Dukungan Keluarga dan Efikasi Diri pada Ibu Menyusui Yang Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa

Family Support and Self-Efficacy Among Working Breastfeeding Mothers in the Working Area of Ambarawa Public Health Center

Authors

  • Melly Irmawati Universitas Ngudi Waluyo
  • Eko Mardiyaningsih Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijm.v9i1.4714

Keywords:

Efikasi Diri, ASI Ekasklusif, Breastfeeding Self Efficacy, Dukungan Keluarga

Abstract

Exclusive breastfeeding plays a crucial role in improving maternal and infant health and reducing infant mortality. However, the coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia remains suboptimal, including in the working area of Ambarawa Public Health Center, which only reaches 52%. Working mothers face challenges such as limited time, inadequate lactation facilities in the workplace, and psychological pressures that may lower self-efficacy. Family support is considered an external factor that enhances maternal self-efficacy, yet previous studies have reported varying findings. Therefore, this study was conducted to examine the relationship between family support and self-efficacy among working breastfeeding mothers. This was a quantitative analytical correlational study with a cross-sectional design involving 86 working breastfeeding mothers selected through total sampling. Standardized Family Support and Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF) questionnaires were used. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with Pearson’s correlation test. Most respondents were aged 20–35 years (93%), had a high school education (58.1%), worked as private employees (54.7%), and had two children (54.7%). Family support was categorized as moderate (52.3%), while maternal self-efficacy was also moderate (83.7%). Pearson’s correlation test showed p = 0.000 and r = 0.614, indicating a significant positive relationship between family support and maternal self-efficacy. Family support is significantly associated with the self-efficacy of working breastfeeding mothers. Health professionals, particularly nurses, are recommended to involve families in efforts to improve maternal self-efficacy and the success of exclusive breastfeeding.

 

Abstrak

ASI eksklusif berperan penting dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi serta mengurangi angka kematian bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum optimal, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa yang hanya mencapai 52%. Ibu menyusui yang bekerja menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu, kurangnya fasilitas laktasi di tempat kerja, serta tekanan psikologis yang dapat menurunkan efikasi diri. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor eksternal yang mendorong peningkatan efikasi diri ibu menyusui, namun hasil penelitian sebelumya menunjukkan temuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pemelitian ini dilakukan untuk memastikan hubungan antara dukungan keluarga dan efikasi diri pada ibu menyusui yang bekerja. Penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional pada 86 ibu menyusui yang bekerja, dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner baku Dukungan Keluarga dan Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji korelasi Pearson guna mengetahui hubungan antar variabel. Mayoritas responden berusia 20–35 tahun (93%), berpendidikan SMA/sederajat (58,1%), bekerja sebagai karyawan swasta (54,7%), dan memiliki dua anak (54,7%). Dukungan keluarga yang diterima responden tergolong sedang (52,3%), sedangkan efikasi diri ibu menyusui juga berada pada kategori sedang (83,7%).  Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai p = 0,000 dan r = 0,614, yang berarti terdapat hubungan positif signifikan antara dukungan keluarga dengan efikasi diri ibu menyusui. Dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan efikasi diri ibu menyusui yang bekerja. Tenaga kesehatan, khususnya perawat, disarankan melibatkan keluarga dalam upaya meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amini, P. et al. (2019) ‘The Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF): A validation study in Iranian mothers’, BMC Research Notes, 12(1), pp. 1–6. Available at: https://doi.org/10.1186/s13104-019-4656-7.

Bahriah, Y. and Kurniati, Y. (2024) ‘Hubungan Family Support Dan Breastfeeding Self Efficacy Pada Ibu Menyusui Pmb Yuli Bahriah’, Jurnal kesehatan dan pembangunan, 14(2).

Cahyalestari, H., Arya, I.D. and Gurnida, D.A. (2020) ‘Breastfeeding Self-Efficacy pada Ibu Menyusui di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung Tahun 2019’, eJournal Kedokteran Indonesia, 8(3). Available at: https://doi.org/10.23886/ejki.8.11542.

Dinas Kesehatan (2024) Data Kesehatan Kabupaten Semarang. Available at: https://statistikkominfo.semarangkab.go.id/dinas/ (Accessed: 27 October 2024).

Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang (2023) Profil Kesehatan Kabupaten Semarang 2023, Profil Kesehatan 2023. Kabupaten Semarang.

Isne Susanti, Yulia Vanda Editia and Mahardika Primadani (2024) ‘Determinan Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Bekerja: A Literature Review’, Jurnal Medika Nusantara, 2(1), pp. 311–324. Available at: https://doi.org/10.59680/medika.v2i1.936.

Jamaludin, H. et al. (2022) ‘Hubungan Efikasi Diri Ibu Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Waihaong, Kota Ambon’, PAMERI: Pattimura Medical Review, 4(1), pp. 27–35. Available at: https://doi.org/10.30598/pamerivol4issue1page27-35.

Kemenkes (2023) Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI), SKI, Kementrian Kesehatan RI.

Lestaluhu, V. (2023) ‘Hubungan Breastfeeding Self Efficacy Dan Dukungan Keluarga Dengan Keberhasilan Asi Eksklusif’, Bina Generasi : Jurnal Kesehatan, 15(1), pp. 56–61. Available at: https://doi.org/10.35907/bgjk.v15i1.296.

Mardiyaningsih, E., Purwaningsih, H. and Widodo, G.G. (2021) ‘Breastfeeding self-efficacy Ibu Post Seksio Sesarea’, Journal of Holistic Nursing Science, 8(1), pp. 54–60. Available at: https://doi.org/10.31603/nursing.v8i1.3509.

Ratnasari, D. et al. (2017) ‘Family support and exclusive breastfeeding among Yogyakarta mothers in employment’, Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 26(March), pp. S31–S35. Available at: https://doi.org/10.6133/apjcn.062017.s8.

Setiyani and Aniarti, R.P. (2025) ‘Hubungan Pengetahuan, Persepsi Budaya, Dukungan Keluarga Terhadap Self Efficacy Menyusui’, Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 9(1), pp. 1–10.

Timiyatun, E. and Oktavianto, E. (2021) ‘Dukungan Keluarga Berkorelasi Dengan Breastfeeding Self-Efficacy Pada Ibu Menyusui’, Jurnal Keperawatan Notokusumo (JKN), 9(2), pp. 24–34.

Trisnawati, R., Hamid, S.A. and Afrika, E. (2023) ‘Hubungan Pekerjaan Ibu, Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Punti Kayu Palembang Tahun 2022’, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(2), p. 2067. Available at: https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i2.3145.

Vinayastri, A., Rismayanti, D. and Pratiwi, C.R. (2021) ‘Self-efficacy ibu dalam pemberian ASI atas perilaku menyusui bayi’, Jurnal Penelitian dan Pengembangan. Pendidikan Anak Usia Dini, 8(November), pp. 87–92. Available at: https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jpppaud/article/view/11409.

Wardiah, A., Rilyani and Aeizandi, A. (2021) ‘Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Efikasi Diri Ibu Menyusui Dalam Memberikan ASI Eksklusif Di Puskesmas Sumur Batu Kota Bandar Lampung’, 3(4), pp. 626–635.

WHO (2021) Counselling of women to improve breastfeeding practices. Available at: https://www.who.int/publications/i/item/9789241550468.

WHO, I. (2024) Ibu Membutuhkan Lebih Banyak Dukungan Menyusui Selama Masa Kritis Bayi Baru Lahir, WHO. Available at: https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/01-08-2024-mothers-need-more-breastfeeding-support-during-critical-newborn-period (Accessed: 2 November 2024).

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

Melly Irmawati, & Mardiyaningsih, E. (2026). Dukungan Keluarga dan Efikasi Diri pada Ibu Menyusui Yang Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa : Family Support and Self-Efficacy Among Working Breastfeeding Mothers in the Working Area of Ambarawa Public Health Center. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 9(1), 110–117. https://doi.org/10.35473/ijm.v9i1.4714

Issue

Section

Articles