Hubungan Paritas dan Umur Kehamilan Terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil

The Relationship Between Parity and Gestational Age with the Incidence of Anemia in Pregnant Women

Authors

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijm.v9i1.4960

Keywords:

anemia, ibu hamil, paritas, umur kehamilan

Abstract

Anemia during pregnancy remains a public health problem that carries the risk of increasing maternal and neonatal morbidity, including preterm birth, low birth weight, and other obstetric complications. Parity and gestational age are thought to contribute to the incidence of anemia, but previous studies have shown inconsistent findings. This study aims to analyze the relationship between parity and gestational age with the incidence of anemia in pregnant women. This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach and utilized secondary data from the antenatal care (ANC) service register. The study population was all pregnant women registered at the TPMB "PA" in 2025. The sample was determined using a total sampling technique with 124 respondents who met the inclusion criteria. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis. The Chi-Square test was initially applied, and when the assumptions were not met (expected count <5), Fisher’s Exact Test was used with a significance level of  p<0.05. The results showed no significant relationship between parity and the incidence of anemia in pregnant women (Fisher’s Exact test, p = 0.457). Similarly, gestational age was not significantly associated with the incidence of anemia (Fisher’s Exact test, p = 0.598). Parity and gestational age were not significantly associated with the incidence of anemia in pregnant women. These findings indicate that anemia in pregnancy is multifactorial and may be influenced by other factors such as nutritional status, adherence to iron tablet consumption, and regular antenatal care (ANC) checkups. Therefore, anemia prevention efforts need to focus on optimizing nutritional needs, adherence to iron supplementation, and improving the quality of antenatal care.

 

Abstrak

Anemia selama kehamilan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berisiko meningkatkan morbiditas maternal dan neonatal, termasuk persalinan prematur, berat badan lahir rendah, serta komplikasi obstetri lainnya. Paritas dan umur kehamilan diduga berkontribusi terhadap kejadian anemia, namun hasil penelitian sebelumnya menujukkan temuan yang belum konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paritas dan umur kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil.  Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan memanfaatkan data sekunder dari register pelayanan antenatal care (ANC). Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di TPMB “PA” tahun 2025. Sampel ditentukan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden 124 orang yang memenuhi kriteria inklusi.  Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji Chi Square  digunakan pada tahap awal, dan apabila asumsi tidak terpenuhi (frekuensi harapan <5) maka digunakan uji Fisher’s Exact dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan (Fisher’s Exact test, p = 0.457). Demikian pula, umur kehamilan tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian anemia (Fisher’s Exact test, p = 0.598). Paritas dan umur kehamilan tidak berhubungan signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Temuan ini mengindikasikan bahwa anemia pada kehamilan bersifat multifaktorial dan dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti status gizi, kepatuhan konsumsi tablet Fe, serta keteraturan pemeriksaan ANC. Oleh karena itu, upaya pencegahan anemia perlu difokuskan pada optimalisasi pemenuhan gizi, kepatuhan suplementasi zat besi, dan peningkatan kualitas pelayanan antenatal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidah, S. N., & Anggasari, Y. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Tm Iii Di Bpm Kusmawati Surabaya. Journal of Health Sciences, 12(02), 99–108. https://doi.org/10.33086/jhs.v12i02.812

Ahmed, I., Elmugabil, A., Salih, M. M., Ali, L. E., Siniyeh, A. A., Khalifa, E. H., Hanafy, S. M., & Adam, I. (2025). Histomorphometric Analysis of the Human Umbilical Cord and Its Vessels in Pregnant Women with Anemia: A Case-Control Study. Nigerian Journal of Clinical Practice, 28(3), 367–372. https://doi.org/10.4103/njcp.njcp_648_24

Anggraeny, A., Risanti, E. D., Agustina, T., & Lestari, N. (2023). Correlation of Parity and Maternal Age with the Incidence of Anemia in Pregnant Women. Mutiara Medika Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 23(2), 123–128. https://doi.org/10.18196/mmjkk.v23i2.17905

Assegaf, S. N. Y. R. S., Zakiah, M., Nurmaninah, Latifa, S., Cahyawaty, P., Natalia, C. A., & Lira, S. N. (2023). Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kampung Dalam. Jurnal Vokasi Kesehatan, 9(1), 32–42. https://doi.org/https://doi.org/10.30602/jvk.v9i1.1102

Dinkes Bali. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Bali 2024. Balai Besar Sertifikasi Elektornik (BSrE).

Dinkes Buleleng. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Buleleng 2024. https://doi.org/10.24912/jssh.v1i1.24544213

Fitri, N. L., Sari HS, S. A., Nurhayati, S., Pakarti, A. T., Supardi, S., & Hasanah, U. (2023). Hubungan Usia Gestasi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(1), 57. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i1.519

Gozali, W. (2018). Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Buleleng III. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 2(1), 117–122. https://doi.org/10.23887/ijnse.v2i3.17448

Husna, A., Safitri, F., & Kasmanila. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Peukan Bada Aceh Besar. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(1), 263–271.

Jannah, D. R., Mahayani, I. A. M., Herlinawati, H., & Lestari, N. A. (2025). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan, Usia Kehamilan, dan Paritas dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Gunung Sari Lombok Barat Tahun 2023. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 13(1), 419. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v13i1.14603

Kemenkes RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2024. Jakarta.

Pratiwi, P. I., Emilia, O., & Kartini, F. (2018). The Effect Of Anemia On The Incidence Of Premature Rupture Of Membrane (Prom) In Kertha Usada Hospital, Singaraja, Bali. Belitung Nursing Journal, 4(3), 336–342. https://doi.org/10.33546/BNJ.391

Qomarasari, D., & Pratiwi, L. (2023). Hubungan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Klinik El’Mozza Kota Depok. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 14(2), 86–92. https://doi.org/https://doi.org/10.34035/jk.v14i2.1050

Wahyuni, R., Rohan, S., Puspita, L., Wardani, P. K., Triseptiana, A., Citra, D., Putri, Monica, Marfuah, W., Aquarista, A. P., Nurdiana, N., Pangestu, A., Octavia, R., Putri, Maharani, & Fitriyani, G. (2024). Penyuluhan Dampak Anemia Terhadap Kesehatan Ibu Dan Janin Selama Kehamilan Di Desa Waluyojati Tahun 2024. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu (ABDI KE UNGU), 7(1), 33–37. https://doi.org/10.30604/abdi.v7i1.1867

Wasono, H. A., Husna, I., Zulfian, & Mulyani, W. (2021). Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Beberapa Wilayah Indonesia. Jurnal Medika Mayahayati, 5, 59–66. http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/medika/article/download/3891/pdf

Wati, N. P. E. Y., & Aristasari, G. A. P. (2024). Relationship Between Characteristics of Pregnant Women and Incidence of Anemia at I Melaya Health Center, Bali Province. Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science, 7(2), 196. https://doi.org/10.24198/obgynia.v7i2.692

World Health Organization (2023) “WHO guideline on the prevention and management of anaemia in women of reproductive age,” World Health Organization.

WHO. (2025). Global Anaemia Estimates 2025. World Health Organization. https://www.who.int/data/gho

Widiastuti, R., Oktiyedi, F., & Sitorus, R. J. (2023). Analisis Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Uptd Puskesmas Kota Baturaja Kabupaten Oku. MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 18(2), 1–11. https://doi.org/10.61902/motorik.v18i2.929

Wijayanti, E. E., & Qonitun, U. (2021). The Correlation of Maternal Age and Gestational Age With Anemia in Pregnant Women At Puskesmas Meraurak, Tuban, East Java, Indonesia. International Journal of Midwifery Research, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.47710/ijmr.v1i1.2

Downloads

Published

2026-03-13

How to Cite

Pramitayani, N. K. G., Sekarini, N. N. A. D., & Pratiwi, P. I. (2026). Hubungan Paritas dan Umur Kehamilan Terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil: The Relationship Between Parity and Gestational Age with the Incidence of Anemia in Pregnant Women. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 9(1), 51–59. https://doi.org/10.35473/ijm.v9i1.4960

Issue

Section

Articles