Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Skizofrenia dengan Masalah Risiko Perilaku Kekerasan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijnr.v6i2.2358

Keywords:

Asuhan keperawatan, skizofrenia, risiko perilaku kekerasan, terapi relaksasi otot prgresif

Abstract

Schizophrenia is a severe and chronic mental disorder that can cause positive and negative symptoms. One of the positive symptoms of schizophrenia, namely disorganized speech, is a manifestation of the risk of violent behavior. The risk of violent behavior is a form of expression of anger that is expressed excessively and uncontrollably verbally to the point of injuring the individual himself, other people or damaging the environment. This is motivated by an increase in the risk of violent behavior from 2021 to 2022 reaching 1422 patients. There is a fairly high increase, so there will be the application of progressive muscle relaxation therapy to control the patient's anger. The case study was carried out for five days from March 14 to March 18 2023 with the aim of knowing the implementation of nursing care for schizophrenic patients with a risk of violent behavior through progressive muscle relaxation therapy. Involving one subject using a descriptive method. The results obtained after doing progressive muscle relaxation therapy, the patient's self-control increased with decreased verbalization of swearing, decreased behavior that damaged the surrounding environment, decreased aggressive behavior, decreased loud voices, decreased sharp speech.

Abstrak

 

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat dan kronis yang dapat menimbulkan gejala positif dan negatif. Salah satu gejala positif skizofrenia, yaitu bicara tidak teratur, merupakan manifestasi dari risiko perilaku kekerasan. Risiko perilaku kekerasan merupakan suatu bentuk ekspresi kemarahan yang diungkapkan secara berlebihan dan tidak terkendali secara verbal hingga melukai individu itu sendiri, orang lain, atau merusak lingkungan. Hal ini dilatarbelakangi oleh peningkatan risiko perilaku kekerasan pada tahun 2021 hingga 2022 mencapai 1422 pasien. Terdapat peningkatan yang cukup tinggi sehingga akan dilakukan penerapan terapi relaksasi otot progresif untuk mengendalikan amarah pasien. Studi kasus dilakukan selama lima hari pada tanggal 14 Maret s/d 18 Maret 2023 dengan tujuan untuk mengetahui pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan melalui terapi relaksasi otot progresif. Melibatkan satu subjek dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil yang didapat setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif, kontrol diri pasien meningkat dengan penurunan verbalisasi makian, penurunan perilaku merusak lingkungan sekitar, penurunan perilaku agresif, penurunan suara keras, penurunan ucapan tajam.

Downloads

Published

2023-11-29

How to Cite

Prajna Muthi, A., Angga Sugiarto, Suharsono, & Erna Erawati. (2023). Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Skizofrenia dengan Masalah Risiko Perilaku Kekerasan. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 6(2), 83–87. https://doi.org/10.35473/ijnr.v6i2.2358

Issue

Section

Articles