The Hubungan Persepsi, Pengaruh Teman Sebaya Dan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Merokok pada Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua (IPMAPA)

Hubungan Persepsi, Pengaruh Teman Sebaya Dan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Merokok Remaja pada Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua (IPMAPA)

Authors

  • Wenny Rahmawati STIKES Widyagama Husada Malang
  • Ari Dwi Sulaksono STIKES Widyagama Husada Malang
  • Zustina Mia Heluka STIKES Widyagama Husada Malang

Keywords:

Smoking behavior, Perception, Peers, Family support, Papuan students.

Abstract

ABSTRAK

Perilaku merokok pada remaja dan mahasiswa masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit tidak menular. Berbagai faktor diduga memengaruhi perilaku merokok, di antaranya persepsi mengenai bahaya merokok, pengaruh teman sebaya, dan dukungan keluarga. Mahasiswa Papua yang merantau dipilih sebagai populasi penelitian karena menghadapi proses adaptasi sosial dan budaya yang berbeda, memiliki interaksi kelompok yang kuat, serta tinggal jauh dari keluarga sehingga berpotensi memengaruhi perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan persepsi, pengaruh teman sebaya, dan dukungan keluarga dengan perilaku merokok pada mahasiswa Ikatan Pelajar Mahasiswa Papua (IPMAPA) Tlogomas Kota Malang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,7% responden memiliki perilaku merokok kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku merokok (p = 0,122). Sebaliknya, pengaruh teman sebaya (p = 0,012) dan dukungan keluarga (p = 0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku merokok. Responden yang memiliki pengaruh teman sebaya tinggi dan dukungan keluarga yang kurang cenderung memiliki perilaku merokok yang lebih tinggi dibandingkan responden lainnya. Perilaku merokok pada mahasiswa Papua lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan sosial daripada persepsi individu mengenai bahaya merokok. Oleh karena itu, penguatan peran keluarga, pembentukan lingkungan pergaulan yang sehat, dan pengembangan program promosi kesehatan berbasis teman sebaya perlu diprioritaskan sebagai strategi pencegahan perilaku merokok pada mahasiswa.

Kata kunci: Perilaku Merokok, Pengaruh Teman Sebaya, Dukungan Keluarga, Mahasiswa, Mahasiswa Papua.

ABSTRACT

Smoking behavior among adolescents and college students remains a public health problem that contributes to an increased risk of non-communicable diseases. Various factors are thought to influence smoking behavior, including perceptions of the dangers of smoking, peer influence, and family support. Papuan students who migrated from other cities were selected as the study population because they face different social and cultural adaptation processes, have strong group interactions, and live far from their families, which have the potential to influence smoking behavior. This study aims to analyze the relationship between perceptions, peer influence, and family support with smoking behavior among students of the Papuan Student Association (IPMAPA) Tlogomas, Malang City. The study used a quantitative, observational, and analytical design with a descriptive approach cross-sectional. The research sample consisted of 70 respondents who were selected using the technique total sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed univariately and bivariately using the Chi-square test with a significance level of α = 0.05. The results of the study showed that 65,7% respondents had a high smoking behavior. The results showed that perception had no significant relationship with smoking behavior (p = 0.122). In contrast, peer influence (p = 0.012) and family support (p = 0.001) had a significant relationship with smoking behavior. Respondents with high peer influence and less family support tended to have higher smoking behavior than other respondents. Smoking behavior among Papuan students is more influenced by social environmental factors than individual perceptions of the dangers of smoking.Therefore, strengthening the role of the family, establishing a healthy social environment, and developing peer-based health promotion programs need to be prioritized as strategies to prevent smoking behavior in students.

Keywords: Smoking Behavior, Peer Influence, Family Support, College Student, Papuan Students

References

1. World Health Organization. (2023). WHO report on the global tobacco epidemic 2023. Geneva: World Health Organization.

2. Riskesdas. (2023). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.

3. Penelitian A, Rase AB, Kamalle SS, Ain SS, Sampe S, Zaini J. Perilaku Merokok pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertambangan Universitas Papua, Sorong. eJournal Kedokteran Indonesia. Available from: https://ejki.fk.ui.ac.id/index.php/journal/article/view/26.

4. Heni Trisnowati, Yuningrum H. Predisposing, Enabling, and Reinforcing Factors of E-cigarette Use among Junior High School Students in Yogyakarta, Indonesia. J Promkes. 2024 Aug 1;12(SI2):15–24.

5. Nur Windahsari, Erlina Candrawati, & Warsono. (2017). Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Laki Laki di Desa T Kabupaten Mojokerto. Journal Nursing News, 2(3), 68–82.

6. Candra, A., et al. (2025). Social learning theory and smoking behavior among migrant students. International Journal of Health Sciences, 3(1), 112–125. London: Global Health Science Publisher.

7. Amalizar, D. O., & F, A. H. Z. (2023). Hubungan dukungan teman sebaya dengan perilaku merokok remaja laki-laki. Jurnal Widyaloka, 10(1), 59–69.

8. Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan (edisi revisi 2012). Jakarta: rineka cipta. 2018 ;260.

9. Sharma, M., Romas, J. A., & Reddy, P. (2021). Theoretical foundations of health education and health promotion. Burlington: Jones & Bartlett Learning.

10. Shahzad, M., Khan, S., & Akram, R. (2024). Social determinants of smoking behavior among adolescents. International Journal of Public Health, 69, 1– 9. Switzerland: Springer Nature.

11. Khamani, M. K. R., & Imallah, R. N. (2025). Hubungan persepsi tentang bahaya merokok dengan perilaku merokok pada remaja : Literatur review. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2017), 1334–1346.

12. Candra, K., Paramita, S., Murti, B., & Gama, R. (2025). Application of Social Cognitive Theory as a Predictor of Quitting E-Cigarette Use among College Students. 10, 234–242.

13. Rahmadeni, A. S. (2021). Peran keluarga dalam perilaku merokok remaja. Pekanbaru: STIKes Hang Tuah.

14. Sholihah, H., & Novita, A. (2021). Hubungan persepsi, pengaruh teman sebaya dan dukungan keluarga dengan perilaku merokok remaja laki-laki. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 52(1), 1–10. Semarang: Universitas Diponegoro.

15. Musniati N, Puspa Sari M, Hamdan H. Hubungan Faktor Keluarga Dan Teman Sebaya Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat). 2021 Dec 30;6(2):35–40.

16. Hasanah, A. U., & Sulastri. (2021). Hubungan antara dukungan orang tua, teman sebaya dan iklan rokok dengan perilaku merokok pada siswa laki-laki Madrasah Aliyah Negeri 2 Boyolali. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Downloads

Published

2026-07-31