Minat Ibu Nifas Dalam Keikutsertaan Kontrasepsi Mantap Wanita

Authors

  • Mariza Mustika Dewi STIKES KARYA HUSADA SEMARANG
  • Dyah Ayu Wulandari
  • Anita Indra Afriani
  • Rizqitha Rizqitha
  • Meika Jaya Rochmana
  • Ardhita Listya Fitriani
  • Susanti Susanti

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijm.v3i2.573

Abstract

Wanita yang sedang dalam masa nifas memerlukan asuhan diantaranya memberikan pendidikan kesehatan pada ibu berkaitan dengan gizi, menyusui, pemberian imunisasi pada bayinya, perawatan bayi sehat, dan KB (Keluarga Berencana). Kontrasepsi mantap wanita (tubektomi) adalah tindakan pada kedua saluran telur wanita yang mengakibatkan wanita tersebut tidak akan mendapat keturunan lagi. Efektifitas kontrasepsi mantap wanita yang baik tidak berbanding lurus dengan pengetahuan ibu nifas. Kurangnya minat ibu nifas dalam keikutsertaan kontrasepsi mantap wanita di wilayah kerja BPM Sri Margi Subekti Desa Jampiroso Kabupaten Temanggung menyebabkan angka kontrasepsi Mantap Wanita rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekplorasi pengetahuan, minat, dukungan, dan hambatan ibu nifas tentang kontrasepsi mantap wanita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam. Jumlah partisipan 5 ibu nifas yang berusia lebih dari 26 tahun, memiliki anak lebih dari 2, tidak ada kontra indikasi mengikuti kontrasepsi mantap wanita, serta dalam masa nifas yaitu kurang dari 42 hari. Pengetahuan ibu nifas tentang kerugian dan efek samping dari kontrasepsi mantap wanita masih belum maksimal. Dua dari lima partisipan berminat mengikuti kontrasepsi mantap wanita, tiga lainnya tidak berminat. Dukungan yang diberikan oleh ibu nifas berasal dari suami, keluarga, anak tertua, teman, maupun bidan. Hambatan yang dilalui ibu nifas berasal dari diri sendiri dan suami.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Mariza Mustika Dewi, STIKES KARYA HUSADA SEMARANG

MIDWIFERY DEPARTEMENT

References

Anonim. 2014. Waspadai Ledakan Penduduk, BKKBN Gandeng KUA. Dalam http://jatengprov.go.id/id/beritautama/waspadai-ledakan-pendudukbkkbn-gandeng-kua//.

Anonim. 2014. The World-Totally Fertility Rate 2014. Dalam http://www.geoba.se/population.php?pc=world&type=10&year=2014&st=ra nk&asde=&page=1//.

Deviyanti, Dea. 2013. Studi tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Kelurahan Karang Jati Kecamatan Balikpapan Tengah. Dalam http://ejournal.an.fisipunmul.org/jurnal-dea-05-24-13-09-0230//.

Jasmaniar. 2013. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Akseptor KB terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Implant di Puskesmas Simeulue. STIKES U’Budayah Banda Aceh.

Prawirohardjo, Sarwono. 2010. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Prawirohardjo, Sarwono. 2012. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi edisi 3. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Proverawati, Atikah. 2010. Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta : Nuha Medika.

SDKI. 2012. Laporan Pendahuluan SDKI 2012.

Septiwiyarsi. 2017. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Kontrasepsi Metode Operatif Wanita (MOW) di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2016. Scientia Journal. 6(2)

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : Rineka Cipta.

Sukmawati dkk, 2012. Gambaran Faktor Penghambat Pasangan Usia Subur Memilih Tubektomi Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu Dan Anak Siti Fatimah Makassar. E-learning UII

Sulastri, Sri dan Nirmalasari, Chichik. 2014. Hubungan dukungan suami dengan minat ibu dalam pemakaian kontrasepsi IUD di bergas. Jurnal Universitas Muhammadiyah Semarang.

Sulistyawati, Ari. 2011. Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Salemba Medika.

Yuhedi, Lucky Taufika dan Kurniawati, Titik. 2013. Kependudukan & Pelayanan KB. Jakarta : EGC.

Downloads

Published

2020-09-30

How to Cite

Dewi, M. M., Wulandari, D. A., Afriani, A. I., Rizqitha, R., Rochmana, M. J., Fitriani, A. L., & Susanti, S. (2020). Minat Ibu Nifas Dalam Keikutsertaan Kontrasepsi Mantap Wanita. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 3(2), 171–178. https://doi.org/10.35473/ijm.v3i2.573

Issue

Section

Articles