Analisis Hubungan Kebisingan dengan Kelelahan Kerja pada Nelayan di Tambak Lorok Semarang

Authors

  • Annisa Aulia Universitas Ngudi Waluyo
  • Kartika Pertiwi Universitas Ngudi Waluyo
  • Heri Sugiarto Ngudi Waluyo University
  • Sri Lestari Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

Kebisingan, Kelelahan Kerja, Nelayan

Abstract

ABSTRAK

Kebisingan yang dihasilkan dalam kegiatan penangkapan ikan berasal dari mesin diesel. Tanpa disadari, mesin yang digunakan merupakan penyumbang kebisingan. Kebisingan menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan pendengaran, peningkatan tekanan darah, dan kelelahan kerja. Kelelahan kerja dapat meningkatkan risiko menurunnya produktivitas dan kecelakaan kerja. Di mana 414 pekerja mengalami kecelakaan kerja karena kelelahan kerja tinggi (Kemenakertrans,2021). Penelitian bertujuan untuk mengetahui analisis hubungan kebisingan dengan kelelahan kerja pada nelayan di Tambak Lorok, Semarang. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah nelayan di Tambak Lorok yang diambil menggunakan teknik quota sampling dan diperoleh 88 nelayan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Subjective Self Rating Test dari Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) untuk mengukur kelelahan kerja dan Sound Level Meter untuk mengukur kebisingan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis bivariat dengan uji korelasi  Pearson untuk mengetahui hubungan variabel bebas dan terikat. Hasil penelitian didapatkan distribusi kebisingan dengan kelelahan kerja. Didapati terdapat 11 orang atau 20.4% responden memiliki kebisingan tinggi dengan kelelahan kerja rendah, 37 orang atau 66.5% responden memiliki kebisingan tinggi dengan kelelahan kerja sedang, 6 orang atau 11.1% responden memiliki kebisingan tinggi dengan kelelahan kerja tinggi. Hasil penelitian nilai p-value yaitu 0,002 yang menunjukkan nilai p-value < 0,05 sehingga terdapat hubungan antara kebisingan dengan kelelahan kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kebisingan dan kelelahan kerja pada nelayan di Tambak Lorok, Semarang. Sebagian besar responden memiliki kebisingan tinggi dengan kelelahan kerja sedang.

 

Kata kunci: Kebisingan, Kelelahan Kerja, Nelayan.

ABSTRACT

The noise produced in fishing activities comes from diesel engines without realizing that the engine used is a contributor to noise. Noise causes health problems such as hearing loss, increased blood pressure, and work fatigue. Work fatigue can increase the risk of decreased productivity and work accidents. Where 414 workers experienced work accidents due to high work fatigue (Ministry of Manpower and Transmigration, 2021). The study aims to determine the analysis of the relationship between noise and work fatigue in fishermen in Tambak Lorok Semarang. The research design is quantitative with a cross sectional approach. The research sample was fishermen in Tambak Lorok which was taken using the quota sampling technique and obtained from 88 fishermen. The instruments used were in the form  of a Subjective Self Rating Test  questionnaire from the Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) to measure work fatigue and a Sound Level Meter to measure noise. The data analysis used was bivariate analysis with a Pearson correlation test to determine the relationship between free and bound variables. The results of the study showed that there were 11 people or 20.4% of respondents who had high noise with low work fatigue, 37 people or 66.5% of respondents who had high noise with moderate work fatigue, 6 people or 11.1% of respondents who had high noise with high work fatigue. The results of the study showed a p-value of 0.002 which showed a p-value of <0.05 so that there was a relationship between noise and work fatigue. The conclusion of this study is that there is a relationship between noise and work fatigue in fishermen in Tambak Lorok, Semarang. Most of the respondents had high noise with moderate work fatigue.

 

Keywords: Noise, Work Fatigue, Fisherman.

Author Biography

Heri Sugiarto, Ngudi Waluyo University

Public Health

References

1. Nasional BPH. Indonesia Merupakan Negara Kepulauan Yang Terbesar Di Dunia. 2015. p. 1.

2. Sunik Cahyawati, Sahrir Sillehu IFW. Hubungan Karakteristik Individu Dengan Kelelahan Kerja Pada Nelayan Tradisional Di Dusun Tanah Merah Kecamatan Huamual Belakang Kabupaten Seram Bagian Barat Sunik Cahyawati Sahrir Sillehu. OBAT J Ris Ilmu Farm dan Kesehat. 2024;2(1):100–12.

3. Ria Desnita, Defrima Oka Surya VSS. EDUKASI. J Abdimas Saintika. 2020;2(2):91–6.

4. Silvia N. Gambaran gangguan kesehatan akibat kerja dan kecelakaan kerja pada nelayan di indonesia. 2024;8:3872–81.

5. Ketenagakerjaan M, Indonesia R, Undang-undang P. Peraturan Menteri Kesehatan republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. 2018;

6. Almutadibillah, Andi Tenri Sanna Arifuddin, Zulfiyah Surdam, Ahmad Ardhani Pratama D. Hubungan Antara Kebisingan Terhadap Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Pabrik Beras Sinar Swastika (Stk) Kabupaten. J Ilmu Kedokt dan Kesehat. 2025;12(9):1914–22.

7. Adhi AY, Martono WB, Fuad W. Analisis Faktor Risiko Noise Induced Hearing Loss (Nihl) Akibat Kerja Pada Pekerja Pabrik Pt Kayu Perkasa Raya. J Ilmu Kedokt dan Kesehat. 2023;10(3):1635–42.

8. Intenational Labour Organization. Work-related fatalities reach 2 million annually _ International Labour Organization. Geneva; 2018.

9. Antoni, Febryan BW. Durasi Kerja Harian Sebagai Determinan Utama Kelelahan Pekerja. J Penelit Kesehat Suara Forikes. 2023;14(11):2018–21.

10. NSC. Fatigue Reports - National Safety Council.

11. Nanda Putri Lisa Ardiyanti, Tayong Siti Nurbaeti RN. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Bagian Operator Spbu Di KECAMATAN INDRAMAYU TAHUN 2022. J Med Hutama. 2022;04(01):3118–25.

12. Tani SG, Doda DVD, Kandou GD, Kesehatan F, Universitas M, Ratulangi S, et al. Hubungan Antara Kebisingan dengan Tingkat Kelelahan Kerja pada Nelayan Ikan KM. Chorintias Tumumpa Manado. 2022;11(4):1–6.

13. Nityasani R, Pawitra AS. Analysis Of Differences In Environmental Noise Levels And The Influence Of Individual , Behavioral , And Environmental Factors On Hearing Threshold , Blood Pressure , And Habitual Sleep Efficiency. 2025;17(4):369–78.

14. Mehrotra A, Shukla SP, Shukla AK, Manar MK, Singh SK, Mehrotra M. A Comprehensive Review of Auditory and Non-Auditory Effects of Noise on Human Health Sources of Noise Pollution. 2024;59–69.

15. Engka DHCPJNA, Kalesaran AFC. Pengaruh Pajanan Bising Terhadap Pendengaran Dan Tekanan Darah Pada Pekerja Game Center Di Kota Manado. J Biomedik. 2012;4(3):133–40.

16. Hamdi. Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja ( SMK3 ) Pada PT . Bastari Maju Tapin IKK Bungur Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. J Cendekia Ilm. 2025;5(1):1934–46.

17. Sliwinska-Kowalska M, Davis A. Noise-induced hearing loss. Noise Heal. 2019;14(61):274–80.

18. Cleveland Clinic medical professional. Noise-induced Hearing Loss (NIHL)_ Symptoms & Treatment. 2021.

19. Ningrum GO, Meilasari F, Aprillia R, Sutrisno H, Nirmala A. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Dampak Kebisingan Pada Pekerja Di Area Crushing Plant PT. Bukit Labu Mining Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. J Teknol Lingkung Lahan Basah. 2023;11(1):255.

20. Jo H, Baek EM. Impacts of noise-induced hearing loss on sleep, health, and workplace: Multi-group analysis. Heliyon. 2024 May;10(9):e30861.

21. Pangaribuan GJ, Widajati N. Hubungan Intensitas Kebisingan dengan Tingkat Kelelahan pada Pekerja Departemen Produksi Perusahaan Pipa Baja di Surabaya. 2026;

22. Edbert Lintang P N S, Irfan A N SR. Keterkaitan Intensitas Kebisingan Lingkungan Terhadap Tingkat Stres Pekerja ( Studi Kasus di Industri Kimia Sukoharjo ). J Keselam Kesehat Kerja dan Lingkung. 2024;05(1):38–47.

23. Mardiatun M, Sentana AD, Haqiqi I. Efektivitas Pendidikan Kesehatan Dengan Video Tentang Pencegahan Penularan Penyakit Terhadap Pengetahuan Pasien Tuberculosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Sedau Tahun 2019. J Keperawatan Terpadu (Integrated Nurs Journal). 2019;1(2):76.

24. Kim SJ, Jeon TY, Lee YC. Impact of Ship Noise on Seafarers’ Sleep Disturbances and Daily Activities: An Analysis of Fatigue Increase and Maritime Accident Risk through a Survey. Appl Sci [Internet]. 2024;14(9). Available from: https://www.mdpi.com/2076-3417/14/9/3757

Downloads

Published

2026-01-31