Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan

Authors

  • Sri Melinasari Universitas Ngudi Waluyo
  • Ulfah Muflihah Universitas Ngudi Waluyo
  • Heni Hirawati Pranoto Universitas Ngudi Waluyo
  • Ida Sofiyanti Universitas Ngudi Waluyo
  • Isri Nasifah Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

knowledge, pregnancy

Abstract

Knowledge and cognitive are very important domains in change of behavior. In order to prevent risks of pregnancy and their fetuses, it is necessary to increase the knowledge of mothers about the danger signs of pregnancy. Health education is an important effort in increasing maternal knowledge. The target of health education was pregnant women in Leyangan Village, East Ungaran District, Semarang Regency. Extension activities for pregnant women are carried out directly while adhering to health protocols. The counseling was attended by 5 pregnant women. Before being given counseling, there were still 20% who had insufficient, sufficient knowledge (40%) and a small proportion of respondents had good knowledge (20%). After being given health education about the danger signs of pregnancy there was an increase in knowledge so that all pregnant women had good knowledge. The results showed that individual direct counseling using leaflets and  books was effective for increase the knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy. Midwifery are expected to improve health education for pregnant women as well as monitor and evaluation it while still in health protocols

Abstrak

Pengetahuan dan kognitif merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang (over behavior). Untuk mencegah risiko bagi ibu hamil dan janinnya, maka pengetahuan ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan perlu ditingkatkan. Pendidikan kesehatan merupakan upaya penting dalam peningkatan pengetahuan ibu. Sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu hamil di Desa Leyangan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Kegiatan penyuluhan ibu hamil dilaksanakan secara langsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Penyuluhan diikuti oleh 5 ibu hamil. Sebelum diberi penyuluhan masih ada 20% berpengetahuan kurang,  cukup (40%) dan sebagian kecil responden berpengetahuan baik (20%)Setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terjadi peningkatan pengetahuan sehingga seluruh ibu hamil berpengetahuan baik. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan langsung secara individual menggunakan media leaflet dan buku KIA efektif  memberikan peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan.  Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan pendidikan kesehatan kepada ibu hamil serta melakukan monitoring keberhasilan dalam memberikan KIE.dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan

References

Hani, dkk. 2010. Asuhan Kebidanan pada Kehamilan Fisiologis. Jakarta: Salemba Medika.

Triana, Ani. 2015. Kegawadaruratan Maternal & Neonatal Ed.1, Cet.1. Yogyakarta: Deepublish.

Notoatmodjo. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Isdiaty. N, Tintin. U. 2013. Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan dan Perilaku Perawatan Kehamilan Kehamilan Pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Keperawatan Indonesia, Volume 16, Nomor 1, halaman 18-24.

Hardiani, Ratna Sari & Purwanti, Agustin. (2012). Motivasi Dan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil Trimester III. Volume 3, Nomor 3. Jurnal Keperawatan, ISSN: 2086-3071.

Pranoto, HH (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Supit Truk tentang Penyakit IMS dan HIV/AIDS. http://docplayer.info/93637649-Pengaruh-pendidikan-kesehatan-terhadap-pengetahuan-supir-truk-tentang-penyakit-ims-dan-hiv-aids.html

Yulifah, R. Komunikasi dan Konseling dalam Kebidanan. Penerbit Salemba Medika. Jakarta. 2009.

Maisura, Darmawati, (2016). Efektifitas Penyuluhan Kesehatan Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Darusalam.Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Kesehatan Syiah Kuala, vol 1, no. 1, ISSN:2716-3555.

Budiman., Lestari, R., & Dewi, G.A.T. (2014). Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dengan Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya pada Kehamilan di Desa Kertajaya Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur Tahun 2014. Jurnal Kesehatan Priangan, vol. 1, no. 3, hlm. 107-182

Published

2020-12-17