Korelasi Waktu Pemberian Kalsium, dan Kepatuhan Konsumsi Kalsium dengan Kejadian Resiko Tinggi Pre Eklamsia Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat

Authors

  • Reni Nofita Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten
  • Friska Rezaputri Anjansari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijm.v1i1.39

Abstract

Menurut data yang dikeluarkan WHO, kekurangan kalsium bisa menyebabkan 200 jenis penyakit. Pada ibu hamil kekurangan kalsium dapat beresiko terhadap kejadian preeklamsia pada kehamilan. Hipotesis yang menyatakan kalsium merupakan faktor predisposisi pertama kali disebutkan pada tahun 1980. Hal ini juga terbukti dari hasil penelitian sebelumnya oleh Hofmyer dan kawan-kawan, suplemen kalsium selama kehamilan memiliki efek yang signifikan untuk menurunkan resiko preeklamsia hampir 65%. Angka kejadian preeklampsia di Indonesia mencapai 128.273 per tahun atau sekitar 5,3%. Hal tersebut sesuai dengan insidensi preeklampsia yang terjadi di negara berkembang lainnya yaitu sekitar 1,8% - 18%. Preeklamsia pada kehamilan berpotensi membahayakan ibu dan janin yang sedang dikandungnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi waktu pemberian kalsium, kepatuhan konsumsi kalsium dengan kejadian resiko tinggi preeclampsia  ibu hamil di Wilayah kerja puskesmas Ciputat. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional study. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Ciputat, Situ Gintung, Jombang dan Kampung Sawah. Sampel penelitian sebanyak 88 ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Ciputat, Situ Gintung, Jombang dan Kampung Sawah. Ditentukan dengan proporsi cluster dari setiap puskesmas yang diteliti. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan buku kunjungan ANC. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 69,3% beresiko mengalami preeklamsia, sebanyak 46 responden (52,3%) ibu hamil lebih banyak dengan paritas multipara dibanding primipara, sebanyak 49 responden (55,7%) memiliki lila > 23,5 cm, sebanyak 62 responden (70,5%) memiliki tinggi badan > 145 cm, dan 43.1% responden waktu pemberian kalsium paling banyak diberikan pada usia kehamilan 13 sampai 28 minggu (Trimester 2), serta kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi kalsium berdasarkan data penelitian lebih banyak pada ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi kalsium yaitu sebesar 53,3%. Sementara hasil uji statistic didapatkan hasil  tidak terdapat hubungan yang signifikan antara waktu pemberian kalsium dengan kejadian resiko tinggi preeklamsia dengan p value 0,343 dan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi kalsium dengan kejadian resiko tinggi preeklamsia dengan p value 0,012.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Reni Nofita, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Friska Rezaputri Anjansari, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banten

References

Indonesia Sehat . RI, Depkes. Jakarta : Jurnal Of Publish, 2010.

Omotayo MO, Dickin KL, O’Brien KO, Neufeld LM, De Regil LM, Stoltzfus RJ. Calcium Supplementation to Prevent Preeclampsia: Translating Guidelines into Practice in Low-Income Countries. Adv Nutr [Internet]. 2016;7(2):275–8. Available from: http://www.scopus.com/inward/record.url?e id=2-s2.0- 84961626022&partnerID=tZOtx3y1

Manuaba. Pengaruh Kalsium Pada Perkembangan Janin .Jakarta : EGC, 2010.

Pengetahuan Kalsium Pada Ibu Hamil .Karo, Mari RB. Jogya : Jurnal Of Publish, 2011.

Notoatmodjo, S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2010.

Pengaruh Umur Ibu Hamil Dengan Kejadian Resiko Tinggi. Rahayu.ID. Jogyakarta : EGC, 2010

Karta,M.K. Pengaruh Preeklamsia Pada Primigravida. Banten :FKUI, 2005. Diakses http://eprints.ums.ac.id/4063/2/J500060022.pdf

Saefuddin, Resiko Tinggi Pada Kehamialn Edisi I, Jakarta : EGC, 2008

Rusleena. Resiko Tinggi Pada Kehamilan. Jakarta : Nuha Medika, 2010

Thron. Buku Ajaran Kebidanan. Bandung : EGC, 2004

Robert. Pengaruh Kalsium. Jogyakarta : EGC : 2003

Konsumsi Kalsium Selama Masa Kehamilan,. Hollowell.J. America Of Publish : 2011

Rizikhan. Kehamilan Dengan Preeklamsia. Banten : Nuha Medika, 2007

Purira. Kepatuhan Konsumsi Kalsium. Bandung : EGC, 2010

Manuaba . Pengaruh Kalsium Pada Pekembangan Janin. Jakarta : EGC, 2008.

Purnasari.G, Briawan. D, Dwiriani.C.M. Kepatuhan konsumsi suplemen kalsium serta hubungannya dengan tingkat kecukupan kalsium pada ibu hamil di kabupaten jember. Jurnal Kesehatan Reproduksi (ISSN 2087-703X) - Vol 7, No. 2, (2016).

Surya.K.N. Studi Literatur Kadar kalsium pada preeklamsi. Di akses melalui https://fk.unud.ac.id/obgin/wp-content/uploads/2015/04/Kadar_Kalsium_pada_Preeklampsia.pdf. Tanggal, 25 Desember 2016.

Mulya. F.M., Bahar. H. Hubungan Asupan Suplemen Kalsium pada Ibu Hamil dengan Panjang Bayi Saat Lahir di Wilayah Cengkareng Jakarta Barat. Nutrire Diaita Volume 6 Nomor 2 Oktober 2014. Diakses file:///D:/Master/Downloads/1266-2559-1-SM.pdf

Downloads

Published

2018-11-14

How to Cite

Nofita, R., & Anjansari, F. R. (2018). Korelasi Waktu Pemberian Kalsium, dan Kepatuhan Konsumsi Kalsium dengan Kejadian Resiko Tinggi Pre Eklamsia Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 1(1). https://doi.org/10.35473/ijm.v1i1.39

Issue

Section

Articles