Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Lama Rawat Inap Pada Pasien Ckb di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Tahun 2021

Authors

  • Maria Novita Sari STIKES Cendekia Utama Kudus
  • Galia Wardha Alvita STIKES Cendekia Utama Kudus

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijnr.v5i2.1449

Abstract

Severe head injury or traumatic brain injury is currently one of the most common causes of disability and death globally since the head is the most crucial part of humans. There are several factors that can affect severe head injury patients with acute subdural haemorrhage, i.e. the time between trauma and evaluation of bleeding. Based on observations made at the Mardi Rahayu Kudus Hospital test.This growth depended on the triggering factors in the realm of health services. This study aims to determine the factors related to the length of hospitalization of TBI patients at Mardi Rahayu Kudus Hospital. The type of this research is Retrospective with a cross-sectional study design. The population in this study were all patients diagnosed with TBI at Mardi Rahayu Kudus Hospital. The sampling technique used Total Sampling, and the total sample was 52 respondents. The data analysis technique used the Spearman Rank test. The results of this study obtained the age (p 0.001, rho 0.500); gender (p 0.28, rho 0.150); GCS (p 0.001 rho -0.662); RBG (p 0.001 rho 0.5) factors. Age factor, gender factor, GCS factor, RBG factor affect the length of stay of CKB patients.

Author Biography

Maria Novita Sari, STIKES Cendekia Utama Kudus

Perawat RS MardiRahayu Kudus

References

Agnes Silvina, E. ,. (2020). Majamen Cedera Kepala. Malang: Ahlimedia press.

Amilia, S. (2019). Lama Rawat pada Pasien Dengan Cedera Kepala Ringan. Holistik Jurnal Kesehatan, 136-142.

Balibangkes. (2015). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. 136-139.

Dewanto, G., Wita J, S., Riyanto, B., & Turana, Y. (2009). Panduan Praktis Diagnosis & Tatalaksana Penyakit Saraf. Jakarta: Kedokteran EGC..

Hanura, A. (2017). Status Fisiologis Pasien Cedera Kepala di IGD RSUD Ulin Bajarmasin. Jurnal Dinamika Kesehatan , 8(1).

Jiang, J. (2013). Head Trauma in China , Injury. Int.J.Care Injured 44, 1453-1457.

Li, M. (2016). Epidemiology of traumatic brain injury. General Medicine, 1-14 volume 4.

Millatina, E. N. (2019). Gambaran care dependency pada pasien postcraniotomy di Rumh Sakit Daerah DR Soebandi Jember. 1-6. Retrieved Juni 2021

Moh. Ubaidillah, a. T. (2016). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OUTCOME PASIEN CEDERA KEPALA BERDASARAKAN FIM. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OUTCOME PASIEN CEDERA KEPALA , 238-244.

Osler, T. C. (2016). The Differential Mortality of Glasgow Coma Score in Patient with and without Head Injury. Internasional Journal Care Injured, 30:7.

Pranataa, L., & faro, A. I. (2021). MANAJEMEN KEPERAWATAN"KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN". Sumatera Barat: INSAN CENDEKIA MANDIRI..

Rawis, M. L., Ch.Lalenoh, D., & T.Kumaat, L. (2016). Profil Pasien cedera kepala sedang dan berat yang dirawat di ICU dan HCU. Jurnal e-Clinic (eCI, 3-4.

Rochfika. (2019). Percutanus Coronary Intervention. Ponorogo: Uwais Inpirasi Indonesia.

Ruth I. Hansten, M. J. (2019). Kecakapan Pendelegasian Keperawatan. Jakarta: EGC.

Sastrodiningrat, A. G. (2006). Memahami faktor-Faktor yang mempengaruhi prognosa cedera kepala berat. Suplemen Majalah Kedokteran Nusantara , Volume 39 N0.3.

Sipayung, N. P. (2015). GCS sebagai prediktor length of stay pasien CKR di RSU Pringadi Medan. INJEC, 136-137.

Agnes Silvina, E. ,. (2020). Majamen Cedera Kepala. Malang: Ahlimedia press.

Amilia, S. (2019). Lama Rawat pada Pasien Dengan Cedera Kepala Ringan. Holistik Jurnal Kesehatan, 136-142.

Balibangkes. (2015). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. 136-139.

Dewanto, G., Wita J, S., Riyanto, B., & Turana, Y. (2009). Panduan Praktis Diagnosis & Tatalaksana Penyakit Saraf. Jakarta: Kedokteran EGC.

Hanura, A. (2017). Status Fisiologis Pasien Cedera Kepala di IGD RSUD Ulin Bajarmasin. Jurnal Dinamika Kesehatan , 8(1).

Kepmenkes. (2009). Standar Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Li, M. (2016). Epidemiology of traumatic brain injury. General Medicine, 1-14 volume 4.

Maharani, S. A. (2020). Faktor- faktor yang mempengaruhi lama rawat inap. Jurnal Human Care, 577-587.

Millatina, E. N. (2019). Gambaran care dependency pada pasien postcraniotomy di Rumh Sakit Daerah DR Soebandi Jember. 1-6. Retrieved Juni 2021

Moh. Ubaidillah, a. T. (2016). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OUTCOME PASIEN CEDERA KEPALA BERDASARAKAN FIM. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OUTCOME PASIEN CEDERA KEPALA , 238-244.

Nopianto, H. (2012). Faktor- Faktor yang Berpengaruh Terhadap Lama Rawat Inap Pada Pasien Demam Berdarah Dengue di RSUP DR Kariadi Semarang. Jurnal Kedokteran , 2-6.

Nurfaise. (2012). Hubungan Derajat Cedera Kepala dan Gamabaran CT-SCAN pada penderita cedera kepala .

.Osler, T. C. (2016). The Differential Mortality of Glasgow Coma Score in Patient with and without Head Injury. Internasional Journal Care Injured, 30:7.

Potter, &. P. (2006). Fundamental Keperawatan. EGC.

Pranataa, L., & faro, A. I. (2021). MANAJEMEN KEPERAWATAN"KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN". Sumatera Barat: INSAN CENDEKIA MANDIRI.

Rawis, M. L., Ch.Lalenoh, D., & T.Kumaat, L. (2016). Profil Pasien cedera kepala sedang dan berat yang dirawat di ICU dan HCU. Jurnal e-Clinic (eCI, 3-4.

Riskesdas. (2018, Maret). PM,PTM KESWA. Retrieved from https://Kesmas.Kemkes.go.id

Rochfika. (2019). Percutanus Coronary Intervention. Ponorogo: Uwais Inpirasi Indonesia.

Ruth I. Hansten, M. J. (2019). Kecakapan Pendelegasian Keperawatan. Jakarta: EGC.

Sastrodiningrat, A. G. (2006). Memahami faktor-Faktor yang mempengaruhi prognosa cedera kepala berat. Suplemen Majalah Kedokteran Nusantara , Volume 39 N0.3.

Sigalinggung, Y. E. (2018). Karakteristik Cedera Kepala di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. 30-31.

Sipayung, N. P. (2015). GCS sebagai prediktor length of stay pasien CKR di RSU Pringadi Medan. INJEC, 136-137.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suma'mur. (2014). Higene Perusahaab dan kesehatan kerja ( Hiperkes) Edisi 2 . 150-153.

Swarjana, I. (2015). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: ANDI Pub.

Verra Apriawanti, S. G. (2019). Hubungan antara Glasgow Coma Scale dan Lama Perawatan pada Pasien Cedera Kepala denagn Perdarahan Subdural. Jurnal Kesehatan Khatulistiwa , 689-690

Riskesdas. (2018, Maret). PM,PTM KESWA. Retrieved from https://Kesmas.Kemkes.go.id

Downloads

Published

2022-11-23

How to Cite

Sari, M. N., & Alvita, G. W. (2022). Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Lama Rawat Inap Pada Pasien Ckb di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Tahun 2021. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 5(2), 85–89. https://doi.org/10.35473/ijnr.v5i2.1449

Issue

Section

Articles