sekolah tentang Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah Dasar Negeri Wilayah Puskesmas Selemadeg Timur II. Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 4, No. 1 Poltekes Denpasar.

Downloads

Published

2024-01-28