Implementasi Algoritma Decision Tree Untuk Klasifikasi Resiko Diabetes
DOI:
https://doi.org/10.35473/jamastika.v4i2.4543Abstract
Diabetes mellitus merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh munculnya berbagai gejala akibat meningkatnya kadar gula darah (glukosa) yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin baik secara absolut maupun relatif. Penyakit ini berhubungan dengan gangguan metabolisme karbohidrat, protein, serta lemak yang disebabkan oleh berkurangnya sensitivitas jaringan terhadap insulin — kondisi ini dikenal sebagai resistensi insulin — atau akibat menurunnya produksi hormon insulin yang disebut defisiensi insulin. Penyakit ini tergolong berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius seperti gangguan ginjal, kerusakan penglihatan hingga kebutaan, penyakit pada kaki, serta meningkatkan risiko kematian.Indonesia sendiri menempati posisi keempat sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak setelah Amerika Serikat, Tiongkok, dan India. Jumlah penyandang diabetes di Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan tajam hingga dua sampai tiga kali lipat pada tahun 2030 dibandingkan tahun 2000. Laporan dari World Health Organization juga menunjukkan bahwa pada tahun 2000 jumlah penderita diabetes di dunia telah mencapai 171 juta orang, dan angka tersebut diperkirakan meningkat menjadi 366 juta pada tahun 2030.Melalui pendekatan klasifikasi, berbagai pola dan hubungan tersembunyi dalam data kesehatan dapat diidentifikasi dengan lebih akurat. klasifikasi sangat penting untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini sehingga dapat mendukung pencegahan serta perencanaan tindakan medis yang lebih tepat. Salah satu algoritma yang banyak digunakan dalam klasifikasi adalah Decision Tree, karena mampu menyajikan informasi dalam bentuk visual dan aturan yang mudah dipahami.Pada penelitian ini, pengklasifikasian dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab diabetes mellitus dengan memanfaatkan algoritma Decision Tree. Dengan mengubah data ke dalam bentuk pohon keputusan serta menghasilkan rule (aturan) klasifikasi, proses analisis menjadi lebih terstruktur dan mudah dipahami.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Decision Tree mampu memberikan tingkat akurasi sebesar 79,82%. Akurasi ini membuktikan bahwa teknik klasifikasi berbasis pohon keputusan cukup efektif dalam membantu proses deteksi dini penyakit diabetes. Dengan demikian, metode ini dapat menjadi salah satu solusi pendukung pengambilan keputusan di bidang kesehatan, terutama dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus.
References
Assauqi, M. F. R. (2024). Decision tree berdasarkan gejala klinis dan data laboratorium, 2(4), 42–53.
Baharudin, M. N., & Nuryana, I. K. D. (2022). Implementasi algoritma decision tree untuk klasifikasi surat pada aplikasi mobile e-surat Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri berbasis Android. Journal of Informatics and Computer Science, 4(1), 76–85. https://doi.org/10.26740/jinacs.v4n01.p76-85
Cakrawala University. (2024, February 22). Data mining: Definisi, fungsi, metode, dan contoh penerapannya. Retrieved from https://www.cakrawala.ac.id/berita/data-mining-adalah
DetikHealth. (2021, December 6). Gawat! Indonesia masuk negara diabetes terbanyak di dunia. Retrieved from https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5842320/gawat-indonesia-masuk-negara-kasus-diabetes-terbanyak-di-dunia
Elvitaria, M. H. L. (2017). SMK analisis kesehatan Abdurrab menggunakan algoritma. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, 2(2), 220–233.
Google Books. (2020, October 6). Data mining menggunakan Android, Weja, dan SPSS.
Haryati, S., Sudarsono, A., & Suryana, E. (2015). Implementasi data mining untuk memprediksi masa studi mahasiswa menggunakan algoritma C4.5 (studi kasus: Universitas Dehasen Bengkulu). Jurnal Media Infotama, 11(2), 130–138.
Hendrian, S. (2018). Algoritma klasifikasi data mining untuk memprediksi siswa dalam memperoleh bantuan dana pendidikan. Faktor Exacta, 11(3), 266–274. https://doi.org/10.30998/faktorexacta.v11i3.2777
Lestari, Z., Zulkarnain, S., & Aisyah, S. (2021). Diabetes melitus: Review etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan dan cara pencegahan. UIN Alauddin Makassar, 1(2), 237–241. Retrieved from http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/psb
Mustika, N., et al. (2021). Data mining dan aplikasinya. Retrieved from https://repository.penerbitwidina.com/uk/publications/351768/data-mining-dan-aplikasinya
Partogi, Y., & Pasaribu, A. (2022). Perancangan metode decision tree terhadap sistem perpustakaan STMIK Kuwera. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 1(2), 20–25. https://doi.org/10.56995/sintek.v1i2.4
Pratama, F. D., & Bhakti, H. D. (2023). Implementasi aplikasi prediksi ketepatan pembayaran customer perusahaan dengan metode decision tree. Indexia, 5(1), 72. https://doi.org/10.30587/indexia.v5i01.5082
Rani, L. N. (2016). Klasifikasi nasabah menggunakan algoritma C4.5 sebagai dasar pemberian kredit. INOVTEK Polbeng – Seri Informatika, 1(2), 126. https://doi.org/10.35314/isi.v1i2.131






