Sapalunak “Sarung Spalk Untuk Anak” Menurunkan Kecemasan pada Anak Dalam Pemasangan Infus di Igd Rs Tk III Wijayakusuma Purwokerto
DOI:
https://doi.org/10.35473/ijnr.v9i1.5003Keywords:
Anak Prasekolah IGD Infus IV Kecemasan SAPALUNAKAbstract
Preschoolers often experience anxiety during invasive procedures such as IV insertion in the emergency department (ED). This anxiety resulting from hospitalization can hinder children's involvement in medical procedures and delay recovery, necessitating effective interventions. This study aimed to analyze the effect of using a Child's Surgical Sarong (SAPALUNAK) on reducing anxiety levels in preschoolers during IV insertion procedures in the ED, with outcomes including decreased anxiety scores, increased cooperation, and smoother procedures. Methods: The study used a quasi-experimental design with a post-test-only non-equivalent control group approach. Data were collected from April to May 2025 at the ED of Wijayakusuma Hospital III Purwokerto. A sample of 48 preschoolers was allocated into two groups: an intervention group receiving SAPALUNAK and a control group receiving animated cartoons as a distraction. Consecutive sampling was used as the sampling technique. Anxiety levels were measured post-intervention using the Face Image Scale (FIS), and data were analyzed statistically using the Mann-Whitney test. Results: Statistical analysis showed a significant difference in anxiety levels between the two groups (p < 0.05). Nursing SAPALUNAK can be implemented as a non-pharmacological intervention in pediatric nursing practice to improve patient comfort and cooperation, and support smooth IV administration. Its use also has the potential to be implemented as part of atraumatic care-based nursing standards in the emergency department. These findings indicate that the use of SAPALUNAK is effective and feasible in reducing procedural anxiety in preschool-aged children during IV administration in the emergency department.
Abstrak
Anak usia prasekolah sering mengalami kecemasan selama prosedur invasif seperti pemasangan infus di IGD. Kecemasan akibat hospitalisasi ini dapat menghambat keterlibatan anak dalam tindakan medis dan memperlambat pemulihan, sehingga diperlukan intervensi yang efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Sarung Spalk untuk Anak (SAPALUNAK) terhadap penurunan tingkat kecemasan anak usia prasekolah selama prosedur pemasangan infus di IGD, dengan outcome berupa penurunan skor kecemasan, peningkatan kooperatif, dan kelancaran prosedur. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan pendekatan post-test only non-equivalent control group. peneliti ini mengambil data pada bulan April-Mei 2025 di IGD RS TK III Wijayakusuma Purwokerto. Sampel berjumlah 48 anak prasekolah yang dialokasikan ke dalam dua kelompok: kelompok intervensi yang menerima SAPALUNAK, dan kelompok kontrol yang diberikan distraksi menonton animasi kartun. teknik sampling menggunakan consecutive sampling. Tingkat kecemasan diukur pasca-intervensi menggunakan Face Image Scale (FIS) dan data dianalisis secara statistik menggunakan uji Mann-Whitney. Analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh tingkat kecemasan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Implikasi keperawatan: SAPALUNAK dapat diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan anak untuk meningkatkan kenyamanan dan kooperatif pasien, serta mendukung kelancaran tindakan pemasangan infus. Penggunaannya juga berpotensi untuk diimplementasikan sebagai bagian dari standar asuhan keperawatan berbasis atraumatic care di instalasi gawat darurat. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan SAPALUNAK efektif dan layak untuk mengurangi kecemasan prosedural pada anak usia prasekolah selama pemasangan infus di IGD.
References
Amallia, A., Oktaria, D., & Oktafani. (2018). Pengaruh Terapi Bermain terhadap Kecemasan Anak Usia Prasekolah selama Masa Hospitalisasi The Effect of Therapeutic Play toward Preschool Anxiety During Hospitalization. Majority, 7(18), 219–225.
Aryani, A., Widiyono, Putri, D. R., Suryati, & Mursid, W. (2022). Identifikasi Tingkat Stress, Kecemasan dan Depresi Pada Orang Tua Dalam Menghadapi Hospitalisasi Anak Yang Mengalami Fraktur di RSKB Karima Utama Surakarta. Senriabdi, 2, 40–48. https://jurnal.usahidsolo.ac.id/
Banyumas, D. K. K. (2022). Laporan Kesehatan Anak di Kabupaten Banyumas.". Laporan Kesehatan Anak Di Kabupaten Banyumas.".
Fibrianingrum, T., Mariyam, Hartiti, T., & Alfiyanti, D. (2022). Penerapan Pemakaian Spalk Bermotif pada Anak Saat Pemasangan Infus. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 5, 935–944.
Fiteli, I. (2024). Gambaran Respon Hospitalisasi Pada Anak Usia Prasekolah Yang Pertama Kali Dirawat Inap Di Rumah Sakit. Jurnal Keperawatan Profesional, 12(1), 84–110. https://doi.org/10.33650/jkp.v12i1.8220
Mujiyanti, S., Ris Rismawati, R., Studi Profesi Ners STIKes Faletehan, P., Raya Cilegon, J. K., Kramatwatu-Serang, P., & Studi Ilmu Keperawatan STIKes Faletehan Jl Raya Cilegon, P. K. (2019). Pengaruh Terapi Aktivitas Bermain Lego terhadap Tingkat Kecemasan Anak Prasekolah (3-6 tahun) Akibat Hospitalisasi. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia•, 3(1), 2580–3077.
Pulungan, A, Z. S., Sudiartini, N. K., Zen, M., Ali, M. I., & Arya, W. (2019). Atraumatic care dengan spalk manakara pada pemasangan infus efektif menurunkan tingkat kecemasan anak pra sekolah. 24–30.
Purwati, D. (2023). Pengaruh Pemberian Terapi Bermain Mewarnai Gambaran Terhadap Tingkat Kecemasan Anak Prasekolah Selama Hospitalisasi di RSUD Kota Madiun. Occupational Medicine, 53(4), 130.
Putri, A., & Sari, R. (2020). No Ti. Putri, A., & Sari, R. (2020). Kecemasan Pada Anak Prasekolah Yang Menjalani Prosedur Medis. *Jurnal Keperawatan Anak*, 10(2), 45-(.), 45–50.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)

