Status Gizi dan Kadar Hemoglobin sebagai Faktor Risiko Kelelahan Kerja pada Pemulung di TPA Blondo, Semarang
Keywords:
Pemulung, TPA, Kelelahan Kerja, Nutritional status, Hemoglobin, Work fatigue, Occupational health, ScavengersAbstract
ABSTRAK
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) adalah sarana fisik untuk berlangsungnya kegiatan pembuangan akhir sampah. Menurut the International Journal of Occupational Safety and Health, pekerja sampah yang bekerja di TPA kota cenderung rentan terpapar berbagai risiko kesehatan seperti kelelahan kerja jika dilihat dari aktivitasnya. Kelelahan kerja merupakan masalah umum yang yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja yaitu status gizi dan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan kadar hemoglobin dengan kelelahan kerja pada pemulung di TPA Blondo Kabupaten Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dan teknik sampling yaitu purposive sampling dengan pertimbangan tertentu. Populasi dalam penilitian ini adalah pemulung. Sampel yang digunakan sebanyak 71 pemulung. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC), microtoice, timbangan, easy touch GCHb. Analisis bivariat menggunakan korelasi rank Spearman. Hasil perhitungan korelasi rank Spearman menunjukkan ada hubungan antara status gizi (p = 0,002) dan kadar hemoglobin (p = 0,000) dengan kelelahan kerja. Nilai koefisien korelasi sebesar status gizi (r = -0,356) dan kadar hemoglobin (r = -0,483) yang berarti memiliki kekuatan hubungan cukup kuat dengan kelalahan kerja. Terdapat hubungan antara status gizi dan kadar hemoglobin dengan kelelahan kerja
Kata kunci: Status gizi, Hemoglobin, Kelelahan kerja, Kesehatan kerja, Pemulung
ABSTRACT
Final Disposal Site (TPA) is a physical facility for final waste disposal activities. According to the International Journal of Occupational Safety and Health, waste workers who work in city landfills tend to be vulnerable to various health risks such as work fatigue if seen from their activities. Work fatigue is a common problem that can cause work accidents. One of the factors that influence work fatigue is nutritional status and hemoglobin levels. This study aims to determine the relationship between nutritional status and hemoglobin levels and work fatigue in scavengers at Blondo TPA, Semarang Regency. This type of research was quantitative using an analytical observational research design with a cross sectional approach and a sampling technique, namely purposive sampling with certain considerations. The population in this research are scavengers. The sample used was 71 scavengers. Data collection used the Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) questionnaire, microtoice, scales, easy touch GCHb. Bivariate analysis used Spearman rank correlation. The results of Spearman's rank correlation calculations show that there is a relationship between nutritional status (p = 0.002) and hemoglobin levels (p = 0.000) with work fatigue. The correlation coefficient values for nutritional status (r = -0.356) and hemoglobin levels (r = -0.483) indicate a fairly strong relationship with work fatigue. There is a relationship between nutritional status and hemoglobin levels with work fatigue.
Keywords: Nutritional status, Hemoglobin, Work fatigue, Occupational health, Scavengers
References
1. Hasan HM, Komara CP, Putro WG, Melizsa M. Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Bagian Produksi Di Pt. Tri Teguh Manunggal Sejati Kota Tangerang. J Heal Res Sci. 2022;2(01):1-8. doi:10.34305/jhrs.v2i1.478
2. Dio Dirgayudha. Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kelelahan Kerja Pada Pembuat Tahu Di Wilayah Kecamatan Ciputat Dan Ciputat Timur. Skripsi. 2018;5(1):33-43.
3. Magaringu EM, Jutomo L, Lada CO. Kajian Asupan Dan Status Gizi Para Pemulung Di Tempat Pembuangan Akhir (Tpa) Alak Kota Kupang. J Pangan Gizi dan Kesehat. 2011;3(1):352-368. doi:10.51556/ejpazih.v3i1.117
4. Sari MS. Hubungan Status Gizi Dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kelelahan Kerja Pemulung Di TPA Putri Cempo Surakarta. 1st ed. (Sari MS, ed.). Universitas Sebelas Maret Surakarta; 2020.
5. Ningsih DDR, Panunggal B, Pramono A, Fitranti DY. Hubungan Asupan Protein Dan Kebiasaan Makan Pagi Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Anak Usia 9–12 Tahun Di Tambaklorok Semarang Utara. J Nutr Coll. 2018;7(2):71. doi:10.14710/jnc.v7i2.20825
6. Sinta Andriyana, Lubis D. Gambaran Anemia, Status Gizi Dan Pola Hidup Pada Mahasiswi Kebidanan Tingkat Akhir Universitas Binawan. Binawan Student J. 2021;3(1):14-18. doi:10.54771/bsj.v3i1.129
7. Yuli A, Sudi A, Muhammad F, et al. Profil Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Nasional Indonesia Tahun 2022.; 2022.
8. Indrawati, Nufus K. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja Bagian Kandang Di Pt Charoen Pokphand Jaya Farm 3 Kecamatan Kuok. J Ners. 2020;2(1):56-71.
9. Adriani D, Fadilah T. Peran Kadar Hemoglobin Pada Kebugaran Jasmani Remaja. J Penelit Dan Karya Ilm Lemb Penelit Univ Trisakti. 2023;8(2):199-214. doi:10.25105/pdk.v8i2.14312
10. Gazali A, Hadi WS, Shafriani NR. Hubungan hemoglobin dan pola menstruasi terhadap kejadian anemia pada mahasiswi di asrama putri randik. Pros Semin Nas Penelit dan Pengabdi Kpd Masy LPPM Univ ’Aisyiyah Yogyakarta. 2024;2(September):2221-2227.
11. Rostanty RA, Khairani MD, Abdullah A, Junita DE. Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gizi Kurang Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Tahun 2023. J Gizi Aisyah. 2023;6(2):111-120. doi:10.30604/jnf.v6i2.1402
12. Aprilia S, Paskarini I, Martiana T, Widarjanto W, Budi SWH. Relationship between Nutritional Status, Diet, and Calorie Adequacy on Work Fatigue of Female Pottery Crafters in Karanganyar Village, Borobudur, Magelang. Amerta Nutr. 2023;7(4):555-562. doi:10.20473/amnt.v7i4.2023.555-562
13. Khoiroh M, Muniroh L, Atmaka DR, Arini SY. The Relationship between Central Obesity, Sleep Duration, and Energy Adequacy with Fatigue among Female Worker in PT Galaxy Surya Panelindo. Media Gizi Indones. 2022;17(2):106-114. doi:10.20473/mgi.v17i2.106-114
14. Welkriana PW. Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswa Dengan Kebiasaan Mengkonsumsi Mi Instan Di Poltekkes Kemenkes Bengkulu Tahun 2020. Avicenna J Ilm. 2021;16(1):1-7. doi:10.36085/avicenna.v16i1.1508
15. Faradilla NN, Sholihah LA. Hubungan Kadar Hemoglobin Darah dengan Kelelahan Kerja pada Buruh Wanita di Pabrik Kecap Cap Jeruk Pecel Tulen Surabaya. J Gizi Kerja dan Produkt. 2024;5(2):347. doi:10.62870/jgkp.v5i2.29230
16. Sitanggang FT, Romaidha I, Wilankrisna LA, et al. Kebutuhan Dasar Manusia. 1st ed. (Alifariki LO, ed.). Media Pustaka Indo; 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
As part of the submission process, authors are required to check off their submission's compliance with all of the following items, and submissions may be returned to authors that do not adhere to these guidelines.
- The submission file is in OpenOffice, Microsoft Word, RTF, or WordPerfect document file format.
- Below the abstract, about three to five keywords should appear together with the main body of the article with the font size 11.
- Institutional affiliations, and the email address of the corresponding author should appear only on a detachable cover sheet.
- If submitting to a peer-reviewed section of the journal, the instructions in Ensuring a Blind Review have been followed.
- Citation is done using bracket (last name and year of publication). When the sources are cited verbatim, page number is included (p. 78 or pp. 78-89).
