https://jurnal.unw.ac.id/index.php/PJ/issue/feed Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan 2026-07-01T03:42:12+00:00 Kartika Dian Pertiwi [email protected] Open Journal Systems <div class="body"> <div class="description"> <div style="border: 2px #444F71 solid; padding: 3px; background-color: #f0ffff; text-align: left;"> <ol> <li class="show">Nama Jurnal : Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan</li> <li class="show">Singkatan: PJ</li> <li class="show">Frekuensi: January &amp; July</li> <li class="show">ISSN: Print 2654-8232 | Online 2654-797X</li> <li class="show">Editor in Chief:Kartika Dian Pertiwi, SKM., M.Kes.</li> <li class="show">DOI: 10.35473/PJ</li> <li class="show">Akreditasi : Sinta 4</li> <li class="show">Penerbit: Department of Public Health, Universitas Ngudi Waluyo</li> </ol> </div> <p>Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan adalah adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh program studi kesehatan masyarakat Universitas Ngudi Waluyo. jurnal ini dapat diguanakan sebagai sarana atau media untuk mengkomunikasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan Kesehatan Masyarakat, yang bertujuan memberi manfaat bagi manajer, pengambil keputusan, petugas kesehatan masyarakat, praktisi masalah kesehatan, dosen, serta siswa. Isi jurnal ini mencakup tinjauan literatur, artikel berbasis penelitian yang berhubungan dengan kebijakan dan administrasi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, nutrisi kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, epidemiologi, biostatistik, ilmu perilaku, kesehatan ibu dan anak, enttolmologi dan hal lain yang terkait dengan tantangan kesehatan masyarakat.</p> </div> </div> https://jurnal.unw.ac.id/index.php/PJ/article/view/4063 Pengaruh Program Promosi Kesehatan Berbasis Peer Education Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Hipertensi pada Karyawan: Quasi-Experimental Study 2025-06-23T04:52:21+00:00 Shinta Amelia Astuti [email protected] Fitri Yati [email protected] Anidaul Fajriyah [email protected] Zulfa Ayuningsih [email protected] <h1>ABSTRAK</h1> <p>Tempat kerja yang sehat adalah tempat kerja dimana pekerja serta atasan atau management berkolaborasi dalam melakukan perbaikan berkelanjutan terutama untuk melindungi kesehatan. Temuan hasil <em>Medical Check Up </em>(MCU) karyawan yang dilakukan pada tahun 2022 oleh PT Y yaitu terdapat penyakit kronis berupa Penyakit Tidak Menular (PTM) yaitu kelainan tekanan darah hipertensi (17%), kelainan kadar gula darah (16%), dan kelainan pemeriksaan jantung serta paru-paru (0,02%), serta terdapat kelainan pada BMI (<em>Body Mass </em>Index) obesitas sebesar 57%. Data jam kerja karyawan menurun dikarenakan absensi meningkat pada Januari hingga Desember 2024 dengan rata-rata naik sebesar 2,5% dikarena kondisi sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program promosi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan hipertensi di PT Y. Penelitian ini merupakan <em>quasy experiment, </em>dengan desain <em>control group pretest-posttest</em>. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Y Semarang sejumlah 267 orang. Sampel berjumlah 28 orang, yang terbagi dalam 2 kelompok intervensi dan kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah <em>purposive sampling</em>. Hasil analisis menunjukkan sebanyak 64,3% memiliki pengetahuan kurang meningkat menjadi 78,6% berpengetahuan cukup setelah penerapan program promosi kesehatan. Sikap karyawan juga menjadi lebih positif setelah diterapkan program promosi kesehatan, yang awalnya 57,1% menjadi 100%. Program promosi kesehatan terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p = 0,008) dan sikap (p = 0,015) dalam pencegahan hipertensi. Kesimpulannya, penerapan program promosi kesehatan berbasis peer education berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan hipertensi pada karyawan di PT Y Semarang</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Promosi Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Pencegahan Hipertensi, Karyawan</p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p>A healthy workplace is one where employees and management collaborate on continuous improvement to protect and promote health. Medical Check-Up (MCU) findings from 2022 at PT Y revealed a prevalence of chronic Non-Communicable Diseases (NCDs), specifically: hypertension (17%), abnormal blood sugar levels (16%), and heart or lung abnormalities (0.02%). Additionally, 57% of employees were categorized as obese based on Body Mass Index (BMI). Between January and December 2024, total working hours declined as sickness-related absenteeism rose by an average of 2.5%. This study aims to analyze the impact of a health promotion program on the knowledge and attitudes regarding hypertension prevention at PT Y. This research employed a quasi-experimental design with a control group pretest-posttest approach. The population consisted of 267 employees of PT Y Semarang, with a sample of 28 individuals selected through purposive sampling and divided into intervention and control groups. The results showed that prior to the intervention, 64.3% of participants had poor knowledge, which improved to 78.6% having sufficient knowledge following the program. Positive attitudes also increased significantly from 57.1% to 100%. Statistical analysis confirmed that the health promotion program had a significant effect on both knowledge ($p = 0.008$) and attitudes ($p = 0.015$) toward hypertension prevention. The implementation of a peer education-based health promotion program effectively improves knowledge and attitudes toward hypertension prevention among employees at PT Y Semarang.<br /><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Health Promotion, Knowledge, Attitude, Hypertension Prevention, Employess</em><br /><br /><br /></p> 2026-07-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan https://jurnal.unw.ac.id/index.php/PJ/article/view/4220 Efektivitas Program Psikoedukasi Pubertas Sehat dalam Mengoptimalkan Citra Tubuh Positif pada Remaja SMP 2025-07-14T05:39:53+00:00 Nur Rohmah Hidayatul Qoyyimah [email protected] Farah Farida Tantiani [email protected] Aryudho Widyatno [email protected] Syafira Putri Giriansyah [email protected] Chaty Trizka Anggini [email protected] <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Isu ketidakberterimaan mengenai kondisi fisik penting menjadi perhatian terutama pada remaja SMP. Remaja SMP yang menilai fisik dirinya secara negatif akan rentan memiliki citra tubuh negatif sehingga minder. Apalagi untuk remaja yang hidup secara mandiri di asrama/di pesantren. Hal ini menjadi kesempatan untuk mengedukasi para remaja SMP mengenai perubahan di masa remaja khususnya masa pubertas serta permasalahan yang umum terjadi dan mengenalkan cara menyikapi perubahan secara positif melalui psikoedukasi pubertas sehat. Tujuan penelitian ini untuk menguji efektivitas program psikoedukasi pubertas sehat dalam mengoptimalkan citra tubuh positif remaja SMP. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain <em>one group pretest-posttest</em>. Subjek penelitian adalah satu kelompok terdiri dari 65 siswa kelas VII SMP Sabilurrosyad Malang yang diambil dengan teknik <em>purposive sampling</em>. Subjek berada di fase awal remaja, telah atau belum mengalami ciri khas pubertas. Variabel pada penelitian ini meliputi citra tubuh positif sebagai variabel terikat dan program psikoedukasi pubertas sehat sebagai variabel bebas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner citra tubuh positif. Instrumen citra tubuh positif diberikan sebelum dan setelah psikoedukasi dilakukan. Teknik analisis data menggunakan uji <em>Paired T-test</em>. Hasil nilai rata-rata citra tubuh positif mengalami peningkatan dari sebelum ke sesudah diberi psikoedukasi, yakni dari 82,7385 menjadi 84,2769. Hasil uji hipotesis terbukti secara signifikan dengan nilai t(64) = -2,053, <em>p</em>= 0,044 &lt; 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program psikoedukasi pubertas sehat efektif dalam mengoptimalkan citra tubuh positif siswa remaja SMP Islam Sabilurrosayad Malang. Program ini dapat menjadi salah satu program pembentukan konsep diri positif siswa sehingga mereka menjadi pribadi yang percaya diri, berkarakter kuat dan berjiwa pemimpin sebagaimana yang diharapkan sekolah.</p> <p> </p> <p><strong>Kata kunci:</strong> Citra Tubuh Positif, Psikoedukasi, Pubertas, Remaja, Intervensi Berbasis Sekolah<br /><br /></p> <p><strong><em>ABSTRACT </em></strong></p> <p>The issue of physical unacceptability is an important concern, especially for adolescents in junior high school. Adolescents who judge their physical self negatively will be vulnerable to having a negative body image, resulting in inferiority. Especially for adolescents who live independently in dormitories / in pesantren. This is an opportunity to educate adolescents about changes in adolescence, especially puberty and the problems that commonly occur and introduce how to respond to changes positively through healthy puberty psychoeducation. The purpose of this study was to examine the effectiveness of a healthy puberty psychoeducation program in optimizing a positive body image of junior high school adolescents. The method used was quasi-experiment with one group pretest-posttest design. The research subjects were one group consisting of 65 seventh grade students of Sabilurrosyad Junior High School Malang who were taken by purposive sampling technique. Subjects are in the early phase adolescent, have or have not experienced the characteristics of puberty. The variables in this study include positive body image as the dependent variable and healthy puberty psychoeducation program as the independent variable. Data collection was carried out using a questionnaire to measure respondent characteristics and a positive body image instrument translated from PBIAS (Positive Body Image among Adolescents Scale) from Maes et al (2021). The positive body image instrument was given before and after psychoeducation was conducted. The data analysis technique used the Paired T-test. The average value of positive body image has increased from before to after being given psychoeducation, namely from 82.7385 to 84.2769. The results of hypothesis testing proved significant with a t(64) = -2,053, p value = 0.044 &lt;0.05. Thus it can be concluded that the healthy puberty psychoeducation program is effective in optimizing a positive body image of students in SMP Islam Sabilurrosyad Malang. This program can be one of the programs for forming a positive self-concept in students so that they become confident individuals with strong character and leadership qualities as expected by school.</p> <p> </p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Positive Body Image, Psychoeducation, Puberty, Teenagers, School-based Intervention</em></p> 2026-07-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan