Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi dengan Status Gizi Balita

Authors

  • Sundari Sundari Universitas Ngudi Waluyo Ungaran
  • Yulia Nur Khayati Prodi D3 Kebidanan

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijm.v3i1.343

Abstract

 

Abstrak

Menurut Badan Penelitiandan Pengembangan Kesehatan dalam Riset Kesehatan Dasar 2013 tercatat jumlah balita di Indonesia sebanyak 26,7 juta. Dari jumlah tersebut 17,9% atau 4,7 juta balita menderita gizi kurang dan 5,4% atau 1,3 juta balita menderita gizi buruk. Gizi kurang berdampak langsung terhadap kesakitan, kematian dan juga berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan intelektual dan produktivitas.. Dampak lain dari gizi kurang adalah menurunkan produktivitas yang diperkirakan antara 20-30%. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan faktor pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dengan status gizi balita.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan crossectional. Penelitian dilaksanakan bulan Juni-Agustus 2019 di wilayah Desa Gogik, Kec. Ungaran Barat Kab. Semarang. Sampel dipilih dengan teknik Prposif sampling sebesar 80 ibu dan 80 balita berumur 13-60 bulan. Variabel bebas: pengetahuan. Variabel terikat: status gizi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Chi square.

Hasil penelitian menunjukkan karakteristik  subjek penelitian sebagian besar dalam kategori usia reproduksi sehat yaitu 68 (85%), sebanyak 53 (66%) adalah bekerja, sebanyak 39(48,8%) memiliki tingkat pendidikan dasar dan  sebanyak 44 (55%) memiliki pendapatan kurang dari UMR. Sebanyak 39 (48,8%) subjek penelitian  memiliki tingkat pengetahuan tentang gizi balita dalam kategori baik, sebanyak 58 (72.5%) subjek penelitian memiliki status gizi dalam kategori normal. Secara statistik terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita dengan nilai p = 0.000 < dari 0.05.

Sebagian besar subjek penelitian memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik, dan sebagian besar subjek penelitian memiliki status gizi dalam kategori normal. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita.

Kata Kunci : Pengetahuan, Gizi seimbang, Status Gizi, Balita

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Sundari Sundari, Universitas Ngudi Waluyo Ungaran

Prodi S1 Kebidanan,

Yulia Nur Khayati, Prodi D3 Kebidanan

Universitas Ngudi Waluyo

References

Almatsier, S., 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Gramedia Pustaka

Rakhmawati, N.Z., 2014. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Perilaku Pemberian Makanan Anak Usia 12-24 bulan. Journal of Nutrition College

Departemen Kesehatan RI., 2007. Buku Panduan Kesehatan Ibu dan Anak Program Departemen Kesehatan RI. Jakarta : Departemen Kesehatan RI.

Sartika, R.A.D., 2010. Analisis Pemanfaatan Program Pelayanan Kesehatan Status Gizi Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 5 : 77 - 83.

Frost & Michelle B., 2005. Maternal Education and Child Nutritional Status in Bolivia: finding the links. Social Science & Medicine. 395-407.

Supariasa, Nyoman, I.D, et al (2012). Penilaian Status Gizi. Jakarta.EGC

Proverati, A, Asfuah, S (2009). Buku Ajar Gizi untuk Kebidanan. Yogyakarta:Nuha Medika

Pahlevi, A.E (2012). Determinan Status Gizi Pada Siswa Sekolah Dasar. KEMAS 7 (2) 122-126. http://Journal.unnes.ac.id. Diakses 21 Oktober 2019

Susilawati, E & Himawati, A.2017. Hubungan Tingkat pengetahuan Ibu Tentang Gizi Seimbang Dengan Status Gizi Balita. Jurna Kebidanan. ISSN. 2089-7669. 6: 21-25

Downloads

Published

2020-03-06

How to Cite

Sundari, S., & Khayati, Y. N. (2020). Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi dengan Status Gizi Balita. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 3(1). https://doi.org/10.35473/ijm.v3i1.343

Issue

Section

Articles