Penentuan Kadar Fenolik dan Flavonoid Total Ekstrak Daun Renggak (Amomum dealbatum Roxb.) dari Berbagai Pelarut Secara Spektrofotometri Uv-Vis

Authors

  • Leni Wismayani Universitas Ngudi Waluyo
  • Abdul Roni Universitas Ngudi Waluyo
  • Tri Minarsih Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijpnp.v5i2.1879

Keywords:

Daun Renggak, Fenolik Total, Flavonoid Total, Spektrofotometri Uv-Vis

Abstract

Renggak plant (Amomum dealbatum Roxb.) is one of the plants known to contain secondary metabolites such as phenolic and flavonoids compounds that have antioxidant activity. The content of secondary metabolites of renggak leaf extract is strongly influenced by the effectiveness of the solvent in attracting metabolites during the extraction process. The purpose of this study was to determine the effect of different solvents on the total phenolic and flavonoid content of the renggak leaf extract (Amomum dealbatum Roxb.) and to determine the solvent that produced the highest total phenolic and flavonoid content using the Uv-Vis Spectrophotometry method. The results showed that the highest total phenolic and flavonoid content of renggak leaf extract was in methanol extract with a total phenolic content value of 13.2152 mgGAE/g and total flavonoid content of 19.0944 mgQE/g. Based on the results of the statistical analysis of the Tukey Post Hoc test, it was found that there was a significant difference (p<0.05) between the total phenolic and flavonoid levels of the methanol, ethyl acetate and n-hexane extracts where the use of the type of solvent had a significant effect (p<0.05) on the amount of total phenolic and flavonoid content of the renggak leaf extract (Amomum dealbatum Roxb.) produced.

ABSTRAK
Tanaman renggak (Amomum dealbatum Roxb.) merupakan salah satu tanaman yang diketahui mengandung metabolit sekunder seperti senyawa fenolik dan flavonoid sehingga memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Kandungan metabolit sekunder ekstrak daun renggak sangat dipengaruhi oleh efektifitas pelarut dalam menarik senyawa metabolit saat proses ekstraksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan pelarut terhadap kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak daun renggak (Amomum dealbatum Roxb.) serta mengetahui pelarut yang menghasilkan kadar fenolik dan flavonoid total terbesar menggunakan metode Spektrofotometri Uv-Vis. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak daun renggak tertinggi berada pada ekstrak metanol dengan nilai kadar fenolik total 13,2152 mgGAE/g dan kadar flavonoid total 19,0944 mgQE/g. Berdasarkan hasil analisis statistik Uji Tukey Post Hoc didapatkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (p<0,05) antara kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak metanol, etil asetat dan n-heksana dimana penggunaan jenis pelarut berpengaruh bermakna (p<0,05) terhadap besarnya kadar fenolik dan flavonoid total ekstrak daun renggak (Amomum dealbatum Roxb.) yang dihasilkan.

References

Adiningsih, W., Vifta, R. L., & Yuswantina, R. (2020). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70% Dan Ekstrak Etanol 96% Buah Strawberry (Fragaria X Ananassa) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes. Journal of Research in Pharmacy, 1(1), 1–9.

Andasari, S. D., Hermanto, A. A., & Wahyuningsih, A. (2020). Perbandingan Hasil Skrining Fitokimia Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.) Dengan Metode Maserasi Dan Sokhletasi. CERATA Jurnal Ilmu Farmasi, 11(2), 27–31.

Anjaswati, D., Pratimasari, D., & Nirwana, A. P. (2021). Perbandingan Rendemen Ekstrak Etanol , Fraksi n- Heksana , Etil Asetat , dan Air Daun Bit ( Beta vulgaris L .) Menggunakan Fraksinasi Bertingkat. Stikes, 1(1), 1–6.

Baiq Ayu Aprilia, & Hidayanti, B. R. (2021). Phytocemical Screening of Ethanolic Extract of Renggak (Amomum dealbatum) Leaves and its Potencial Antioxidant. Kimia & Pendidikan Kimia, 3(100), 143–153. https://doi.org/10.20414/spin.v3i2.4029

Chairunnisa, S., Wartini, N. M., & Suhendra, L. (2019). Pengaruh Suhu dan Waktu Maserasi terhadap Karakteristik Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus mauritiana L.) sebagai Sumber Saponin. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 7(4), 551. https://doi.org/10.24843/jrma.2019.v07.i04.p07

Cheng, A. X., Han, X. J., Wu, Y. F., & Lou, H. X. (2014). The function and catalysis of 2- oxoglutarate-dependent oxygenases involved in plant flavonoid biosynthesis. International Journal of Molecular Sciences, 15(1), 1080–1095. https://doi.org/10.3390/ijms15011080

Dalisay, J. A. G., Bangcaya, P. S., & Naive, M. A. K. (2018). Taxonomic studies and ethnomedicinal uses of Zingiberaceae in the mountain ranges of northern Antique, Philippines. Biological Forum – An International Journal, 10(2), 68–73.

Denisov, E. T. (2019). Handbook of Antioxidants. In Handbook of Antioxidants. https://doi.org/10.1201/9781351072373

Dona, R., Furi, M., & Suryani, F. (2020). Penentuan Kadar Total Fenolik, Flavonoid dan Uji Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak dan Fraksi Daun Karamunting (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk). Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 9(2), 72–78.

Ergina, S. N., & Pursitasari, I. D. (2014). Uji Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder Pada Daun Palado (Agave angustifolia) yang Diekstraksi Dengan Pelarut Air dan Metanol. J. Akad. Kim, 3(3), 165–172.

Firdausi, I., Retnowati, R., & Sutrisno. (2015). Fraksinasi Ekstrak Metanol Daun Mangga Kasturi (Mangifera casturi Kosterm) Dengan Pelarut n-Butanol. Kimia Student Journal, 1(1), 785–790.

Gaffar, S., Apriani, R., & Herlina, T. (2018). Aktivitas Sitotoksik Ekstrak Etanol, Fraksi Etil Asetat dan n-heksana Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Sel Kanker Payudara T47D. Alchemy Jurnal Penelitian Kimia, 14(2), 302.

https://doi.org/10.20961/alchemy.14.2.17298.303-313

Handoyo, D. L. Y. (2020). Pengaruh Lama Waktu Maserasi (Perendaman) Terhadap Kekentalan Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle). Jurnal Farmasi Tinctura, 2(1), 34–41.

Hanifa, N. I., Wirasisya, D. G., Muliani, A. E., Utami, S. B., & Sunarwidhi, A. L. (2021). Phytochemical Screening of Decoction and Ethanolic Extract of Amomum dealbatum Roxb. Leaves. Jurnal Biologi Tropis, 21(2), 510–518. https://doi.org/10.29303/jbt.v21i2.2758

Kemit, N., Widarta, I. W. R., & Nocianitri, K. A. (2016). Pengaruh Jenis Pelarut dan Waktu Maserasi Terhadap Kandungan Senyawa Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Alpukat ( Persea Americana Mill ). Jurnal Ilmu Teknologi Pangan, 5(2), 130–141.

Koirewoa, Y. A., Fatimawali, & Wiyono, W. I. (2012). Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Flavonoid Dalam Daun Beluntas (Pluchea Indica L .) Isolation And Identification Flavonoid Compounds In Beluntas Leaf (Pluchea Indica L .). Jurnal Farmasi, 47–52.

Maher, P., Akaishi, T., & Abe, K. (2006). Flavonoid fisetin promotes ERK-dependent long-term potentiation and enhances memory. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 103(44), 16568–16573. https://doi.org/10.1073/pnas.0607822103

Marjoni, R. (2016). Dasar-dasar Fitokimia untuk Diploma III Farmasi. Jakarta: CV Trans Info Media.

Molyneux P. (2004). The Use of The Stable Free Radical Diphenylpicryl-Hydrazyl (DPPH) for Estimating Anti-Oxidant Activity. Songklanakarin Journal of Science and Technology, 26(May), 211–219.

Nufus, N. H. (2020). Analisis Fitokimia dan Potensi Buah Renggak (Amomum Dealbatum) Sebagai Pestisida Nabati Terhadap Jamur Pyricularia Oryzae dan Bakteri Xanthomonas oryzae.Bioscientist :JurnalIlmiah Biologi, 8(1), 115. https://doi.org/10.33394/bjib.v8i1.2661

Nur Oktavia, S., Wahyuningsih, E., & Deti Andasari, S. (2020). Skrining Fitokimia Dari Infusa Dan Ekstrak Etanol 70% Daun Cincau Hijau(Cyclea barbata Miers). Jurnal Ilmu Farmasi, 11(1), 2685–1229.

Nurung, S. H. H. (2016). Penentuan Kadar Total Fenolik, Flavonoid, Dan Karotenoid Ekstrak Etanol Kecambah Kacang Hijau (vigna radiata L.) Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis (skripsi). Skripsi, 80.

Oktaviasari, L., & Zulkarnain, A. K. (2017). Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Lotion O/W Pati Kentang (Solanum Tuberosum L.) Serta Aktivitasnya Sebagai Tabir Surya. Majalah Farmaseutik, 13(1), 9–27.

Orasa Pancharoen, Uma Prawat, P. T., & Zingiberaceae, P. of the. (2000). No Title. Studies in Natural Products Chemistry, 23, 797–865.

Orhan, D. D., Özçelik, B., Özgen, S., & Ergun, F. (2010). Antibacterial, antifungal, and antiviral activities of some flavonoids. Microbiological Research, 165(6), 496–504. https://doi.org/10.1016/j.micres.2009.09.002

Pourmorad, F., Hosseinimehr, S. J., & Shahabimajd, N. (2006). Antioxidant activity, phenol and flavonoid contents of some selected Iranian medicinal plants. African Journal of Biotechnology, 5(11), 1142–1145. https://doi.org/10.1055/s-2007-987042

Rachkeeree, A., Kantadoung, K., Puangpradub, R., & Suksathan, R. (2020). Phytochemicals, antioxidants and anti-tyrosinase analyses of selected ginger plants. Pharmacognosy Journal, 12(4), 872–883. https://doi.org/10.5530/pj.2020.12.125

Rahmati, R. A., & Lestari, T. (2018). Penetapan Kadar Total Flavonoid Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun Saliara (Lantana camara L.) dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Departemen Farmakognosi Prodi S1 Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Tunas Husada Tasikmalaya.

Rahmawati, P. (2019). Penetapan Kadar Flavanoid Total Ekstrak Daun Melinjo (Genatum Genanom L.) Dengan Analisis Spektrofotometri Uv-Vis. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 10(3), 13–20. https://doi.org/10.35960/vm.v10i3.445

Rosita, J. M., Taufiqurrahman, I., & Edyson. (2017). Perbedaan Total Flavonoid antara Metode Maserasi dengan Sokletasi pada Ekstrak Daun Binjai (Mangifera caesia). Dentino Jurnal Kedokteran Gigi, I(1), 100–105.

Sagala, Z., & Juniasti, A. (2021). Uji Penetapan Kadar Total Fenolik dan Nilai SPF (Sun Protection Factor) Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleifera L.). Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal, 6(2), 43–50.

Sari, A. K., Aisyah, N., & Prihandiwati, E. (2020). Penentuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol 96% Daun Terap (Artocarpus odoratissimus Blanco) Dengan Metode Spektrofotometri-Vis. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 5(1), 171–179. https://doi.org/10.36387/jiis.v5i1.417

Setyani, W., Setyowati, H., & Ayuningtyas, D. (2016). Pemanfaatan Ekstrak Terstandarisasi Daun Som Jawa ((Talinum paniculatum (Jacq.) Gaertn) Dalam Sediaan Krim Antibakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi Sains Dan Komunitas, 13(1).

Shahwar, D., Shafiq-ur-Rehman, Ahmad, N., Ullah, S., & Raza, M. A. (2010). Antioxidant activities of the selected plants from the family Euphorbiaceae, Lauraceae, Malvaceae and Balsaminaceae.

Singgih, S. (2018). Menguasai Statistik dengan SPSS 25. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Susanti, S., Sundari, R. S., Rizkuloh, L. R., & Mardianingrum, R. (2021). Pengaruh Perbedaan

Pelarut Terhadap Kadar Fenol Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Gadung (Dioscorea hispida Dennst.). Biopropal Industri, 12(1), 43. https://doi.org/10.36974/jbi.v12i1.6482

Susanty, Yudistirani, S.A., Islam, B. M. (2019). Metode Ekstraksi untuk Perolehan Kandungan Flavanoid Tertinggi dari Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam). Jurnal Konversi, 8(2), 31–36. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/konversi/article/view/6140

TTiwari, P., Kumar, B., Kaur, M., K. G., & H, K. (2011). Phytochemical Screening And Extraction: A Review. International Pharmaceutica Sciencia, 1(1), 98–106.

Yulianti, W., Ayuningtyas, G., Martini, R., & Resmeiliana, I. (2021). Pengaruh Metode Ekstraksi dan Polaritas Pelarut Terhadap Kadar Fenolik Total Daun Kersen (Muntingia calabura L). Jurnal Sains Terapan, 10 (2), 41–49. https://doi.org/10.29244/jstsv.10.2.41-49

Yuliarti, O., Goh, K., Matia-Merino, L., Mawson, J., Drummond, L., & Brennan, C. S. (2008). Effect of extraction techniques and conditions on the physicochemical properties of the water soluble polysaccharides from gold kiwifruit (Actinidia chinensis). International Journal of Food Science and Technology, 43 (12), 2268–2277.

Downloads

Published

2022-09-01

Issue

Section

Articles