Hubungan Kontrasepsi Hormonal terhadap Tekanan Darah di Puskesmas Leyangan Tahun 2018

Authors

  • Ari Widyaningsih Universitas Ngudi Waluyo
  • Isfaizah Isfaizah Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijm.v2i1.143

Abstract

Kontrasepsi hormonal merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dan reversibel untuk mencegah terjadinya konsepsi. Hormon estrogen dan progesteron memberikan umpan balik, terhadap kelenjar hipofisis melalui hipotalamus sehingga terjadi hambatan terhadap perkembangan folikel dan proses ovulasi. Perubahan tekanan darah tinggi dapat terjadi pada 5% pemakaian kontrasepsi hormonal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan penggunaan jenis kontrasepsi hormonal suntik dengan tekanan darah. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik di Wilayah kerja Puskesmas Leyangan. Tehnik sampling dengan accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 92 akseptor KB suntik. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariate menggunakan chi square. Lebih dari sepertiga responden memiliki tekanan darah sistole tinggi (35.9%) dan tekanan diastole tinggi (27.2%), menggunakan kontrasepsi suntik kombinasi (52.2%). Ada hubungan antara penggunaan jenis kontrasepsi suntik dengan tekanan darah sistole, namun tidak ada hubungan antara penggunaan jenis kontrasepsi suntik dengan tekanan darah diastole (p=0.037, p=0.165). Kontrasepsi hormonal suntik kombinasi tidak terlalu berpengaruh dalam tekanan darah, sehingga lebih aman digunakan untuk mencegah kehamilan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Ari Widyaningsih, Universitas Ngudi Waluyo

DIV Kebidanan

Isfaizah Isfaizah, Universitas Ngudi Waluyo

DIV Kebidanan

References

Affandi, Biran.2012. Buku Pelayanan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Anggraini Y dan Martini. 2012. Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta:

Arima H, Murakami Y, Larn TH, Kim HC, Ijeshima H, Woo J, Suh I, Fang X, Woodward M. 2012. Asia Pacific Cohort Studies Collaboration: Effect of prehypertension and hypertension subtype on cardiovascular desease in the asia-Pacific Region. Hypertension 59: 1118-1123.

Bairey Merz CN, Johnson BD, Sharaf BL, Bittner V, Berga SL, Braunstein GD. 2003. Hypoestrogenemia of hypothalamic origin and coronary artery desease in premenopausal woman: a report from the NHLBI-Spomsored WISE Study. J Am Coll Cardiol 41(3):413-419.

Baziad, A. 2008. Kontrasepsi Hormonal. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Chiu CL, Lujic S, Thomton C, O’Loughlin A, Makris A, Hennessy A. 2012. Menopausal hormonal therapy is associated with having high blood pressure in postmenopausal women:observational cohort study. PLoS One 7(7): e40260.

Corwin, Elizabeth J. 2009. Buku Saku Patofisologi edisi 3. EGC : Jakarta.

Coylewright M, Reckelhoff JF, Ouyang P. 2008. Menopause and hypertension: an age-old debate. Hypertension 51: 952-959.

Du Y, Melchert HU, Schafer-Korting M. 2007. Use of oral contraceptives in Germany: prevalence, determinants and use-associated health correlates. Result of national health survey from 1984 to 1999. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol 134: 57-66.

Foryst-Ludwig A, Kintscher U. 2010. Metabolic impact of estrogen signaling through ERalpha and ERbeta. J Steroid Biochem Mol Biol 122: 74-81.

Handayani, S. 2010. Buku Ajar Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta : Pustaka Rihama

Hartanto. 2010. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. http://www.yukitabaca.com/2014/04/efek-samping-kb-suntik-3-bulan-.html (diakses tanggal 5 Mei 2018)

Irianto K. 2014. Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular Panduan Klinis. Bandung: Alfabeta

Kowalak, Wels, Mayer, 2011. Buku Ajar Patofisiologi. Jakarta: EGC

Downloads

Published

2019-03-29

How to Cite

Widyaningsih, A., & Isfaizah, I. (2019). Hubungan Kontrasepsi Hormonal terhadap Tekanan Darah di Puskesmas Leyangan Tahun 2018. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 2(1). https://doi.org/10.35473/ijm.v2i1.143

Issue

Section

Articles