Standardisasi Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Labu Kuning (Cucurbita Maxima)

Authors

  • Lyna Lestari Indrayati

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijpnp.v4i1.950

Keywords:

Labu kuning, Parameter spesifik, Parameter Non Spesifik, Fenol

Abstract

Labu kuning merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan buahnya dan mempunyai daya antioksidan yang kuat serta  mengandung karotenoid yang kaya akan vitamin larut air, fenolat, flavonoid polisakarida, garam mineral, dan vitamin. Standarisasi ekstrak dilakukan untuk menjamin mutu dari suatu bahan baku obat tradisional termasuk ekstrak untuk dijadikan sediaan yang juga akan berpengaruh terhadap kualitas sediaan maupun efek terapinya. Standarisasi ekstrak etanol labu kuning dilakukan dengan parameter spesifik yang meliputi uji organoleptis degan melihat berdasarkan panca indera (bentuk, bau, warna, dan rasa), uji kualitatif fenol berdasarkan pereaksi warna, uji semi kuantitatif fenol dengan metode KLT (Kromatografi Lapis Tipis), dan uji kuantitatif fenol dengan menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteau dan larutan standar asam galat. Parameter non spesifik yang dilakukan adalah pemeriksaan pH ekstrak dengan menggunkan pH meter, bobot jenis ekstrak, dan cemaran mikroba dengan menghitung Angka Lempeng Total (ALT). Hasil standarisasi parameter spesifik ektrak etanol labu kuning berbentuk kental, bau khas, warna coklat kekuningan, dan rasa pahit. Pada uji kualitatif, semi kuantitatif dengan KLT, dan kuantitaif untuk mendeteksi kandungan senyaawa metabolit sekunder fenol menunjukkan hasil positif mengandung fenol dengan kandungan fenol total sebesar 0,74 µg/mL sampel uji. Pada parameter non spesifik ekstrak labu kuning, didapatkan hasil untuk pengukuran pH sebesar 4,56; Bobot jenis 1,01 g/mL; Cemaran Mikroba dengan metode ALT 0x106  koloni/gram (memenuhi standar).

Pumpkins is one of the plants that its fruit uses and thought to be active as antioxidant and also contains carotenoids which are rich in water-soluble vitamins, phenolics, polysaccharide flavonoids, mineral salts, and vitamins. Standardization of extract is carried out to ensure the quality of a traditional medicinal raw material to be used as a preparation which will also have an effect on the quality of the preparation and its therapeutic effect. Standardization of the ethanol extract of pumpkin was carried out with specific parameters that have been used in this research are organoleptic tests based on the five senses (shape, smell, colour and taste), qualitative phenol tests based on color reagents, semi-quantitative phenol tests using the TLC method (Thin Layer Chromatography), and quantitative  total phenol test using Folin-Ciocalteau reagent and gallic acid as a standard. The non-specific parameters carried out were checking the pH of the extract using a pH meter, density of extract, and microbiogical contamination levels was carried out by Total Plate Count (TPC).  The results of standardization specific parameters of ethanol extract of pumpkin are thick, have a distinctive smell, yellowish brown, and tastes bitter. In qualitative, semi-quantitative tests with TLC, and quantitative to detect total phenol as secondary metabolites, the results showed that positive results containing phenol with a total phenol content is 0.74 µg / mL in the test sample. For non-specific parameters of ethanol extract of pumpkin, the results for pH measurements were 4.56; density of extract 1.01 g/mL; Microbial contamination used TPC method 0 x 106 colonies/gram.

References

Anthony C Moffat, M David osselton BW (2011) ‘Clarke's Analysis of Drugs and Poisons’, Watts J, editor USA: Pharmaceutical Press

Aukkanit,N., Sirichokworrakit, S., 2017, Effect Of Dried Pumpkin Powder On Physical, Chemical, And Sensory Properties Of Noodle, International Journal Of Advances In Science Engineering And Technology, 5(1), 14-18

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2000, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, Indonesia.

Farmagio, A., S., N., Volobuff, C., R., F., Santiago, M., Cardoso, C., A., L., Vieira, M., C., Pereira, Z., V., (2014), Evaluation of Antioxidant Activity, Total Flavonoids, Tannins and Phenolic Compounds in Psychotria Leaf Extracts, Antioxidants, 3, 745-757

Harborne, J. B. 1987. Metode Fitokimia : Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan (diterjemahkan oleh Kosasih Padmawinata dan Iwang Soediro). Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Kate, Desi Irwanta (2014) ‘Penetapan Kandungan Fenolik Total dan uji Aktivitas Antioksidan Dengan Metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Pikihydrazil) Ekstrak Metanolik Umbi Bidara Upas (Merremia mammosa (Lousr) Hallier f.)

Mukhriani Tetti (2014) ‘Ekstraksi, pemisahan

senyawa, dan identifikasi senyawa aktif’, Jurnal Kesehatan, 7(2).

Parwata, I.M.O.A. 2017. Bahan Ajar Obat Tradisional. Denpasar: Jurusan Kimia Laboratorium Kimia Organik Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana.

Rahayu, Mamik Ponco dan Lucia Vita Inanda (2015) ‘Penetapan Kadar Fenol Total Ekstrak Etil Asetat dan Fraksi Dichlorometan-Etil Astat Kulit Batang Mundu (Garcinis dulcis. Kurz) ’, Biomedika 8 (2)

Rikhana, I. (2018). Uji Antioksidan Ekstrak Daging Buah Labu Kuning (Cucurbita maxima D) Dengan Metode Metal Ion Chelating dan ABTS (2,2 Azinobis (3-Etilbenzotiazolin)- 6- Asam Sulfonat). Skripsi, Universitas Ngudi Waluyo

Saefudin, A., Rahayu. dan Teuna (2011) Standarisasi Bahan Obat Alam. Graha Ilmu : Yogyakarta

Senet, M. R. M., I. G. M. A. P. Rahardja., K. T. Prastakarini, N.M. A. Dewi., I. M.O. A Parwata ‘Pennetuan Kandungan Total Flavonoid dan Total Fenol Dari Akar Kersen (Mutingia calabura) Serta Aktivitas Sebagai Antioksidan’, Jurnal Kimia 12 (1) pp 13-18

Sunnah, Istianatus., Agitya Resti Erwiyani, Krismelind Octavia Yunisa, Nyai Melati P. ‘Skreening Fotokimia Formula Masker Gel Peel-Off Nano Ekstrak Dgaing Labu Kuning (Cucurbita maxima) ’, Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product 3 (1)

Tahir, Masdiana., A.Muflihunna, Syafrianti (2017) ‘Pennetuan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis’, Jurnal Fitofarmaka Indonesia 4 (1) pp. 215-218. doi: 10.33096/jffi.v4i1

Tivani, Inur., Wilda Amananti, Purgiyanti (2018) ‘Uji Angka Lempeng Total (ALT) pada Jamu Gendong Kunyit Asem di Beberapa Desa Kecamatan Talang Kabupaten Tegal’, Pancasakti Science Education Journal 3 (1) pp. 43-48

Tursiman, Puji, dan Risa, 2012, Total Fenol Fraksi Etil Asetat dari Buah Asam Kandis, Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura, JJK, 45-48.

Utami, Yuri Pratiwi, Abdul Halim Umar, Reny Syahruni, Indah Kadullah (2017) ‘Standarisasi Simplisia dan ekstrak Etanol Daun Leilem (Clerodendrum minahassae Teisjm. & Binn.) ’, Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences 2 (1) pp 32-39

Vernanda, Renna Yulia, Maria Revian P., Hadianto Nur Satya (2019) ‘Standarisasi spesifik dan Non Spesifik Simplisia dan ekstrak Etanol Bawang putih Tunggak Terfermentasi (Allium sativum Lin.) ’, Jurnal Farmasi Sains dan Terapan Vol 6 No 2.

Downloads

Published

2021-05-22

Issue

Section

Articles