Pengaruh Latihan Jalan Tandem terhadap Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia Penderita Hipertensi di UPT Puskesmas Gondangrejo

Authors

  • Wahyuningsih Safitri Universitas Kusuma Husada
  • Risma Eka Pristasari Universitas Kusuma Husada

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijnr.v8i2.4318

Keywords:

Risiko Jatuh, Latihan Jalan Tandem, Hipertensi

Abstract

Increased blood pressure in the elderly can affect the body's ability to distribute blood containing oxygen to various parts of the body, including the brain which acts as a center of balance regulation resulting in falls. Therefore, the elderly need self-care management as a step to control hypertension, one of which is through physical activity. Tandem walking exercise is an exercise that can help improve lateral balance, which contributes to reducing the risk of falls in the elderly. The purpose of this study was to determine the effect of tandem walking training on the level of risk of falls in elderly people with hypertension at UPT Puskesmas Gondangrejo. This study used a quantitative research design. The type of design used is pre-experiment design with pre test and post test. The population in this study amounted to 93 elderly people. The sampling technique used nonprobability sampling using purposive sampling method with the inclusion criteria of elderly people who experienced grade 1, 2, and 3 hypertension, as well as elderly people who experienced the risk of falling, obtained a sample size of 48 respondents. The duration of tandem walking training is carried out for 5-7 minutes with 3 exercises and the fall risk research tools used are MFS, SOP, and tape. The results of univariate analysis of pre test and post test using frequency distribution obtained pre test results amounted to 37 elderly low risk and post test amounted to 45 elderly low risk. While the results of the Wilcoxon test obtained a p value of 0.001 <0.05, which means that there is an effect of tandem walking training on the level of risk of falling in the elderly with hypertension at UPT Puskesmas Gondangrejo.

Abstrak

Peningkatan tekanan darah pada lansia dapat mempengaruhi kemampuan tubuh dalam mendistribusikan darah yang mengandung oksigen ke berbagai bagian tubuh, termasuk otak yang berperan sebagai pusat pengaturan keseimbangan yang mengakibatkan terjadinya jatuh. Oleh karena itu, lansia memerlukan pengelolaan perawatan diri sebagai langkah untuk mengendalikan hipertensi, salah satunya melalui aktivitas fisik. Latihan jalan tandem merupakan latihan yang dapat membantu meningkatkan keseimbangan lateral, yang berkontribusi dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan jalan tandem terhadap tingkat risiko jatuh pada lansia penderita hipertensi di UPT Puskesmas Gondangrejo. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. Jenis desain yang digunakan pra eksperiment desain dengan one-grub pre test dan post test. Populasi pada penelitian ini berjumlah 93 lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling menggunakan metode purpossive sampling dengan kriteria insklusi lansia yang mengalami hipertensi tingkat 1, 2, dan 3, serta lansia yang mengalami risiko jatuh, didapatkan jumlah sampel 48 responden. Durasi latihan jalan tandem dilakukan selama 5-7 menit dengan 3 kali latihan dan alat penelitian risiko jatuh yang digunakan yaitu MFS, SOP, dan pita. Hasil analisa univariat pre test dan post test menggunakan distribusi frekuensi didapatkan hasil pre test berjumlah 37 lansia risiko rendah dan post test berjumlah 45 lansia risiko rendah. Sedangkan hasil wilcoxon test didapatkan hasil p value 0.001<0.05, yang berarti adanya pengaruh latihan jalan tandem terhadap tingkat risiko jatuh pada lansia penderita hipertensi di UPT Puskesmas Gondangrejo.

References

Agustiningrum, R., Winarti, A., Setianingsih., Suyami., Kesehatan, F., & Khusnawati, I. (2023). Aktifitas Fisik Berhubungan Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia. JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia (Vol. 11, Issue 3).

Galanggang, D. I. D. (2023). Menurunkan Risiko Jatuh Pada Lansia Reducing The Risk Of Falling In The Elderly I. Vol. 243, 1–9.

Gea, F., Hulu, A. H., & Lase, N. K. (2024). Analisis Sistem Gerak yang Memengaruhi Keseimbangan Tubuh Lansia. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(3), 3734–3741. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i3.1342

Gemini, S., & Yusmaneti. (2022). Penerapan Latihan Jalan Tandem (Tandem Stance Exercise) pada Lansia dengan Gangguan Keseimbangan di Panti Wredha Sukacita : Studi Kasus. Jurnal Info Kesehatan, 12(2).

Kepuasan Lansia di Poli Lansia UPTD Puskesmas Emparu Kabupaten Sintang. Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(2), 2508–2517. https://doi.org/10.47467/alkharaj.v6i2.5345

Luh, N., Ekarini, P., Wahyuni, J. D., Sulistyowati, D., Keperawatan, J., Kemenkes, P., & Iii, J. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Pada Usia Dewasa. JKEP, 5(1).

Maisura J & Putri S. (2024). Hubungan Hipertensi dengan Risiko Jatuh pada Lansia di Riau Pekanbaru. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 3(1), 336-334.

Mayasari, M., Waluyo, A., Jumaiyah, W., & Azzam, R. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi. Journal of Telenursing (JOTING), 1(2), 344–353. https://doi.org/10.31539/joting.v1i2.849

Rudianto, H. A. (2022). Pengaruh Latihan Jalan Tandem Terhadap Mean Arterial Pressure Pada Elderly Hipertensi Panti Wredha Dharma Bhakti.

Sarah, M., & Sembiring, E. (2021). Efektivitas Hendrich Fall Scale (HFS) dan Morse Fall Scale (MFS) dengan Penilaian Risiko Jatuh pada Lansia. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 6(1), 21. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v6i1.226

Sari, M., Sari, N. P., & Sulastri, W. (2024). Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Penurunan Resiko Jatuh Pada Lansia di Panti Tresna Werdha Pagar Dewa Provinsi Bengkulu. 7(1), 56–59.

Siregar, F. G. G., Theo, D., Syafitri, R., Fitrianti, A. D., & Yuniati. (2024). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada lansia di Puskesmas Rasau Kab. Labuhanbati Selatan. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran,2(1),247–263.doi: https://doi.org/10.55606/termometer.v2i1.2864

Siregar, R., Gultom, R., & Sirait, I. I. (2020). Pengaruh Latihan Jalan Tandem terhadap Keseimbangan Tubuh Lansia untuk mengurangi Resiko Jatuh di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Sumatera Utara. In Journal of Healthcare Technology and Medicine (Vol. 6, Issue 1).

Tomasoa, V. Y., Chairani, R., & Anwar, S. (2021). Pengaruh Tandem Walking Exercise Terhadap Keseimbangan Dinamis pada Lansia di Posyandu Lansia Perumahan Bumi Antariksa Kota Madiun. Jurnal Kesehatan Tambunsai, 12(5), 137–140.

Downloads

Published

2025-11-29

How to Cite

Wahyuningsih Safitri, & Risma Eka Pristasari. (2025). Pengaruh Latihan Jalan Tandem terhadap Tingkat Risiko Jatuh pada Lansia Penderita Hipertensi di UPT Puskesmas Gondangrejo. Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), 8(2), 72–79. https://doi.org/10.35473/ijnr.v8i2.4318

Issue

Section

Articles