Gambaran Gambaran Kebiasaan Makan dan Indikator Kesehatan Pralansia dan Lansia di Dusun Dawung Desa Candirejo Kabupaten Semarang

Authors

  • Chindya Paramitha Devi Universitas Ngudi Waluyo
  • Galeh Septiar Pontang Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

pola makan, indikator kesehatan, tekanan darah, gula darah sewaktu, lanjut usia, eating habits, health indicators, blood pressure, random blood sugar (RBS), elderly people

Abstract

ABSTRAK

Indonesia telah memasuki fase penduduk tua (ageing population) dengan jumlah lansia yang meningkat secara konsisten hingga mencapai 11,93% pada 2025 meliputi pralansia, lanjut usia, lanjut usia tua, dan sangat tua. Penuaan pada lansia berdampak pada peningkatan angka mortalitas dan morbiditas, serta rasio ketergantungan. Kualitas hidup lansia dapat ditingkatkan melalui kebiasaan makan dan gaya hidup sehat. Skrining kesehatan penting sedini mungkin dilakukan untuk memperoleh gambaran indikator kesehatan lansia, serta mendeteksi kebutuhan pelayanan kesehatan lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kebiasaan makan dan indikator kesehatan lansia di Dusun Dawung, Kabupaten Semarang. Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling dan diperoleh 44 subjek. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara untuk memperoleh gambaran karakteristik subjek, kebiasaan makan, dan frekuensi konsumsi pangan harian, serta skrining pengukuran tekanan darah dan Gula Darah Sewaktu (GDS) untuk memperoleh gambaran indikator kesehatan. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik subjek penelitian merupakan lansia dengan dominasi jenis kelamin perempuan (79,55%), kategori usia pralansia (43,18%) dan lanjut usia (43,18%), dengan status bekerja (75%). Mayoritas subjek memiliki frekuensi makan utama tiga kali sehari dengan cukup mengkonsumsi air minum, namun memiliki jadwal makan utama yang tidak teratur. Sebagian besar subjek teridentifikasi mengalami hipertensi, serta kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) berada dalam rentang normal. Rekomendasi upaya pencegahan perburukan kondisi kesehatan lansia adalah dengan menentukan batasan frekuensi makanan sumber karbohidrat, meningkatkan konsumsi sayuran, buah-buahan, dan cairan, serta menerapkan kebiasaan makan teratur.

Kata kunci: kebiasaan makan, indikator kesehatan, tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), lanjut usia

ABSTRACT

Indonesia has entered the phase of an aging population, with the number of elderly consistently rising to reach 11.93% by 2025. This significant proportion of the elderly population has the potential to become a "second demographic dividend" in case of healthy and productive elderly. Aging is associated with increased mortality and morbidity rates; however, the life quality of the elderly can be improved through healthy dietary habits and lifestyles. Early health screening is crucial to assess health indicators and identify the healthcare needs of the elderly. This study aimed to examine the dietary patterns and health indicators of the elderly in Dawung Hamlet, Semarang Regency. A descriptive, cross-sectional study design was employed, utilizing purposive sampling to recruit 44 subjects. Data collection involved interviews to gather information on subject characteristics, dietary patterns, and daily food consumption frequency, alongside measurements of blood pressure and Random Blood Glucose (RBG) levels to assess health indicators. The results revealed that the study subjects were predominantly female (79.55%), fell into the pre-elderly (43.18%) and elderly (43.18%) categories, and were employed (75%). While the majority of subjects consumed three times main meals in daily and adequate amounts of water, their meal schedules were irregular. A significant number of subjects were identified as having hypertension, although their Random Blood Glucose (RBG) levels fell within the normal range. Recommendations to prevent the deterioration of health conditions among the elderly include controlling carbohydrate intake, increasing the consumption of vegetables and fruits, and adopting regular eating habits and a healthy lifestyle.

 

Keywords: eating habits, health indicators, blood pressure,  random blood sugar (RBS),  elderly people

References

1. Akbar F, Darmiati, Arfan F, Putri AAZ. Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Lansia di Kecamatan Wonomulyo. J Abdidas. 2021;2(2):392–7.

2. Yaslina Y, Maidaliza M, Srimutia R. Aspek Fisik dan Psikososial terhadap Status Fungsional pada Lansia. In: Prosiding Seminar Kesehatan Perintis [Internet]. 2021. p. 68–73. Available from: https://share.google/xfEBfR6R8dB6MNQkY

3. Mujiadi, Rachmah S. BUKU AJAR KEPERAWATAN GERONTIK [Internet]. Kartiningrum ED, editor. Mojokerto: Penerbit STIKES Majapahit Mojokerto; 2022. 1–10 p. Available from: https://share.google/kZFQk6rcgOJyY2RlY

4. Fadilah RA, Satriana A. Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Lansia Di Panti Sosial Harapan Kita Palembang. J Kesehat Tambusai2 [Internet]. 2025;6(3):12344–52. Available from: https://share.google/xvjeZecWBVsFofPV9

5. Badan Pusat Statistik Indonesia. Statistik Penduduk Lanjut Usia 2025 [Internet]. Jakarta; 2025. Available from: https://www.bps.go.id/id/publication/2025/12/12/868d335b088dcddc3ddee052/statistik-penduduk-lanjut-usia-2025.html

6. Fitrianingsih, Ghofur A. Edukasi tentang Peningkatan Kualitas Hidup Orang Lanjut Usia (Lansia) Melalui Upaya Menjaga Kekebalan Tubuh di Posyandu Beringin V Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni. J Abdimas Med [Internet]. 2024;1(2):01–9. Available from: https://jurnal.aakpekalongan.ac.id/index.php/Judika

7. Mangunsong F, Jirapramukpitak T, Hastuti S. Ageing Population Policy in Indonesia: A Narrative Review. J Kebijak Kesehat Indones JKKI [Internet]. 2025;14(03):94–103. Available from: https://share.google/ydSc0FNghQKs05uAk

8. Zulhar RH, Pratama CW. Gizi Optimal untuk Lansia: Menjaga Kesehatan dan Kualitas Hidup di Usia Emas. J Knowl Collab [Internet]. 2025;460–7. Available from: https://share.google/5DXBOgzosFxZi4gxX

9. Kurniadhi D, Regina W, PuspaSari M. Deskripsi Status Gizi Pasien Usia Lanjut Di Werdha Wisma Mulia Panti Jakarta Barat. J Sci Res Dev [Internet]. 2023;5(1):26–37. Available from: https://idm.or.id/JSCR/index.php/JSCR/article/view/90/75

10. Putri1 RVI, Rachman TA. Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi Pada Mahasiswa Indekos Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. J Ilmu Kesehat dan Gizi ( JIG ) [Internet]. 2023;1(3):58–64. Available from: https://share.google/75kF8q7aXLBqzZWfL

11. Dewanti D, Syauqy A, Noer ER, Pramono A. Hubungan Pola Makandan Aktivitas Fisik Dengan Obesitas Sentral Pada Usia Lanjut Di Indonesia: Data Riset Kesehatan Dasar. J Indones Nutr Assoc [Internet]. 2022;45(2):79–90. Available from: https://giziindonesia.persagi.org/index.php/Gizi_Indon/article/view/662/291.

12. Zaqia AD. Hubungan Asupan Serat, Cairan, Dan Lemak Dengan Kategori Konstipasi Pada Lansia Di Posyanduarum Kusuma Jepara. Nutr Res Dev Journal) [Internet]. 2023;03(02):1–9. Available from: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/nutrizione/article/view/63423/25291

13. Kusuma NI, Kurniawati T. Skrining Kesehatan Lansia dan Kebutuhan Pelayanan Kesehatan Lanjut pada Kelompok Ibu Aisyiyah. AHMAR METAKARYA J Pengabdi Masy [Internet]. 2023;2(2):86–90. Available from: https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM

14. Safitri, Lestari IP, Fitri N. Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Lansia Dm Tipe II. J Penelit Perawat Prof [Internet]. 2023;5(2):657–66. Available from: https://share.google/rPkQOYV7qsBfE9rrD

15. Nugroho DP. Analisis Faktor Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi Wilayah Kerja Puskesmas Kauman Kabupaten Tulungagung. Antigen J Kesehat Masy dan Ilmu Gizi. 2025;3(2):12–24.

16. Tantri AA, Wati DA, Junita DE, Nurhayati A. Hubungan Tingkat Asupan Zat Gizi Makro, Indeks Glikemik,Beban Glikemik Dengan Glukosa Darah Sewaktu Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. J Ris Gizi [Internet]. 2024;12(2):240–9. Available from: https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jrg/article/view/11757/4009

17. Suharmanto, Hadibrata E, Wintoko R. Skrining Kesehatan Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Kronis Pada Lansia Di Posyandu Anyelir 2 Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. JPM Ruwa Jurai. 2026;11(1):206–10.

18. Badan Pusat Statistik Kabubapten Semarang. Profil Penduduk Lanjut Usia Kabupaten Semarang 2025 [Internet]. Ungaran; 2026. Available from: https://semarangkab.bps.go.id/id/publication/2026/05/06/b6cae6fa55e3f486f29cc3dd/profil-penduduk-lanjut-usia-kabupaten-semarang-2025.html

19. Palupi BS, Sinaga MRE. Hubungan Status Kesehatan Fisik Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta. In: Prosiding STIKES Bethesda Conference [Internet]. Yogyakarta: STIKES Bethesda Yakkum; 2024. p. 71–85. Available from: https://jurnal.stikesbethesda.ac.id/index.php/p/article/view/552/380

20. Patungo V, Mingkid VP. Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia Di Panti Bina Usia Lanjut Provinsi Papua. In: STIKES Bethesda Conference [Internet]. Yogyakarta: STIKES Bethesda Yakkum; 2022. p. 115–24. Available from: https://share.google/frvGaQHvc9UiczJ8u

21. Subagio HW, Puruhita N, Probosari E, Murbawani EA, Candra A, Nugrohowati AK, et al. Pemantauan Status Gizi pada Lansia [Internet]. Probosari E, Murbawani EA, editors. Semarang: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2023. 1–57 p. Available from: https://share.google/C7OOl77m8EX2endye

22. Putri1 RM, Mulyani EY. Perbedaan Asupan Cairan Berdasarkan Kelompok Umur, Jenis Kelamin, Tipe-Daerah, Dan Status-Ekonomi Di Pulau Sulawesi. Nutr Diaita J Gizi-Dietetik [Internet]. 2012;4(2):153–65. Available from: https://share.google/fbZedknFeGMXANTSf

23. Sutardi MAG, Angraini DI, Zuraida R. Hubungan Pengetahuan Mengenai Hidrasi Sehat dan Kecukupan Minum Air Putih dengan Kelebihan Berat Badan: Tinjauan Pustaka. J Medula [Internet]. 2023;13(7):1272–7. Available from: https://share.google/j7TJQpqETz26jzkM8

24. Solpani1 T, Agata A, Subardiah I. Hubungan Kebiasaan Pola Makan Sehari-hari Lansia Dengan Peningkatan Kadar Gula Darah Diabetes Melitus di Puskesmas Sukabumi Buay Bahuga Way Kanan. J Manaj Inf Kesehat [Internet]. 2025;10(1):98–111. Available from: https://share.google/Ys84DhjNsAfjza6l0

25. Salmadita A, Mahfud AAB, Sopianti D, Amelia D, Fazhari FA, Nursella HQ, et al. Mewujudkan Pola Makan Gizi Seimbang Untuk Kesehatan Optimal Anak Di Desa Margaluyu Garut. J Pengabdi Masy BANGSA [Internet]. 2024;2(7):2945–51. Available from: https://share.google/5HKG2Xk91m8vJwvdO

26. Rosihan Anwar. Konsumsi Buah Dan Sayur Serta Konsumsi Susu Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Hipertensi Di Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin. J Skala Kesehat. 2014;5(1).

27. Putri SD, Sutresna I, Rahmat DY. Gambaran Pola Makan Pada Lansia Penderita Hipertensi. J Kesehat Tambusai. 2023;4(2):932–938.

28. Untari, Devi CP, Ramadhani AN, Nikmah UL. Gambaran Pola Konsumsi Makanan Selingan dan Status Gizi Mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Ngudi Waluyo. Pro Heal J Ilm Kesehat. 2025;7(1):1–5.

29. Kurnia R, Sari IP, Murod A. Pengaruh Pemberian Pisang Ambon Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Lansia. J Penelit Perawat Prof [Internet]. 2024;6(3):921–30. Available from: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Downloads

Published

2026-07-31