https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/issue/feed Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi 2026-07-15T07:05:45+00:00 Jaya Ramadaey Bangsa [email protected] Open Journal Systems <div class="body"> <div class="description"> <div style="border: 2px #444F71 solid; padding: 3px; background-color: #f0ffff; text-align: left;"> <ol> <li class="show">Nama Jurnal: Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi</li> <li class="show">Singkatan: Jibaku</li> <li class="show">Frekuensi: January &amp;July</li> <li class="show">ISSN: Print - | Online 2776-5865</li> <li class="show">Editor in Chief:Jaya Ramadaey Bangsa, SE., M.M</li> <li class="show">DOI: 10.35473/Jibaku</li> <li class="show">Akreditasi : -</li> <li class="show">Penerbit: Universitas Ngudi Waluyo Faculty of Economics, Law and Humanities</li> </ol> </div> <p>Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi is a journal of business, management, and accounting published by the Faculty of Economics, Law and Humanities, Universitas Ngudi Waluyo. Jibakua is published two times annually in January and July. We welcome mainly research-based articles concerned with business, management, and accounting studies.</p> </div> </div> https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5091 Pengaruh Board Composition Terhadap ISR Disclosure dengan Board of Directors’ Accounting Expertise sebagai Variabel Moderasi 2026-05-07T04:27:38+00:00 Ananda Amelia Apri [email protected] Anisa Dewi Arismaya [email protected] <p><em>This study is motivated by the suboptimal implementation of transparency and accountability principles in Islamic Social Reporting (ISR) disclosure among companies included in the Islamic stock index. In addition, previous studies have produced mixed findings, indicating the need for further investigation into the factors influencing the level of ISR disclosure. This study aims to analyze the effect of Board Composition on Islamic Social Reporting Disclosure (ISR) and examine the role of Board of Directors’ Accounting Expertise as a moderating variable in companies listed on the Jakarta Islamic Index 70 (JII70) during the 2020–2024 period. The study employs a quantitative approach using secondary data obtained from companies’ annual reports. Data were analyzed using panel data regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The results indicate that Board Composition has a positive and significant effect on ISR disclosure, with a coefficient of 0.085706 and a probability value of 0.0008. Furthermore, Board of Directors’ Accounting Expertise moderates this relationship, with a coefficient of 0.040726 and a probability value of 0.0435.</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengungkapan <em>Islamic Social Reporting</em> (ISR) pada perusahaan yang tergabung dalam indeks saham syariah. Selain itu, hasil penelitian terdahulu masih menunjukkan temuan yang beragam sehingga diperlukan kajian lebih lanjut mengenai faktor yang memengaruhi tingkat pengungkapan ISR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Board Composition</em> terhadap <em>Islamic Social Reporting Disclosure</em> (ISR) serta menguji peran moderasi <em>Board of Directors’ Accounting Expertise</em> pada perusahaan yang terdaftar dalam <em>Jakarta Islamic Index </em>70 (JII70) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan <em>Moderated Regression Analysis</em> (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Board Composition </em>berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan ISR dengan koefisien 0,085706 dan probabilitas 0,0008. Selain itu, <em>Board of Directors’ Accounting Expertise</em> mampu memoderasi hubungan tersebut dengan koefisien 0,040726 dan probabilitas 0,0435.</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ananda Amelia Apri, Anisa Dewi Arismaya https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5094 Transformasi Digital Desa: Peran Kompetensi, Digitalisasi, dan Infrastruktur 2026-05-06T09:31:33+00:00 Sri Wahyu Lestari [email protected] Hardi Utomo [email protected] <p><em>Digital village transformation is a strategic effort to improve the quality of public services, transparency, and efficiency in village governance through the utilization of information technology. This study aims to analyze the influence of officials’ competence, digitalization, and infrastructure on digital village transformation in Terban Village. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The sample consisted of 65 respondents, including village officials and community members, selected using purposive sampling. Data were analyzed using multiple linear regression. The results showed that officials’ competence, digitalization, and infrastructure have a positive and significant effect on digital village transformation, both partially and simultaneously. Officials’ competence was found to be the most dominant variable compared to the others. Simultaneously, these variables explain 67% of the variance in digital village transformation. This study concludes that improving human resource competence, strengthening digitalization, and providing adequate technological infrastructure are key factors in supporting the success of digital transformation at the village government level.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Transformasi desa digital merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi, dan efisiensi tata kelola pemerintahan desa melalui pemanfaatan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi aparatur, digitalisasi, dan infrastruktur terhadap transformasi desa digital di Desa Terban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 responden yang terdiri dari aparatur desa dan masyarakat, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi aparatur, digitalisasi, dan infrastruktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap transformasi desa digital, baik secara parsial maupun simultan. Variabel kompetensi aparatur memiliki pengaruh paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan sebesar 67% variasi transformasi desa digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan digitalisasi, serta penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan transformasi desa digital di tingkat pemerintahan desa.</p> 2026-07-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sri Wahyu Lestari, Hardi Utomo https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5086 Pengaruh Green Accounting Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar dan Kimia Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021-2024 2026-04-30T14:54:04+00:00 Khoerotul Malikhah [email protected] Bulan Karima Nurani [email protected] <p><em>This study aims to analyze the effect of environmental costs and environmental performance on the profitability of manufacturing companies in the Basic and Chemical Industry sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2024 period. This study employs a quantitative approach using secondary data analyzed through multiple linear regression. The results show that environmental costs and environmental performance do not have a significant effect on profitability when tested individually, while simultaneously they have a significant effect on profitability. These findings indicate that the integrated and sustainable implementation of green accounting has the potential to provide long-term benefits by improving corporate image, increasing stakeholder trust, and enhancing resource efficiency, which may ultimately improve company profitability.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya lingkungan dan kinerja lingkungan terhadap profitabilitas perusahaan manufaktur sektor Industri Dasar dan Kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial biaya lingkungan dan kinerja lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan, sedangkan secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan green accounting secara terpadu dan berkelanjutan berpotensi memberikan manfaat jangka panjang melalui peningkatan citra perusahaan, kepercayaan pemangku kepentingan, serta efisiensi penggunaan sumber daya yang pada akhirnya dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.</p> 2026-07-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Khoerotul Malikhah, Bulan Karima Nurani https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5097 Analisis Tax Planning Antara Norma Perhitungan Penghasilan Neto (NPPN) Dengan Pencatatan (Pph Final) Bagi UMKM Cahaya di Era Digital 2026-06-04T12:49:03+00:00 Norsain [email protected] Andriyani [email protected] Mohammad Firlie Pranata [email protected] <p><em>MSMEs are the main drivers of regional economic growth and contributors to national tax revenue. However, Darmawan (2023) stated that the MSME tax compliance rate in 2021 was only 65%, which is considered insufficient. This decline continues despite the government providing incentives in the form of a reduction in the MSME tax rate through Government Regulation No. 23 of 2018, which reduced the rate from 1% to 0.5% of gross turnover. The low fulfillment of MSME tax obligations is due to a limited understanding of an effective and regulatory tax accounting system (Palupi &amp; Arifin, 2023). The Cahaya MSME, located in Meddelan Village, Sumenep Regency, has not yet optimally recorded its financial records and tax reporting. Preparing appropriate tax planning and considering its legal entity status are strategic steps for Cahaya MSME to improve tax compliance, benefit from optimizing tax policies, and support growth and cessation. Cahaya MSME's status as a sole proprietorship is highly appropriate at this time, as its tax administration and reporting are simpler and do not require complicated legal processes like those of a legal entity. Cahaya MSMEs need to</em><em> keep neat financial records, follow developments in tax regulations, and take advantage of applicable tax incentives. Then a simple but compliant tax strategy can be implemented, so that businesses continue to run smoothly and avoid tax problems in the digital future.</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah maupun penyumbang penerimaan pajak nasional. Namun, (Darmawan, 2023) menyatakan bahwa tingkat kepatuhan pajak UMKM pada tahun 2021 hanya sebesar 65%, yang masuk dalam kategori kurang. Penurunan ini terus terjadi meskipun pemerintah telah memberikan insentif berupa penurunan tarif pajak UMKM melalui PP No. 23 Tahun 2018, yang menurunkan tarif dari 1% menjadi 0,5% dari peredaran bruto. Rendahnya kepatuhan wajib pajak UMKM tersebut disebabkan oleh keterbatasan pemahaman mengenai sistem akuntansi perpajakan yang efektif dan sesuai regulasi (Palupi &amp; Arifin, 2023). UMKM Cahaya yang berlokasi di Desa Meddelan di Kabupaten Sumenep, pencatatan keuangan dan pelaporan perpajakan belum dilakukan secara optimal. Penyusunan tax planning tepat dan pertimbangan status badan hukum menjadi langkah strategis bagi UMKM Cahaya meningkatkan kepatuhan pajak, mengoptimalkan manfaat kebijakan perpajakan, serta mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan. Status UMKM Cahaya sebagai badan usaha perorangan sudah sangat sesuai untuk saat ini, karena administrasi dan pelaporan pajaknya lebih sederhana serta tidak memerlukan proses legalitas yang rumit seperti badan. UMKM Cahaya perlu melakukan pencatatan keuangan secara rapi, mengikuti perkembangan regulasi pajak, dan memanfaatkan insentif pajak berlaku, Maka strategi perpajakan yang sederhana namun patuh aturan dapat diterapkan, sehingga usaha tetap berjalan lancar dan terhindar dari masalah perpajakan di masa depan digital.</p> <p> </p> 2026-07-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Norsain, Andriyani, Mohammad Firlie Pranata https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5098 Efek FYP terhadap Minat Beli: Uji Perceived Ease of Use, Trust, dan Social Influence pada TikTok Diosunmotor 2026-05-07T07:53:57+00:00 Dio Oki Putra Setianto [email protected] Fuji Sri Mar'ati [email protected] <p><em>This study aims to analyze Perceived Ease of Use (PEOU), Trust, and Social Influence on consumer purchase intention on the TikTok platform, DioSunmotor. This study used a quantitative approach with a survey method of 120 respondents who were TikTok customers and users. The data analysis technique used was multiple linear regression. The results showed that all variables had a significant positive effect on purchase intention. Trust was the most dominant variable influencing consumer purchase intention. Furthermore, all three independent variables simultaneously also had a significant effect on purchase intention. These findings indicate that platform ease of use, consumer trust, and social influences such as recommendations and trends play a significant role in increasing purchase intention on social commerce platforms.</em></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis <em>Perceived Ease of Use (PEOU), Trust </em>dan <em>Social Influence </em>terhadap minat beli konsumen pada <em>platform </em>TikTok DioSunmotor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey terhadap 120 responden yang merupakan pelanggan dan pengguna <em>platform </em>TikTok. Teknik nalisis data yang digunakan adalah regresi liniear berganda. Hasil penelitian menunjukan keseluruhan variabel berpengaruh positif signifikan terhadap minat beli. Variabel <em>trust </em>merupakan variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi minat beli konsumen. Selain itu, secara simultan ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Temuan ini menunjukan bahwa kemudahan penggunaan <em>platform</em>, tingkat kepercayaan konsumen serta pengaruh sosial seperti rekomendasi dan tren memiliki peran penting dalam meingkatkan minat beli pada <em>platform social commerce.</em></p> 2026-07-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Dio Oki Putra Setianto, Fuji Sri Mar'ati https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5087 Pengaruh Ukuran Perusahaan, Tingkat Utang, dan Profitabilitas terhadap Pengungkapan Emisi Karbon 2026-05-07T14:06:17+00:00 Fajar Septiani [email protected] Bulan Karima Nurani [email protected] <p><em>Using environmental performance as a control variable, this study attempts to ascertain the impact of firm size, debt level, and profitability on carbon emissions. Companies in the coal industry that dispersed carbon emissions and were listed on the Indonesia Stock Exchange between 2022 and 2024 made up the study population. A sample of 17 businesses was gathered over a three-year period using a purposive sampling technique. Multiple linear regression was employed in the data analysis. The findings demonstrated that the distribution of carbon emissions was not much impacted by a company's size, debt load, or profitability. As a control variable, environmental performance had no discernible effect on carbon emissions.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Dengan menggunakan kinerja lingkungan sebagai variabel kontrol, penelitian ini berupaya untuk mengetahui dampak ukuran perusahaan, tingkat utang, dan profitabilitas terhadap emisi karbon. Perusahaan-perusahaan di industri batubara yang menyebarkan emisi karbon dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2022 dan 2024 menjadi populasi penelitian. Sampel sebanyak 17 perusahaan dikumpulkan selama periode tiga tahun menggunakan teknik pengambilan sampel purposif. Regresi linier berganda digunakan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi emisi karbon tidak banyak dipengaruhi oleh ukuran perusahaan, beban utang, atau profitabilitas. Sebagai variabel kontrol, kinerja lingkungan tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap emisi karbon.</p> 2026-07-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Fajar Septiani, Bulan Karima Nurani https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5117 Pengaruh E-service quality dan Digital After-Sales service terhadap Repurchase intention melalui Customer satisfaction RedSeller RedDoorz 2026-05-13T08:54:09+00:00 Naufal Zamzami [email protected] Fresha Kharisma [email protected] Achmad Fitro [email protected] Ratih Amelia [email protected] <p><em>The advancement of digital commerce requires e-commerce platforms to continuously improve service quality to maintain customer satisfaction and encourage repurchase intention. This study aims to examine the effects of E-service quality and Digital After-Sales service on Customer satisfaction and Repurchase intention among RedSeller RedDoorz agents. A quantitative approach was employed using the SEM-PLS method (SmartPLS 4) with 162 respondents selected through purposive sampling. The results indicate that E-service quality has a positive and significant effect on both Customer satisfaction and Repurchase intention. In contrast, Digital After-Sales service does not have a significant effect on Customer satisfaction but has a positive and significant effect on Repurchase intention. Customer satisfaction is also found to have a positive and significant effect on Repurchase intention. Furthermore, Customer satisfaction does not mediate the relationship between E-service quality and Repurchase intention, nor the relationship between Digital After-Sales service and Repurchase intention. These findings suggest that customers' repurchase intention toward RedSeller is influenced more directly by digital service quality and after-sales service than through customer satisfaction. Therefore, RedDoorz should continuously enhance its e-service quality and strengthen effective after-sales support to encourage sustainable service usage and customer retention.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Kemajuan perdagangan digital mengharuskan platform e-commerce untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna mempertahankan kepuasan pelanggan dan mendorong niat pembelian kembali. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh E-service quality dan Digital After-Sales service terhadap Customer satisfaction serta Repurchase intention pada agen RedSeller RedDoorz. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode SEM-PLS (SmartPLS 4) terhadap 162 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-service quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer satisfaction dan Repurchase intention. Sebaliknya, Digital After-Sales service tidak berpengaruh signifikan terhadap Customer satisfaction, namun berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase intention. Customer satisfaction juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase intention. Selain itu, Customer satisfaction tidak mampu memediasi pengaruh E-service quality maupun Digital After-Sales service terhadap Repurchase intention. Temuan ini menunjukkan bahwa niat pembelian kembali pelanggan RedSeller lebih banyak dipengaruhi secara langsung oleh kualitas layanan digital dan layanan purna jual dibandingkan melalui mekanisme kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, RedDoorz perlu terus meningkatkan kualitas e-service dan efektivitas layanan after-sales untuk mendorong penggunaan layanan secara berkelanjutan.</p> <p> </p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Naufal Zamzami, Fresha Kharisma, Achmad Fitro, Ratih Amelia https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5099 Menjembatani Konsep Akuntansi Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Digitalisasi : Perspektif Konsep pada Entitas Bisnis 2026-05-08T02:45:34+00:00 Andrianto [email protected] Muh. Nasruddin Darajat [email protected] Fathir Angga Saputra [email protected] <p><em>This study aims to develop a conceptual understanding of digitalization-based sustainable development accounting from a business entity perspective. Using an exploratory qualitative approach with a phenomenological design, this study examines the implementation of sustainability accounting practices and the role of digital technology in supporting their development. The findings indicate that sustainability accounting is still at an early stage, with limited integration of social and environmental information into conventional accounting systems. However, digitalization creates opportunities to improve data integration, real-time monitoring, and reporting accuracy. The study identifies three main drivers of digital-based sustainability accounting: organizational awareness of sustainability, the adoption of digital information systems, and increasing stakeholder demands for transparency and accountability. These findings contribute to developing a conceptual model integrating accounting, sustainability, and digitalization.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Studi ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman konseptual tentang akuntansi pembangunan berkelanjutan berbasis digitalisasi dari perspektif entitas bisnis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan desain fenomenologis, studi ini meneliti implementasi praktik akuntansi keberlanjutan dan peran teknologi digital dalam mendukung pengembangannya. Temuan menunjukkan bahwa akuntansi keberlanjutan masih berada pada tahap awal, dengan integrasi informasi sosial dan lingkungan yang terbatas ke dalam sistem akuntansi konvensional. Namun, digitalisasi menciptakan peluang untuk meningkatkan integrasi data, pemantauan waktu nyata, dan akurasi pelaporan. Studi ini mengidentifikasi tiga pendorong utama akuntansi keberlanjutan berbasis digital: kesadaran organisasi akan keberlanjutan, adopsi sistem informasi digital, dan meningkatnya tuntutan pemangku kepentingan akan transparansi dan akuntabilitas. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model konseptual yang mengintegrasikan akuntansi, keberlanjutan, dan digitalisasi.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Andrianto, Muh. Nasruddin Darajat, Fathir Angga Saputra https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5118 Pengaruh Green Accounting, Environmental Performance, dan Leverage terhadap Profitabilitas dengan Firm Size sebagai Variabel Moderasi 2026-05-13T10:53:07+00:00 Dwi Putri Nadiatul Maula [email protected] Iva Sofi Gunawati [email protected] <p><em>This study was conducted to examine the relationship between green accounting, environmental performance, and leverage on profitability with firm size as a moderating variable in energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. The study was motivated by increasing regulatory pressure and environmental sustainability demands on energy sector companies that have high environmental risks. This research employed a quantitative approach with an explanatory research design. The total observations consisted of 120 data obtained from 24 companies selected using purposive sampling techniques. Data analysis was carried out using panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM) and Moderated Regression Analysis (MRA) u of EViews 12 software. The results indicate that the implementation of green accounting and environmental performance does not have a significant effect on company profitability. Meanwhile, leverage has a significant negative effect on company profitability. In addition, firm size is unable to moderate the effect of green accounting, environmental performance, and leverage on company profitability.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini dilakukan untuk menguji hubungan <em>green accounting, environmental performance,</em> dan <em>leverage</em> terhadap profitabilitas dengan <em>firm size</em> sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang tergabung dalam Bursa Efek Idonesia (BEI) periode 2020-2024. Penelitian ini dilakukan karena adanya peningkatan tekanan regulasi dan tuntutan keberlanjutan lingkungan pada perusahaan sektor energi yang memiliki risiko lingkungan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian <em>explanatory research</em>. Jumlah observasi sebanyak 120 data dari 24 perusahaan yang diambil menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi data panel menggunakan model <em>Fixed Effect Model</em> (FEM) serta uji <em>Moderated Regression Analysis</em> (MRA) dengan menggunakan <em>software</em> Eviews 12. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan <em>green accounting, environmental performance</em>, tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Sedangkan <em>leverage</em> berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Selain itu, <em>firm size</em> tidak dapat dapat memoderasi pengaruh <em>green accounting, environmental performance,</em> dan <em>leverage</em> terhadap profitabilitas perusahaan.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Dwi Putri Nadiatul Maula, Iva Sofi Gunawati https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5101 Pengaruh Literasi Keuangan, Norma Subjektif, Kontrol Perilaku, Fasilitas, dan Niat terhadap Penggunaan QRIS Generasi Z 2026-05-08T07:46:37+00:00 Tamara Oktaviani [email protected] Akhmad Afnan [email protected] <p><em>This study aims to analyze the main factors affecting QRIS usage among Generation Z in Indonesia. The rapid development of digital payment methods, particularly QRIS, underscores the importance of understanding the various factors that influence user behavior. In this study, the author employed a quantitative method, drawing on data from 346 generation Z respondents who had previously used QRIS. The analysis method used was partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). The findings reveal that subjective norms, enabling conditions, and intentions have a positive and significant influence on the use of QRIS. Conversely, financial literacy and behavioral control do not have a significant influence on QRIS usage. Results suggest that social factors, infrastructure support, and intention to use play a more significant role in promoting QRIS usage than individual competence factors. Thus, the growing use of QRIS among Generation Z is determined more by the social environment and support for access to technology than by individual financial literacy and behavioral self-control.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Kajian ini bermaksud untuk menelaah determinan penggunaan QRIS pada gen Z di Indonesia. Perkembangan pembayaran digital yang pesat, khususnya QRIS, mendorong pentingnya pemahaman mengenai berbagai aspek yang memengaruhi perilaku pengguna. Pada kajian ini penulis menerapkan metode kuantitatif serta data yang diperoleh sebanyak 346 responden generasi Z serta pernah memakai QRIS. Teknik analisis menerapkan <em>Partial Least Squares – Structural Equation Modeling </em>(PLS-SEM). Temuan mengungkapkan norma subjektif, kondisi pemfasilitas, dan niat memengaruhi penggunaan QRIS secara positif dan signifikan. Tetapi literasi keuangan serta kontrol perilaku tidak memengaruhi penggunaan QRIS secara signifikan. Hasil mengindikasikan bahwa faktor sosial, dukungan fasilitas, dan niat memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan faktor kemampuan individu dalam mendorong penggunaan QRIS. Dengan demikian, peningkatan penggunaan QRIS pada Gen Z lebih banyak ditentukan oleh lingkungan sosial dan dukungan akses teknologi daripada tingkat literasi keuangan dan kontrol perilaku individu.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Tamara Oktaviani, Akhmad Afnan https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5119 Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Persepsi Harga Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui Customer Experience Pondok Keluarga Osamaliki Salatiga 2026-05-13T13:24:52+00:00 Nurhayati [email protected] Yanuar Surya Putra [email protected] <p><em>Intensifying competition in the accommodation sector requires business operators to not only offer competitive pricing but also deliver superior service quality in order to create positive and sustainable customer experiences. This study aims to examine the effect of service quality and price perception on customer loyalty through customer experience at Pondok Keluarga Osamaliki Salatiga. This research employs a quantitative approach using a causal associative method. The sampling technique applied was purposive sampling, involving 98 respondents who had stayed at the accommodation at least once. Primary data were collected through a structured questionnaire that had passed validity and reliability testing. Data analysis was conducted using multiple linear regression and path analysis. The results indicate that service quality and price perception have a positive and significant effect on customer experience. Furthermore, service quality, price perception, and customer experience significantly influence customer loyalty, both partially and simultaneously. Customer experience demonstrates the strongest influence on customer loyalty. Path analysis reveals that customer experience acts as a partial mediator in the relationship between service quality and price perception on customer loyalty. Empirically, the total effect of service quality on customer loyalty is greater than that of price perception. These findings highlight the strategic importance of managing service quality that consistently enhances customer experience in fostering long-term customer loyalty within the family accommodation sector.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Persaingan pada sektor akomodasi menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya menawarkan harga yang kompetitif, tetapi juga mampu memberikan kualitas pelayanan yang unggul guna menciptakan pengalaman pelanggan yang positif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap loyalitas pelanggan melalui customer experience pada Pondok Keluarga Osamaliki Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 98 tamu yang pernah menginap minimal satu kali. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan analisis jalur (path). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer experience. Selain itu, kualitas pelayanan, persepsi harga, dan customer experience terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Customer experience memiliki pengaruh paling dominan terhadap loyalitas pelanggan. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa customer experience berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap loyalitas pelanggan. Secara empiris, pengaruh total kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan lebih besar dibandingkan persepsi harga. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan kualitas pelayanan yang konsisten dan berorientasi pada pengalaman pelanggan merupakan strategi penting dalam membangun loyalitas pelanggan jangka panjang pada sektor akomodasi keluarga.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nurhayati, Yanuar Surya Putra https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5104 Pengaruh Dukungan Pemerintah, Pendidikan Kewirausahaan, Akses Teknologi, Faktor Sosial Budaya, dan Peluang Pasar Terhadap Minat Berwirausaha Startup (Studi pada Gen Z di Kota Kabupaten Probolinggo) 2026-05-10T07:00:46+00:00 Ummi Latifah [email protected] Wahyu Nofiyan Hadi [email protected] Umi Diantika Susilowati [email protected] Anisa Nurul Wilda [email protected] Moh. Fadel [email protected] <p><em>This study aims to analyze the influence of government support, entrepreneurship education, technology access, socio-cultural factors, and market opportunities on startup entrepreneurial intention among Generation Z in Probolinggo City and Regency. The study employed a quantitative approach with a descriptive and causal research design. Data were collected through structured questionnaires distributed to 200 respondents selected using purposive sampling. The results indicate that government support, entrepreneurship education, technology access, socio-cultural factors, and market opportunities significantly influence Generation Z's startup entrepreneurial intention. The main findings reveal that entrepreneurship education, technology access, and market opportunities are the most influential factors in fostering startup entrepreneurial intention among young people. Meanwhile, government support and socio-cultural factors also contribute positively to strengthening startup entrepreneurial intention. These findings highlight the importance of collaboration among government, higher education institutions, and industry in creating an adaptive and sustainable digital entrepreneurship ecosystem. The study implies that strengthening entrepreneurship education programs, expanding access to digital technology, and enhancing market opportunities should become strategic priorities to encourage the emergence of new startup entrepreneurs among Generation Z.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan pemerintah, pendidikan kewirausahaan, akses teknologi, faktor sosial budaya, dan peluang pasar terhadap minat berwirausaha startup pada Generasi Z di Kota dan Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan pemerintah, pendidikan kewirausahaan, akses teknologi, faktor sosial budaya, dan peluang pasar secara signifikan memengaruhi minat berwirausaha startup Generasi Z. Temuan utama menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan, akses teknologi, dan peluang pasar merupakan faktor yang paling dominan dalam mendorong minat berwirausaha startup. Sementara itu, dukungan pemerintah dan faktor sosial budaya juga memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan minat berwirausaha. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri dalam membangun ekosistem kewirausahaan digital yang adaptif dan berkelanjutan. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan kewirausahaan, perluasan akses teknologi, dan peningkatan peluang pasar menjadi strategi utama dalam mendorong lahirnya wirausaha startup di kalangan Generasi Z.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ummi Latifah, Wahyu Nofiyan Hadi, Umi Diantika Susilowati, Anisa Nurul Wilda, Moh. Fadel https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5265 Analisis Faktor Penghambat Adopsi QRIS pada UMKM Kuliner Menggunakan Technology Acceptance Model dan Perancangan Prototype Panduan Digital Berbasis Human-Centered Design 2026-06-19T15:21:17+00:00 Sintya Angelina Situmorang [email protected] Nanang Hoesen Hidroes Abbrori [email protected] <p><em>The adoption of digital technology, particularly QRIS, still faces barriers among culinary MSMEs in Indonesia. This study aims to (1) analyze factors influencing QRIS adoption using the Technology Acceptance Model (TAM) and (2) design a digital guide prototype based on Human-Centered Design (HCD). A quantitative approach was used with Likert-scale questionnaires distributed to 112 respondents. Variables measured include four TAM components: perceived usefulness (PU, 5 items), perceived ease of use (PEOU, 4 items), behavioral intention to use (BI, 4 items), and actual system use (AU, 5 items). All variables are reliable (PU α=0.707; PEOU α=0.664; BI α=0.702; AU α=0.740). Multiple regression analysis showed that PEOU significantly affects BI (β = 0.524; p &lt; 0.001), while PU does not (p = 0.120); BI significantly affects AU (β = 0.562; p &lt; 0.001); PU (β = 0.467; p &lt; 0.001) and PEOU (β = 0.310; p = 0.015) both significantly affect AU. A QRIS onboarding guide prototype was evaluated using the System Usability Scale (SUS) with 11 respondents, yielding a mean score of 81.59, classified as Good category. </em><em>The HCD-based QRIS onboarding prototype received a mean System Usability Scale (SUS) score of 81.59, classified as Good (Bangor et al., 2008).</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Adopsi teknologi digital, khususnya QRIS, masih menghadapi hambatan di kalangan UMKM sektor kuliner Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi adopsi QRIS pada UMKM kuliner menggunakan <em>Technology Acceptance Model</em> (TAM) dan (2) merancang prototipe panduan digital berbasis <em>Human-Centered Design</em> (HCD) sebagai solusi atas hambatan yang ditemukan. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan instrumen kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 112 responden pelaku UMKM kuliner. Variabel yang diukur mencakup empat komponen TAM: <em>perceived usefulness</em> (PU, 5 item), <em>perceived ease of use</em> (PEOU, 4 item), <em>behavioral intention to use</em> (BI, 4 item), dan <em>actual system use</em> (AU, 5 item). Hasil uji reliabilitas menunjukkan seluruh variabel reliabel (PU α=0,707; PEOU α=0,664; BI α=0,702; AU α=0,740). Analisis regresi berganda menggunakan IBM SPSS 25 menunjukkan bahwa: (1) PEOU berpengaruh signifikan terhadap BI (β = 0,524; p &lt; 0,001), sedangkan PU tidak berpengaruh signifikan terhadap BI (p = 0,120); (2) BI berpengaruh signifikan terhadap AU (β = 0,562; p &lt; 0,001); (3) PU berpengaruh signifikan terhadap AU (β = 0,467; p &lt; 0,001) dan PEOU berpengaruh signifikan terhadap AU (β = 0,310; p = 0,015). Berdasarkan temuan tersebut, dirancang prototipe panduan onboarding QRIS yang dievaluasi menggunakan <em>System Usability Scale</em> (SUS) terhadap 11 responden, menghasilkan skor rata-rata 81,59 dari 100 poin, termasuk kategori <em>Good</em> (Bangor et al., 2008). Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi peningkatan adopsi QRIS di kalangan UMKM kuliner Indonesia.</p> 2026-07-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Sintya Angelina Situmorang, Nanang Hoesen Hidroes Abbrori https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5106 Pengaruh Paparan Iklan, Risiko dan Keamanan Data Terhadap Keputusan Penggunaan Aplikasi Pinjaman Online pada Karyawan Pabrik 2026-05-11T05:31:17+00:00 Yanuarai Lase [email protected] Jaya Ramadaey Bangsa [email protected] <p><em>The increasing use of online loan applications among the public, including factory workers, has prompted the need for an in-depth study of the factors influencing user decisions, namely advertising exposure, potential risks, and the level of data security, which are key considerations in utilizing digital financial services. This study aims to analyze the influence of advertising exposure, risk, and data security on factory employees' decisions to use online loan applications. This study uses a quantitative approach, collecting data through questionnaires distributed to factory employees. The data obtained were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to test the relationship between variables. The results show that advertising exposure and risk have a positive and significant influence on the decision to use online loan applications. Meanwhile, data security shows a significant negative influence on the decision to use online loan applications. The R-square value of 0.524 indicates that 52.4% of the variation in the decision to use online loan applications can be explained by advertising exposure, risk, and data security, while the remaining 47.6% is influenced by factors outside the research model. Based on these results, it can be concluded that advertising exposure, risk, and data security have a significant influence on the decision to use online loan applications among factory employees.</em></p> <p><strong> </strong></p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Meningkatnya penggunaan aplikasi pinjaman online di kalangan masyarakat, termasuk karyawan pabrik, telah mendorong perlunya studi mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pengguna, yaitu paparan iklan, potensi risiko, dan tingkat keamanan data, yang merupakan pertimbangan utama dalam memanfaatkan layanan keuangan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan iklan, risiko, dan keamanan data terhadap keputusan karyawan pabrik dalam menggunakan aplikasi pinjaman online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, mengumpulkan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada karyawan pabrik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling </em>(SEM) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan iklan dan risiko memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan untuk menggunakan aplikasi pinjaman online. Sementara itu, keamanan data menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan terhadap keputusan untuk menggunakan aplikasi pinjaman online. Nilai <em>R-square</em> sebesar 0,524 menunjukkan bahwa 52,4% variasi dalam keputusan untuk menggunakan aplikasi pinjaman online dapat dijelaskan oleh paparan iklan, risiko, dan keamanan data, sedangkan sisanya 47,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar model penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa paparan iklan, risiko, dan keamanan data memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan untuk menggunakan aplikasi pinjaman online di kalangan karyawan pabrik.</p> 2026-07-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Yanuarai Lase, Jaya Ramadaey Bangsa https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5124 Mekanisme Tata Kelola Perusahaan dan Financial Distress: Bukti Empiris pada Perbankan Indonesia 2026-05-14T14:23:34+00:00 Richatul Jannah [email protected] Rischa Inung Fauziah [email protected] Andre Yulian Hidayat [email protected] Tiara Saharani Fatimah [email protected] Aulia Dewi Puspita [email protected] <p><em>The achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) requires companies to maintain financial integrity as part of their efforts to ensure business sustainability, particularly in the banking sector, which is characterized by high complexity and risk. Weak financial integrity may increase the potential for fraud and financial distress. Therefore, the implementation of effective corporate governance mechanisms through managerial ownership, internal audit, and whistleblowing systems is essential as a means of detecting and preventing fraud while maintaining financial stability. This study examines the effect of managerial ownership, internal audit, and whistleblowing systems on financial distress, which serves as a proxy for fraud risk and corporate financial integrity. Using an exploratory quantitative approach, this study analyzes banking sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period. A total of 33 observations were analyzed using panel data regression with the Random Effect Model (REM). The findings show that the whistleblowing system significantly reduces the risk of financial distress. In contrast, managerial ownership and internal audit do not show statistically significant effects, although the direction of their relationships is consistent with corporate governance theory. These findings indicate that strengthening the whistleblowing system is important for banking companies to reduce the risk of financial distress and maintain financial integrity.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Pencapaian <em>Sustainable Development Goals</em> (SDGs) menuntut perusahaan untuk menjaga integritas keuangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan keberlanjutan usaha, khususnya pada sektor perbankan yang memiliki tingkat kompleksitas dan risiko yang tinggi. Lemahnya integritas keuangan dapat meningkatkan potensi terjadinya <em>fraud</em> dan kesulitan keuangan (<em>financial distress</em>). Oleh karena itu, penerapan mekanisme tata kelola perusahaan yang efektif melalui kepemilikan manajerial, audit internal, dan <em>whistleblowing system</em> menjadi penting sebagai sarana deteksi dan pencegahan <em>fraud</em> guna menjaga stabilitas keuangan. Studi ini meneliti dampak kepemilikan manajerial, audit internal, dan <em>whistleblowing system</em> terhadap <em>financial distress</em>, yang berfungsi sebagai proksi untuk risiko <em>fraud</em> dan integritas keuangan perusahaan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif eksploratif, studi ini menganalisis perusahaan-perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) selama periode 2019–2023. Sebanyak 33 unit observasi dianalisis menggunakan regresi data panel dengan <em>Random Effect Model</em> (REM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa <em>whistleblowing system</em> secara signifikan mengurangi risiko <em>financial distress</em>. Sebaliknya, kepemilikan manajerial dan audit internal tidak menunjukkan efek yang signifikan secara statistik, meskipun hubungan arahnya selaras dengan teori tata kelola perusahaan. Temuan ini menunjukkan penguatan <em>whistleblowing system</em> penting dilakukan oleh perusahaan perbankan untuk menekan risiko <em>financial distress</em> dan menjaga integritas keuangan.</p> <p><strong> </strong></p> 2026-07-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Richatul Jannah, Rischa Inung Fauziah, Andre Yulian Hidayat, Tiara Saharani Fatimah, Aulia Dewi Puspita https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5123 Inovasi Teknologi sebagai Pemoderasi Pengaruh Struktur Modal dan Komisaris Independen terhadap Kinerja Keuangan 2026-05-15T01:30:12+00:00 Khoirunnisa Firdarini [email protected] Manendha Maganitri Kundhala [email protected] <p><em>This study aims to examine the role of technological innovation in moderating the influence of capital structure and independent commissioners on financial performance. This study uses the population of </em><em>consumer goods </em><em>industries listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2021-2024 amounting to 210. These types of companies were chosen because they have a high sensitivity to economic volatility such as inflation and recession. The final sample obtained was 128 using the purposive sampling method. Multiple linear regression tests using SPSS were used to test the hypotheses. The results of this study show that capital structure has a negative effect on financial performance, independent commissioners have no effect on financial performance, technological innovation moderates the influence of capital structure on financial performance, and technological innovation moderates the influence of independent commissioners on financial performance. The conclusion obtained is that technological innovation can reduce the negative effects of leverage by improving the effectiveness of operational activities and assisting independent commissioners in reducing the asymmetry of the company's financial information, thereby enhancing the company's financial performance.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran inovasi teknologi dalam memoderasi pengaruh struktur modal dan komisaris independen terhadap kinerja keuangan. Penelitian ini menggunakan pupulasi industri <em>consumer goods</em> yang terdaftar di BEI pada tahun 2021-2024 sebanyak 210. Jenis perusahaan ini dipilih karena memiliki tingkat sensitivitas tinggi terhadap volatilitas ekonomi seperti inflasi dan resesi. Sampel final yang didapatkan sebesar 128 dengan menggunakan purposive sampling method. Uji regresi linier berganda SPSS digunakan dalam pengujian hipotesis. Hasil pengujian penelitian ini membuktikan bahwa struktur modal berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan, komisaris independen tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan, inovasi teknologi memoderasi pengaruh struktur modal terhadap kinerja keuangan dan inovasi teknologi memoderasi pengaruh komisaris independen terhadap kinerja keuangan. Kesimpulan yang diperoleh adalah inovasi teknologi mampu mengurang efek negatif leverage dengan meningkatkan efektivitas kegiatan operasional dan membantu komisaris independen dalam mengurangi asimetri informasi keuangan perusahaan sehingga meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.</p> 2026-07-18T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Khoirunnisa Firdarini, Manendha Maganitri Kundhala https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5125 Menavigasi Inovasi di Era Manufaktur Cerdas: Bagaimana Budaya Organisasi dan Modal Intelektual Memediasi Pengaruh Berbagi Pengetahuan terhadap Perilaku Inovatif 2026-05-14T16:12:06+00:00 Kusuma Dwi Wikka Kukuh Satrianto [email protected] Fudji Sri Mar’ati [email protected] Jaya Ramadaey Bangsa [email protected] Hardi Utomo [email protected] <p><em>The development of the manufacturing industry in the era of smart manufacturing requires stronger knowledge-based innovation capabilities to sustain organizational competitiveness, where innovation is not only determined by the availability of knowledge but also by how knowledge is shared and internalized within the organization. This study aims to examine the effect of knowledge sharing on innovative behavior with intellectual capital and organizational culture as mediating variables among manufacturing employees in Central Java, Indonesia. A quantitative approach was employed using a survey method involving 195 respondents, with data collected through a structured questionnaire based on a 1–5 Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (PLS-SEM). The results indicate that knowledge sharing has a significant positive effect on intellectual capital, organizational culture, and innovative behavior. Furthermore, intellectual capital and organizational culture are found to significantly mediate the relationship between knowledge sharing and innovative behavior. These findings highlight that strengthening knowledge sharing practices, supported by robust intellectual capital and a conducive organizational culture, is a key driver in enhancing employees’ innovative behavior in the manufacturing sector.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Perkembangan industri manufaktur di era manufaktur cerdas menuntut peningkatan kemampuan inovasi berbasis pengetahuan untuk menjaga daya saing organisasi, di mana inovasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pengetahuan tetapi juga oleh bagaimana pengetahuan tersebut dibagikan dan diinternalisasi dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>knowledge sharing</em> terhadap <em>innovative behavior</em> dengan <em>intellectual capital</em> dan <em>organizational culture</em> sebagai variabel mediasi pada karyawan perusahaan manufaktur di Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 195 responden dan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala Likert 1–5 yang dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling</em> berbasis <em>Partial Least Squares</em> (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>knowledge sharing</em> berpengaruh positif dan signifikan terhadap <em>intellectual capital</em>, organizational culture, dan innovative behavior, serta intellectual capital dan organizational culture terbukti memediasi hubungan tersebut secara signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan praktik <em>knowledge sharing</em> yang didukung oleh <em>intellectual capital</em> dan budaya organisasi yang kondusif merupakan faktor kunci dalam meningkatkan perilaku inovatif karyawan di industri manufaktur.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Kusuma Dwi Wikka Kukuh Satrianto, Fudji Sri Mar’ati, Jaya Ramadaey Bangsa, Hardi Utomo https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5144 Integrasi Nilai HRM dan Kapabilitas Inovasi Teknologi terhadap Keunggulan Kompetitif dan Pengembangan Organisasi Perbankan Syariah 2026-05-21T12:01:07+00:00 Pipit Sundari [email protected] Satria Avianda Nurcahyo [email protected] Yeni Indraningtyas [email protected] Teguh Harso Widagdo [email protected] Tettie Setiyarti [email protected] <p><em>This study explores the influence of Human Resource Management (HRM) Values ​​and Technological Innovation Capability on Competitive Advantage and Organizational Development in the Islamic banking sector in Central Java. In the context of increasing industry competition and accelerating digital transformation, the integration of effective HRM and strategic technological innovation is considered crucial to strengthening organizational competitiveness and sustainability. Quantitative research methods were applied through a survey of 250 Islamic bank employees, using purposive sampling to target relevant respondents. Data analysis using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) tested construct validity and reliability, as well as the interrelationships between variables. The findings indicate that HRM Values ​​and Technological Innovation Capability have a significant positive influence on Competitive Advantage and Organizational Development, with Competitive Advantage partially mediating the relationship between HRM, technological innovation, and organizational development. This study confirms the strategic role of HRM and technological innovation in sustainably improving organizational performance and provides both theoretical contributions and practical implications for Islamic banking institutions in formulating organizational development strategies based on competitive advantage and digital transformation. </em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh Nilai HRM dan Kapabilitas Inovasi Teknologi terhadap Keunggulan Kompetitif dan Pengembangan Organisasi di sektor perbankan syariah di Jawa Tengah. Dalam konteks persaingan industri yang meningkat dan percepatan transformasi digital, integrasi HRM yang efektif dan inovasi teknologi strategis dianggap krusial untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan organisasi. Metode penelitian kuantitatif diterapkan melalui survei terhadap 250 karyawan bank syariah, dengan purposive sampling untuk menargetkan responden yang relevan. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menguji validitas dan reliabilitas konstruk, serta pengaruh antar variabel. Temuan menunjukkan bahwa Nilai HRM dan Kapabilitas Inovasi Teknologi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Keunggulan Kompetitif dan Pengembangan Organisasi, dengan Keunggulan Kompetitif memediasi sebagian hubungan antara SDM, inovasi teknologi, dan pengembangan organisasi. Studi ini menegaskan peran strategis SDM dan inovasi teknologi dalam meningkatkan kinerja organisasi secara berkelanjutan dan menyediakan kontribusi teoritis sekaligus implikasi praktis bagi lembaga perbankan syariah dalam merumuskan strategi pengembangan organisasi berbasis keunggulan kompetitif dan transformasi digital.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Pipit Sundari, Satria Avianda Nurcahyo, Yeni Indraningtyas, Ahmad Ali, Teguh Harso Widagdo https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5138 Analisis Optimalisasi Pemasaran Digital pada DN Salon kalianget di Kabupaten Sumenep 2026-05-19T04:21:38+00:00 Mohammad Firlie Pranata [email protected] Dani Eka Bakhtiar [email protected] Bambang Hermanto [email protected] <p><em>The development of beauty salons is increasingly attracting attention and helping new job opportunities in Indonesia. Digital marketing is one of the most effective and efficient marketing methods in the era of rapid and increasingly massive technological development today. The purpose of this study is to determine the optimization of digital marketing at DN Salon Kalianget in Sumenep Regency through social media used by DN salon. This study uses a qualitative descriptive approach with data triangulation techniques to describe the current conditions in depth. DN Salon faces challenges in the digital era by transforming to the current situation, despite digital limitations, lack of technical expertise in creating content, and limited time. Although still simple, DN Salon proves that interactive digital promotions can convert viewers into active and loyal customers. Conclusions related to customer engagement theory include DN Salon Lack of in-depth understanding of digital marketing strategies, DN Salon lacks support or cooperation with third parties (consultants/trainers), lack of expertise in creating and editing digital content, DN Salon has time constraints in creating content regularly, DN Salon does not have training or a special budget for digital marketing and lack of consistency in updating content on social media. These obstacles emphasize the need for training, resource allocation, and increased consistency so that digital marketing strategies can run more optimally and maximally as expected.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Perkembangan salon kecantikan semakin menarik perhatian dan membantu peluang lapangan pekerjaan baru di Indonesia. Digital marketing merupakan salah satu metode pemasaran yang sangat efektif dan efisien pada era perkembangan teknologi yang cepat dan semakin masif sekarang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui optimalisasi pemasaran digital pada DN Salon kalianget di kabupaten Sumenep melalui media sosial yang dipakai salon DN. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi data untuk menggambarkan secara mendalam kondisi terkini. DN Salon menghadapi tantangan di era digital dengan bertransformasi dengan keadaan saat ini, meskipun dengan keterbatasan digital, kurangnya keahlian teknis dalam membuat konten, dan minimnya waktu. Meskipun masih sederhana, DN Salon membuktikan bahwa promosi digital interaktif mampu mengubah penonton menjadi pelanggan aktif dan setia. kesimpulan berkaitan dengan teori customer engagement antara lain yaitu DN Salon Kurangnya pemahaman mendalam tentang strategi digital marketing, DN Salon belum adanya dukungan atau kerja sama dengan pihak ketiga (konsultan/pelatih), minimnya keahlian dalam membuat dan mengedit konten digital, DN Salon memilikli kendala waktu dalam membuat konten secara rutin, DN Salon tidak adanya pelatihan maupun anggaran khusus untuk digital marketing dan Kurangnya konsistensi dalam memperbarui konten di media sosial. Hambatan ini menekankan perlunya pelatihan, alokasi sumber daya, dan peningkatan konsistensi supaya strategi digital marketing bisa berjalan lebih maksimal dan optimal sesuai harapan.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Mohammad Firlie Pranata, Dani Eka Bakhtiar, Bambang Hermanto https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5153 Analisis Strategi Manajemen Keuangan dalam Meningkatkan Kinerja Usaha pada Toko Dian Shop di Ambarawa 2026-05-24T15:03:36+00:00 Tuti Kristiani Halawa [email protected] Henry Yuliamir [email protected] <p><em>This study aims to analyze financial management strategies to improve business performance at the Dian Shop in Ambarawa, Semarang Regency. The research method used was qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation with informants consisting of the business owner and employees of the Dian Shop. The results indicate that the implemented financial management strategies include business capital management, simple financial record keeping, cash flow management, operational cost control, and inventory management. These strategies have had a positive impact on improving business performance, such as increased operational stability, expenditure efficiency, and increased sales and profits. However, the financial recording system is still manual, thus not optimally supporting modern business financial management. The conclusion of this study indicates that implementing sound financial management strategies can help improve business performance and maintain the sustainability of the Dian Shop business amidst increasingly competitive business conditions.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen keuangan dalam meningkatkan kinerja usaha pada Toko Dian Shop di Ambarawa, Kabupaten Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemilik usaha dan karyawan Toko Dian Shop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen keuangan yang diterapkan meliputi pengelolaan modal usaha, pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan arus kas, pengendalian biaya operasional, dan pengelolaan persediaan barang. Strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja usaha, seperti meningkatnya stabilitas operasional, efisiensi pengeluaran, serta peningkatan penjualan dan keuntungan usaha. Namun demikian, sistem pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual sehingga belum optimal dalam mendukung pengelolaan keuangan usaha secara modern. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi manajemen keuangan yang baik mampu membantu meningkatkan kinerja usaha dan menjaga keberlangsungan bisnis Toko Dian Shop di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif.</p> <p><strong> </strong></p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Tuti Kristiani Halawa, Henry Yuliamir https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5141 Penilaian Kesehatan Bank Digital Menggunakan CAMEL dan RGEC 2026-05-19T10:22:44+00:00 Samuel Martono [email protected] <p><em>This study aims to analyze the health level of digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) using the CAMEL and RGEC methods to assess which digital banks are good investment choices. The CAMEL method assesses aspects of capital, asset quality, management, profitability, and liquidity, while the RGEC method covers risk profiles, good governance, profitability, and capital. The objects of this study are nine digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange: Bank Jago, Bank Aladin Syariah, Allo Bank, Bank MNC Internasional, Amar Bank Indonesia, Bank Raya, Bank Neo Commerce, Bank Capital Indonesia, and Bank QNB Indonesia. The observation period is 2019 to 2023 and the research data is obtained from the financial statements of the nine digital banks for the period 2019-2023. The results of the study indicate that there are four banks that have a stable health level throughout the current period and therefore can be good choices for investment: Bank Neo Commerce, Bank Raya, Bank Capital, and Bank MNC Internasional.</em></p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p>This study aims to analyze the health level of digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) using the CAMEL and RGEC methods to assess which digital banks are good investment choices. The CAMEL method assesses aspects of capital, asset quality, management, profitability, and liquidity, while the RGEC method covers risk profiles, good governance, profitability, and capital. The objects of this study are nine digital banks listed on the Indonesia Stock Exchange: Bank Jago, Bank Aladin Syariah, Allo Bank, Bank MNC Internasional, Amar Bank Indonesia, Bank Raya, Bank Neo Commerce, Bank Capital Indonesia, and Bank QNB Indonesia. The observation period is 2019 to 2023 and the research data is obtained from the financial statements of the nine digital banks for the period 2019-2023. The results of the study indicate that there are four banks that have a stable health level throughout the current period and therefore can be good choices for investment: Bank Neo Commerce, Bank Raya, Bank Capital, and Bank MNC Internasional.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Samuel Martono https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5154 Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Harga Terhadap Kepuasan Pengunjung di Hotel Front One Gosyen Hotel Salatiga 2026-05-24T15:28:03+00:00 Noperdi [email protected] Henry Yuliamir [email protected] <p><em>This study aims to determine the influence of service quality and price on visitor satisfaction at Front One Gosyen Hotel Salatiga. This research used a quantitative method with a survey approach. The population in this study consisted of all hotel guests during a two-month period totaling 1,250 visitors. The sample size was determined using the Slovin formula with an error rate of 10%, resulting in 93 respondents. The sampling technique used accidental sampling, namely hotel guests who were encountered directly by the researcher and were willing to become respondents. Data collection techniques included observation, documentation, and questionnaires using a Likert scale of 1–5. The independent variables in this study were service quality and price, while the dependent variable was visitor satisfaction. Data analysis techniques used validity tests, reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-tests, F-tests, and coefficient of determination (R²) using SPSS software. The results showed that service quality had a positive and significant effect on visitor satisfaction with a significance value of 0.000 &lt; 0.05. Price also had a positive and significant effect on visitor satisfaction with a significance value of 0.002 &lt; 0.05. Simultaneously, service quality and price had a significant effect on visitor satisfaction with a significance value of 0.000 &lt; 0.05. The Adjusted R Square value of 0.680 indicates that visitor satisfaction is influenced by service quality and price by 68%, while the remaining 32% is influenced by other factors outside the study.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pengunjung di Hotel Front One Gosyen Hotel Salatiga. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tamu hotel selama dua bulan sebanyak 1.250 pengunjung. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 93 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, yaitu tamu hotel yang secara kebetulan ditemui oleh peneliti dan bersedia menjadi responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 1–5. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari kualitas pelayanan dan harga, sedangkan variabel dependen adalah kepuasan pengunjung. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung dengan nilai signifikansi 0,002 &lt; 0,05. Secara simultan, kualitas pelayanan dan harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,680 menunjukkan bahwa kepuasan pengunjung dipengaruhi oleh kualitas pelayanan dan harga sebesar 68%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Noperdi; Henry Yuliamir https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5142 Implementasi Sistem Informasi Manajemen Pajak Perangkat Medis Berbasis Web di Rumah Sakit 2026-05-19T12:20:03+00:00 Juei Lynn Ester Exaudi Malau [email protected] Anton [email protected] <p><em>The development of information technology in the healthcare sector encourages hospitals to manage data quickly, accurately, and in an integrated way to improve service quality. One aspect that still faces challenges is the administration of medical device transactions containing tax information, which is generally still carried out manually, thus potentially causing recording errors and delayed reporting. This study aims to design and implement a web-based information system that supports the administration of medical device transactions as well as the presentation of tax information in hospitals. The method used is a qualitative approach with a prototype system development model, through the stages of analysis, design, implementation, prototype evaluation, prototype refinement, and final system. The system was tested using black box testing in a simulation environment to verify functional correctness without examining internal code structure. The results show that the developed system can to manage medical device usage data in an integrated manner. The prices used already include tax (embedded tax), thereby facilitating the recording and calculation of transactions. The system also provides input features, transaction details, and receipts as output to support information transparency. The implementation of this system demonstrates its potential to support administrative efficiency and help reduce the risk of calculation errors. Thus, the developed web-based information system can serve as a supporting solution for managing medical device tax in a more structured, accurate, and integrated manner in hospitals.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Perkembangan teknologi informasi dalam sektor kesehatan mendorong rumah sakit untuk mengelola data secara cepat, akurat, dan terintegrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu aspek yang masih menghadapi kendala adalah administrasi transaksi alat kesehatan yang memuat informasi perpajakan masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan dan keterlambatan pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi berbasis web yang mendukung administrasi transaksi alat kesehatan serta penyajian informasi perpajakan di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model pengembangan sistem <em>prototype</em>, melalui tahapan <em>analysis</em>, <em>design</em>, <em>implementation</em>, <em>prototype evaluation</em>, <em>prototype refinement</em>, dan <em>final system</em>. Sistem diuji menggunakan pengujian <em>black box </em>pada lingkungan simulasi untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan tanpa menguji struktur internal sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengelola data pemakaian alat kesehatan secara terintegrasi. Harga yang digunakan sudah termasuk pajak (<em>embedded tax</em>), sehingga mempermudah proses pencatatan dan perhitungan transaksi. Sistem juga menyediakan fitur input, detail transaksi, serta nota sebagai output yang mendukung transparansi informasi. Implementasi sistem ini menunjukkan potensi dalam mendukung efisiensi administrasi, membantu mengurangi risiko kesalahan perhitungan. Dengan demikian, sistem informasi berbasis web yang dikembangkan dapat menjadi solusi pendukung dalam pengelolaan pajak alat kesehatan secara lebih terstruktur, akurat, dan terintegrasi di rumah sakit.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Juei Lynn Ester Exaudi Malau, Anton https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5155 Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Kinerja Karyawan pada Manna Kampus Yogyakarta 2026-05-25T02:01:10+00:00 Adriana Sevriani Dao [email protected] Henry Yuliamir [email protected] <p><em>This study aims to examine human resource competency development in improving employee performance at Manna Kampus Yogyakarta. The study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The research informants consisted of 15 participants, including managers, supervisors, and employees of Manna Kampus Yogyakarta, selected using a purposive sampling technique. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that human resource competency development is implemented through work briefings, customer service training, cashier system training, routine performance evaluations, supervisor supervision, and mentoring for new employees. These programs have a positive impact on employee performance, particularly in terms of work discipline, communication skills, work speed, customer service, responsibility, and teamwork. Work briefings and supervisor supervision were found to be the most effective methods for enhancing employees’ understanding of their duties because they are conducted directly and continuously. The study also identified several supporting factors, including managerial support, cooperation among employees, and a conducive work environment. Meanwhile, the main obstacles include limited training time, high operational workloads, and differences in employees’ capabilities. Overall, the findings demonstrate that human resource competency development plays an important role in improving employee performance at Manna Kampus Yogyakarta.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kompetensi sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan pada Manna Kampus Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 15 orang yang terdiri atas pimpinan, supervisor, dan karyawan Manna Kampus Yogyakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi sumber daya manusia dilakukan melalui briefing kerja, pelatihan pelayanan pelanggan, pelatihan penggunaan sistem kasir, evaluasi kerja rutin, pengawasan supervisor, serta pendampingan bagi karyawan baru. Program tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan, terutama dalam aspek disiplin kerja, kemampuan komunikasi, kecepatan kerja, pelayanan pelanggan, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Briefing kerja dan pengawasan supervisor menjadi metode yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman kerja karyawan karena dilakukan secara langsung dan berkelanjutan. Penelitian ini juga menemukan faktor pendukung berupa dukungan pimpinan, kerja sama antar karyawan, dan lingkungan kerja yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pelatihan, tingginya aktivitas operasional perusahaan, serta perbedaan kemampuan antar karyawan. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi sumber daya manusia berperan penting dalam meningkatkan kualitas kinerja karyawan pada Manna Kampus Yogyakarta.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Adriana Sevriani Dao; Henry Yuliamir https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5147 Pengembangan dan Validasi Skala Cognitive Dissonance: Confirmatory Factor Analysis dan Composite Reliability 2026-05-22T04:32:52+00:00 Mahmud Junianto [email protected] Yoga Aji Nugraha [email protected] Dika Setiagraha [email protected] Anddrean Yoga Pratama Duri [email protected] Kaisar Az Zaky [email protected] Ayu Zela Destriana Zendrato [email protected] <p><em>This study aims to develop and validate a cognitive dissonance measurement tool in preschool tutoring institutions. The study population consisted of parents of children attending tutoring institutions in Palembang City, Indonesia. The study sample consisted of 71 parents selected using a simple random sampling technique. The development of the cognitive dissonance scale refers to Festinger's theory which consists of three dimensions, namely concern for agreement, purchasing discretion, and emotional. The data analysis process was carried out using the 2nd Confirmatory Factor Analysis (2nd CFA) approach with the help of the Smart-PLS application version 4.1.1.8 to test the validity and reliability of the measuring instrument. The results showed that there were 9 items declared valid with a Composite Reliability value of 0.863 and an Average Variance Extracted (AVE) of 0.709. Based on these results, the developed measuring instrument was declared valid and reliable in measuring cognitive dissonance in tutoring institutions. Practically, this measuring instrument is expected to help educational institutions in improving service quality, customer satisfaction, and customer loyalty. Meanwhile, theoretically, this measuring instrument is expected to be used in research that discusses cognitive dissonance.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta memvalidasi alat ukur cognitive dissonance pada konteks lembaga bimbingan belajar pre-school. Populasi penelitian terdiri dari orang tua anak yang mengikuti lembaga bimbingan belajar di Kota Palembang, Indonesia. Sampel penelitian berjumlah 71 orang tua yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengembangan skala cognitive dissonance mengacu pada teori Festinger yang terdiri dari tiga dimensi, yaitu concern over deal, wisdom of purchase, dan emotional. Proses analisis data dilakukan menggunakan pendekatan 2nd Confirmatory Factor Analysis (2nd CFA) dengan bantuan aplikasi Smart-PLS versi 4.1.1.8 untuk menguji validitas dan reliabilitas alat ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 item yang dinyatakan valid dengan nilai composite reliability sebesar 0.863 dan Average Variance Extracted (AVE) sebesar 0.709. Berdasarkan hasil tersebut, alat ukur yang dikembangkan dinyatakan valid dan reliabel dalam mengukur cognitive dissonance pada lembaga bimbingan belajar. Secara praktis alat ukur ini diharapkan dapat membantu lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas layanan, kepuasan konsumen, serta loyalitas pelanggan. Sedangkan secara teoritis, alat ukur ini diharapkan dapat digunakan dalam penelitian yang membahas tentang <em>cognitive dissonance</em>.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Mahmud Junianto, Yoga Aji Nugraha, Dika Setiagraha, Anddrean Yoga Pratama Duri, Kaisar Az Zaky, Ayu Zela Destriana Zendrato https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5156 Kesenjangan Upah Mahasiswa Magang Internasional dan Dampaknya Terhadap Strategi Efisiensi Tenaga Kerja Pada Industri Hospitality di Taiwan 2026-05-25T02:40:14+00:00 Maeria Gowasa [email protected] Henry Yuliamir [email protected] <p><em>This study aims to analyze the wage gap among international interns and its impact on labor efficiency strategies in the hospitality industry in Taiwan. The study used a qualitative approach with a case study method to gain a deeper understanding of the experiences of international interns, the perspectives of hotel HRDs, and operational supervisors regarding the wage system and intern workforce management. The research informants consisted of international interns, hotel HRDs, and operational supervisors selected using a purposive sampling technique. Data collection involved interviews, observation, and documentation. Data analysis employed the Miles and Huberman interactive model, which encompasses data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that international interns experience a wage gap compared to local workers and permanent employees despite having nearly the same workload. The hospitality industry in Taiwan utilizes international interns as part of a labor efficiency strategy to reduce hotel operating costs and maintain service stability. However, this strategy impacts the motivation, job satisfaction, loyalty, and service quality of international interns. Some interns experience work pressure and burnout due to the high workload and limited compensation received. This study concludes that labor efficiency strategies in the hospitality industry need to be balanced with a fairer wage system and human resource management to ensure the well-being of international interns and the quality of hotel service.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan upah mahasiswa magang internasional dan dampaknya terhadap strategi efisiensi tenaga kerja pada industri hospitality di Taiwan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam pengalaman mahasiswa magang internasional, pandangan HRD hotel, serta supervisor operasional terkait sistem pengupahan dan pengelolaan tenaga kerja magang. Informan penelitian terdiri dari mahasiswa magang internasional, HRD hotel, dan supervisor operasional yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa magang internasional mengalami kesenjangan upah dibandingkan dengan tenaga kerja lokal dan karyawan tetap meskipun memiliki beban kerja yang hampir sama. Industri hospitality di Taiwan memanfaatkan mahasiswa magang internasional sebagai bagian dari strategi efisiensi tenaga kerja untuk mengurangi biaya operasional hotel dan menjaga stabilitas pelayanan. Namun, strategi tersebut menimbulkan dampak terhadap motivasi kerja, kepuasan kerja, loyalitas, serta kualitas pelayanan mahasiswa magang internasional. Sebagian mahasiswa mengalami tekanan kerja dan kelelahan (<em>burnout</em>) akibat tingginya beban kerja dan keterbatasan kompensasi yang diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi efisiensi tenaga kerja dalam industri hospitality perlu diimbangi dengan sistem pengupahan dan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih adil agar kesejahteraan mahasiswa magang internasional dan kualitas pelayanan hotel tetap terjaga.</p> <p><strong> </strong></p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Maeria Gowasa, Henry Yuliamir https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5188 Analisis Kebutuhan Pelaku UMKM Desa terhadap Platform Pemasaran Produk Lokal Berbasis Peta dan Logistik Kolaboratif 2026-06-24T11:36:38+00:00 Setya Indah Isnawati [email protected] Irsal Fauzi [email protected] Ucta Pradema Sanjaya [email protected] Prieza Dheva Tanti [email protected] <p><em>Digital marketing for village products has become a strategic need for rural MSMEs to expand market access, increase product visibility, and strengthen the local economy. However, rural MSME actors still face several challenges, including limited digital promotion, the absence of integrated business location information, weak distribution coordination, and unstable internet connectivity. This study aims to analyze the needs of rural MSME actors for a map-based local product marketing platform integrated with collaborative logistics as a foundation for developing GeoDesaConnect. This research employed a descriptive qualitative approach and was conducted in Lerep Village, Sumogawe Village, and Bergas Kidul Village, Semarang Regency. Informants were selected through purposive sampling, consisting of MSME actors, village officials, BUMDes managers, tourism awareness groups, and MSME facilitators. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation studies, then analyzed using thematic analysis. The findings indicate that rural MSME actors need a platform that can provide product catalogs, map business locations, support market location recommendations, facilitate distribution coordination, and remain accessible under limited internet connectivity. The study concludes that GeoDesaConnect should be developed as a contextual, adaptive, inclusive, and user-need-based platform to support marketing, spatial mapping, collaborative logistics, and sustainable local economic development in rural areas.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Digitalisasi pemasaran produk desa menjadi kebutuhan strategis bagi pelaku UMKM desa untuk memperluas akses pasar, meningkatkan visibilitas produk, dan memperkuat ekonomi lokal. Namun, pelaku UMKM desa masih menghadapi kendala berupa keterbatasan promosi digital, belum terintegrasinya informasi lokasi usaha, lemahnya koordinasi distribusi, serta keterbatasan konektivitas internet. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pelaku UMKM desa terhadap platform pemasaran produk lokal berbasis peta dan logistik kolaboratif sebagai dasar pengembangan GeoDesaConnect. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di Desa Lerep, Desa Sumogawe, dan Desa Bergas Kidul, Kabupaten Semarang. Informan dipilih secara purposive, meliputi pelaku UMKM, perangkat desa, BUMDes, pokdarwis, dan pendamping UMKM. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM desa membutuhkan platform yang mampu menyajikan katalog produk, memetakan lokasi usaha, mendukung rekomendasi lokasi pasar, memfasilitasi koordinasi distribusi, serta tetap dapat digunakan pada kondisi jaringan terbatas. Kesimpulannya, GeoDesaConnect perlu dikembangkan sebagai platform yang kontekstual, adaptif, inklusif, dan berbasis kebutuhan riil pengguna, sehingga mampu mendukung pemasaran, pemetaan spasial, logistik kolaboratif, serta penguatan ekonomi lokal desa secara berkelanjutan.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Setya Indah Isnawati, Irsal Fauzi; Ucta Pradema Sanjaya; Prieza Dheva Tanti https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5163 Analisis Implementasi Green Economy pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) 2026-05-25T13:58:45+00:00 Fenny Noor Salam [email protected] Dinda Ayu Izmi [email protected] Devi Trenggani [email protected] <p><em>The implementation of a green economy in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) is a strategic step toward balancing economic growth and ensuring environmental sustainability. This study aims to analyze the influence of policy factors, technology and investment factors, and social and behavioral factors on the implementation of a green economy in MSMEs in Bandung Regency. A quantitative research approach was used. Data were collected through a questionnaire distributed to 100 MSME respondents selected using purposive sampling. Quantitative data analysis was conducted using multiple linear regression analysis with SPSS version 25. The results of the regression analysis indicate that Policy Factors (t = 3.603, p &lt; 0.05), Technology and Investment Factors (t = 3.202, p &lt; 0.05), and Social and Behavioral Factors (t = 2.584, p &lt; 0.05) each have a positive and significant partial effect on the implementation of the green economy. The Policy Factor has a regression coefficient of 0.213, the Technology and Investment Factor of 0.297, and the Social and Behavioral Factor of 0.275. These findings confirm that synergy between supportive government regulations, readiness to adopt environmentally friendly technologies, capital support, and shifts in public consumption behavior are key to the success of the green transformation in the MSME sector.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Implementasi green economy pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi langkah strategis dalam menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Faktor Kebijakan, Faktor Teknologi dan Investasi, serta Faktor Sosial dan Perilaku terhadap Implementasi Green Economy pada UMKM di Kabupaten Bandung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda melalui software SPSS versi 25. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Faktor Kebijakan (t = 3,603, p &lt; 0,05), Faktor Teknologi dan Investasi (t = 3,202, p &lt; 0,05), dan Faktor Sosial dan Perilaku (t = 2,584, p &lt; 0,05) secara parsial memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Implementasi Green Economy. Faktor Kebijakan memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,213, Faktor Teknologi dan Investasi sebesar 0,297, serta Faktor Sosial dan Perilaku sebesar 0,275. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara regulasi pemerintah yang suportif, kesiapan adopsi teknologi ramah lingkungan, dukungan modal, serta pergeseran perilaku konsumsi masyarakat menjadi kunci keberhasilan transformasi hijau pada sektor UMKM.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Fenny Noor Salam, Dinda Ayu Izmi, Devi Trenggani https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5219 Strategi Pengelolaan Karyawan dalam Meningkatkan Kinerja: Studi Kualitatif pada Staf Tenaga Kependidikan Bidang Administrasi, Umum, dan Keuangan Universitas Ngudi Waluyo 2026-06-06T05:11:30+00:00 Adi Purwanto [email protected] Fitriyanto [email protected] Setya Indah Isnawati [email protected] <p><em>Education personnel play a strategic role in supporting effective governance and service quality in higher education institutions. However, studies examining employee management strategies using the Ability, Motivation, Opportunity (AMO) framework remain limited, as previous research has predominantly focused on business and industrial sectors. This study aims to analyze employee management strategies for improving the performance of administrative, general affairs, and financial education personnel at Universitas Ngudi Waluyo based on the Ability–Motivation–Opportunity (AMO) framework. A qualitative approach with a case study design was employed. Thirteen informants, consisting of unit leaders and education personnel, were selected using purposive sampling based on their direct involvement in administrative, general affairs, and financial services. Data were collected through semi-structured interviews, non-participant observation, and document analysis. The data were analyzed using thematic analysis through the stages of coding, theme development, theme review, and conclusion drawing. The trustworthiness of the findings was ensured through source and method triangulation as well as member checking. The findings reveal that the ability dimension was strengthened through competency-based job placement, training, mentoring, and the enhancement of digital competencies. The motivation dimension was fostered through clear job responsibilities, performance evaluation, constructive feedback, recognition, leadership support, and a conducive work environment. Meanwhile, the opportunity dimension was realized through staff involvement in coordination, problem-solving, decision-making, cross-functional collaboration, and the effective utilization of organizational facilities and information systems. These three dimensions complement one another in enhancing service quality, work accuracy, responsiveness, accountability, and the overall effectiveness of administrative services in higher education. This study extends the application of the AMO framework to the context of education personnel in higher education institutions and provides practical recommendations for university leaders in designing integrated human resource management strategies to improve organizational performance.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas tata kelola dan kualitas pelayanan perguruan tinggi. Meskipun demikian, kajian mengenai strategi pengelolaan tenaga kependidikan dengan menggunakan kerangka <em>Ability, Motivation, Opportunity</em> (AMO) masih relatif terbatas, karena sebagian besar penelitian sebelumnya berfokus pada sektor bisnis dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan karyawan dalam meningkatkan kinerja staf tenaga kependidikan bidang administrasi, umum, dan keuangan Universitas Ngudi Waluyo berdasarkan kerangka <em>Ability–Motivation–Opportunity</em> (AMO). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sebanyak 13 informan yang terdiri atas pimpinan unit dan staf tenaga kependidikan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung dalam proses pelayanan administrasi, umum, dan keuangan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui tahapan pengodean, pengembangan tema, peninjauan tema, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik serta <em>member checking</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi <em>ability</em> diwujudkan melalui penempatan pegawai sesuai kompetensi, pelatihan, pendampingan, serta penguatan kemampuan digital. Dimensi <em>motivation</em> dibangun melalui kejelasan pembagian tugas, evaluasi kinerja, umpan balik, penghargaan, dukungan pimpinan, dan lingkungan kerja yang kondusif. Sementara itu, dimensi <em>opportunity</em> diwujudkan melalui pelibatan staf dalam koordinasi, penyelesaian masalah, pengambilan keputusan, kerja sama lintas unit, serta pemanfaatan fasilitas dan sistem informasi organisasi. Ketiga dimensi tersebut saling melengkapi dalam meningkatkan kualitas pelayanan, ketepatan kerja, responsivitas, akuntabilitas, dan efektivitas penyelenggaraan layanan administrasi perguruan tinggi. Penelitian ini memperluas penerapan teori AMO pada konteks tenaga kependidikan di perguruan tinggi serta memberikan rekomendasi bagi pimpinan perguruan tinggi dalam merancang strategi pengelolaan sumber daya manusia yang terintegrasi untuk meningkatkan kinerja organisasi.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Adi Purwanto, Fitriyanto, Setya Indah Isnawati https://jurnal.unw.ac.id/index.php/jibaku/article/view/5162 Manajemen Keuangan Mahasiswa dalam Meningkatkan Efisiensi Keuangan di STIEPARI Semarang 2026-05-25T08:59:34+00:00 Nanti Saria Laia [email protected] Hendrajaya [email protected] <p><em>This study aims to analyze student financial management in improving financial efficiency at the Indonesian College of Tourism Economics (STIEPARI) Semarang. The study employed a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques included in-depth interviews, observation, and documentation. The informants consisted of active students, lecturers, and student affairs staff selected using a purposive sampling technique. The results indicate that students are aware of the importance of personal financial management through strategies such as creating a monthly budget, reducing consumer spending, saving, recording daily expenses, and taking advantage of promotions or discounts. However, students still face several obstacles, such as limited income, unexpected expenses, the influence of social media, and a consumerist lifestyle. This study concludes that sound financial management skills and self-control can help students improve financial efficiency and maintain economic stability during their studies at university.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen keuangan mahasiswa dalam meningkatkan efisiensi keuangan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia atau STIEPARI Semarang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas mahasiswa aktif, dosen, dan pihak kemahasiswaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi melalui strategi seperti membuat anggaran bulanan, mengurangi pengeluaran konsumtif, menabung, mencatat pengeluaran harian, dan memanfaatkan promo atau diskon. Namun, mahasiswa masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan pendapatan, pengeluaran tidak terduga, pengaruh media sosial, dan gaya hidup konsumtif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan manajemen keuangan dan kontrol diri yang baik dapat membantu mahasiswa meningkatkan efisiensi keuangan serta menjaga stabilitas ekonomi selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.</p> 2026-07-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nanti Saria Laia, Hendrajaya