Indonesian Journal of Midwifery (IJM) https://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm <div class="body"> <div class="description"> <div style="border: 2px #444F71 solid; padding: 3px; background-color: #f0ffff; text-align: left;"> <ol> <li class="show">Nama Jurnal: Indonesian Journal of Midwifery (IJM)</li> <li class="show">Singkatan: IJM</li> <li class="show">Frekuensi: March and September</li> <li class="show">ISSN: Print <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1549449210&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2656-1506</a> | Online <a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1517931515&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2615-5095</a></li> <li class="show">Editor in Chief:Ida Sofiyanti</li> <li class="show">DOI: 10.35473/IJM</li> <li class="show">Akreditasi : Sinta 4</li> <li class="show">Penerbit: Universitas Ngudi Waluyo Prodi Kebidanan Program Sarjana dan Prodi Pendidikan Profesi Bidan</li> </ol> </div> <p>Indonesian Journal of Midwifery (IJM) is a journal of midwifery published by Department of Midwifery, LPPM Universitas Ngudi Waluyo annually in March and September. IJM welcomes any research-based as well as concept-based manuscripts dealing with its focus and scope</p> </div> </div> en-US <p>Copyright notice:</p> <ol> <li>Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/" target="_new">Creative Commons Attribution License</a>Â that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.</li> <li>Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.</li> </ol> <p>Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See <a href="http://opcit.eprints.org/oacitation-biblio.html" target="_new">The Effect of Open Access</a>)</p> [email protected] (Ida Sofiyanti) [email protected] (Eko Nur Hermansyah) Mon, 28 Sep 2026 13:34:32 +0000 OJS 3.3.0.22 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengaruh Pemberian Jus Tomat (Solanum Lycopersicum) Terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil https://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm/article/view/4372 <p><em>Anemia in pregnant women is one of the global health problems that affects both mothers and fetuses, leading to complications such as bleeding, premature birth, and low birth weight. Pregnancy-related anemia is generally caused by iron deficiency and inadequate nutritional intake. One non-pharmacological effort to overcome anemia is the consumption of tomato juice (Solanum lycopersicum), which contains vitamin C and iron. This study aimed to determine the effect of tomato juice administration on hemoglobin levels in pregnant women in Cianjur Regency. The study used a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The sample consisted of 24 pregnant women selected based on inclusion and exclusion criteria. The study was conducted in May 2025 and analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and the Paired Sample T-Test. The results showed that the mean hemoglobin level before the intervention was 11.5 g/dL and increased to 12.1 g/dL after the intervention. The Paired T-Test result showed a p-value of &lt;0.001 (p &lt; 0.05), indicating a significant effect of tomato juice on the increase in hemoglobin levels. This study concludes that tomato juice is effective in increasing hemoglobin levels and can be considered a non-pharmacological alternative to prevent anemia in pregnant women.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan global yang berdampak terhadap ibu dan janin, seperti risiko perdarahan, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Anemia pada kehamilan umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi dan asupan gizi yang tidak memadai. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi anemia secara non-farmakologis adalah dengan konsumsi jus tomat (Solanum Lycopersycum) yang mengandung vitamin C dan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus tomat terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di Kabupaten Cianjur. Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimen dengan rancangan one group pre-test and post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sebanyak 24 responden. Jumlah sampel sebanyak 24 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi diikut sertakan dalam penelitian ini. Kriteria inklusi meliputi ibu hamil trimester III dengan kondisi umum yang stabil, tidak memiliki penyakit kronis seperti diabetes melitus, mengonsumsi tablet Fe secara rutin, serta bersedia berpartisipasi dalam penelitian. Adapun kriteria eksklusi mencankup ibu hamil yang mengonsumsi suplemen tambahan diluar intervensi penelitian , memiliki alergi terhadap tomat, menderita penyakit tertentu seperti leukemia, autoimun, atau penyakit darah lainnya, serta mimiliki riwayat gastritis. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2025 dan dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk serta uji Paired Sample T-Test. Hasil menunjukkan kadar hemoglobin sebelum intervensi memiliki rerata 11,5 g/dL dan meningkat menjadi 12,1 g/dL setelah intervensi. Hasil uji Paired T-Test menunjukkan nilai p = &lt;0,001 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian jus tomat terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian jus tomat efektif meningkatkan kadar hemoglobin dan dapat menjadi alternatif intervensi non-obat dalam pencegahan anemia pada ibu hamil.</p> Arini Rahmatika Permana, Oktarina Sri Iriani, Dian Purnama Sari, Sri Hennyati A, Lina Herlina Copyright (c) 2026 Arini Rahmatika Permana, Oktarina Sri Iriani, Dian Purnama Sari, Sri Hennyati A, Lina Herlina https://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm/article/view/4372 Mon, 28 Sep 2026 00:00:00 +0000 Efektivitas Intervensi Gizi Terpadu Terhadap Penurunan Stunting di Indonesia: Tinjauan Sistematis https://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm/article/view/5041 <p><em>Stunting remains a significant public health problem in Indonesia and is influenced by various factors, such as inadequate nutritional intake, suboptimal parenting practices, and limited access to food and health services. Integrated nutrition interventions that integrate nutrition education, supplementary feeding, health behavior changes, and increased family food security are considered an important strategy to comprehensively address the determinants of stunting. This systematic review used the PRISMA method, searching articles from Science Direct, Semantic Scholar, and PubMed databases published between 2015 and 2025. Nine scientific articles were analyzed out of 745 found to understand the effectiveness of integrated nutrition interventions on stunting in Indonesia. The review results indicate that integrated nutrition interventions improve energy and protein adequacy, dietary diversity, and parental nutrition knowledge and practices. Several studies also reported improvements in anthropometric indicators such as the Height-for-Age Z-score (HAZ) and a reduction in stunting prevalence, although the impact on linear growth was not always significant in the short term. Integrated nutrition interventions are effective in improving the main determinants of stunting and have the potential to support accelerated stunting reduction in Indonesia.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti asupan gizi yang tidak adekuat, praktik pengasuhan yang kurang optimal, serta keterbatasan akses pangan dan layanan kesehatan. Intervensi gizi terpadu yang mengintegrasikan edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, perubahan perilaku kesehatan, dan peningkatan ketahanan pangan keluarga dipandang sebagai strategi penting untuk mengatasi determinan stunting secara komprehensif. Tinjauan sistematis ini menggunakan metode PRISMA dengan melakukan pencarian artikel dari database Science Direct, Semantic Scholar, dan PubMed, yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025. sebanyak 9 artikel ilmiah dianalisis dari 745 artikel yang ditemui untuk memahami efektivitas intervensi gizi terpadu terhadap stunting di Indonesia. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa intervensi gizi terpadu meningkatkan kecukupan energi dan protein, keragaman pangan, serta pengetahuan dan praktik pengasuhan gizi pada orang tua. Beberapa studi juga melaporkan peningkatan indikator antropometri seperti Height-for-Age Z-score (HAZ) dan penurunan prevalensi stunting, meskipun dampak terhadap pertumbuhan linear tidak selalu signifikan dalam jangka pendek. Intervensi gizi terpadu efektif dalam memperbaiki determinan utama stunting dan berpotensi mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia.</p> Ni Putu Antawini, Kadek Tresna Adhi Copyright (c) 2026 Ni Putu Antawini, Kadek Tresna Adhi https://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm/article/view/5041 Mon, 28 Sep 2026 00:00:00 +0000