Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Penggunaan Media Balok Cuisenaire pada Anak Usia 5-6 Tahun

Authors

  • Supiati Supiati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Eka Damayanti Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar http://orcid.org/0000-0002-2441-6700
  • Wahyuni Ismail Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1463

Keywords:

balok Cuisenaire, mengenal angka

Abstract

This study aimed to show the improvement of children aged 5–6 years in recognizing numbers by using Cuisenaire blocks in Tamasongo Hamlet, North Galesong District, Takalar Regency. This research was descriptive quantitative research. The population comes from all children aged 5–6 years in Dusun Tamasongo, as many as 19 children. The sampling technique used was purposive sampling, with a total sample of five children. The data obtained through the observation sheet instrument was described and analyzed using descriptive statistics. The results showed an improvement in the ability to recognize the numbers of the children. The ability to recognize numbers before using Cuisenaire media had the lowest score of 12 and the highest score of 18, with an average score of 15. Meanwhile, the ability to recognize numbers after using Cuisenaire's media received the lowest score of 22 and the highest score of 24, with an average score of 23. It appears that the ability to recognize numbers increased after the use of Cuisenaire block media in children aged 5-6 years in Tamasongo Hamlet, North Galesong District, Takalar Regency.

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini untuk membuktikan peningkatan kemampuan mengenal angka pada anak usia 5 – 6 tahun melalui penggunaan media balok Cuisenaire di Dusun Tamasongo, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi berasal dari seluruh anak usia 5 – 6 tahun di Dusun Tamasongo sebanyak 19 anak. Teknik sampel yang digunakan berupa purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 5 anak. Data yang diperoleh melalui instrument lembar observasi dideskripsikan dan dianalisa menggunakan statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan mengenal angka pada anak usia 5 – 6 tahun melalui penggunaan media balok Cuisenaire di Dusun Tamasongo, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Kemampuan mengenal angka sebelum penggunaan media balok Cuisenaire skor nilai terendah sebesar 12 dan nilai tertinggi sebesar 18 dengan skor nilai rata – rata 15. Sementara kemampuan mengenal angka setelah penggunaan media balok Cuisenaire diperoleh nilai terendah sebesar 22 dan nilai tertinggi mencapai 24 dengan nilai rata – rata 23. Artinya ada peningkatan nilai rata-rata nilai kemampuan mengenal angka setelah penggunaan media balok Cuisenaire pada anak usia 5 – 6 tahun di Dusun Tamasongo, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar.

References

Becker, B., Klein, O., & Biedinger, N. (2013). The Development of Cognitive, Language, and Cultural Skills From Age 3 to 6: A Comparison Between Children of Turkish Origin and Children of Native-Born German Parents and the Role of Immigrant Parents’ Acculturation to the Receiving Society. American Educational Research Journal, 50(3), 616–649.

Bodedarsyah, A., & Yulianti, R. (2019). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini Kelompok A (Usia 4-5 Tahun) dengan Media Pembelajaran Lesung Angka. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 2(6), 354–358.

Cahyani, A. D. N. (2020). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Permainan Balok Angkaa. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 8(3), 181-190.

Eickmann, S. H., Lima, A. C., Guerra, M. Q., Lima, M. C., Lira, P. I. C., Huttly, S. R. A., & Ashworth, A. (2013). Improved Cognitive and Motor Development in a Community-Based Intervention of Psychosocial Stimulation in Northeast Brazil. Developmental Medicine and Child Neurology, 45(8), 536–541.

Eun, B. (2019). The Zone of Proximal Development as an Overarching Concept: A Framework for Synthesizing Vygotsky’s Theories. Educational Philosophy and Theory, 51(1), 18–30.

Fitriani, R., & Adawiyah, R. (2018). Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age, 2(01). 25-34.

Gandana, G., Pranata, O. H., & Yulia Danti, T. Y. (2017). Peningkatan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan 1-10 melalui Media Balok Cuisenaire pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK At-Toyyibah. Jurnal PAUD Agapedia, 1(1), 92–105.

Hardiyanti, L., Sasmiati, S., & Sabdaningtyas. (2018). Penggunaan Media dan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini. Jurnal PG-PAUD, 4(1), 1–9.

Istanti, E., Debibik, D. N. F., & Rina, R. S. (2021). Stimulasi Kemampuan Berpikir Simbolik Melalui Kegiatan Meronce Anak Usia 4-5. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 206–218.

Kusumawati, S. D. (2020). Penggunaan Media Balok Angka dalam Kemampuan Kognitif Anak Kelompok B. Jurnal PAUD Teratai, 9(2). 24-29.

Lasuka, M., Nasirun, M., & Ardina, M. (2018). Meningkatkan Kemampuan Pra-Matematika dengan Menggunakan Media Balok Cuisenaire Pada Anak Kelompok A2 PAUD Haqiqi Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Potensia, 3(1). 18-23.

Megarani, I. D., Eva, N., & Sulistiyaningsih, R. (2021). The Effect of Cuisenaire Block on Student’s Motivation of Learning Mathematics Among First Graders at Branggahan Kediri Primary School. Malaysian Online Journal Of Psychology & Counseling, 8(1). 11-18.

Nursyamsiah, H., Cendana, T. P., Rohaeti, E. E., & Alam, S. K. (2019). Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini pada Usia 5-6 Tahun. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 2(6), 286–294.

Pionika, R. C., Sasmiati, & Sofia, A. (2019). Penggunaan Media Pembelajaran dan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(2), 1–8.

Pradana, P. H. (2016). Pengaruh Permainan Balok Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia Dini. Jurnal PAUD Tambusai, 2(2), 18–25.

Priyanto, A. (2014). Pengembangan Kreativitas Pada Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain. Jurnal Ilmiah Guru “COPE,†2, 41–47.

Sandyprihati, D., Rasmani, U. E. E., & Hafidah, R. (2021). The Efektivitas Penggunaan Media Balok Cuisenaire Terhadap Kemampuan Mengenal Konsep Lambang Bilangan pada Anak Usia 4-5 Tahun. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 16(1), 69–74.

Sari, I. K., & Yunianta, T. N. H. (2017). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Contextual Teaching and Learning dengan Media Cuisenaire Rods. Jurnal Scholaria, 7(2), 143–251.

Suwandi, L. J. (2021). Pembelajaran Berpikir Simbolik dan Keaksaraan untuk Siswa K1 Selama Pembelajaran Jarak Jauh. Satya Widya, 37(1), 1–15.

Umayah. (2021). Penggunaan Balok Cuisenaire untuk Media Pengenalan Bilangan bagi Anak Usia Dini. Jurnal Intersections, 6(1), 37–38.

Vitaloka, W. (2020). Penggunaan Media Balok Cuisenaire dalam mengembangkan Kemampuan Berhitung Anak di Taman Kanak-kanak Ibunda Kubang Kabupaten Kerinci. Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari, 4(2), 38–51.

Wiyani, N. A. (2014). Mengelola & Mengembangkan Kecerdasan Sosial & Emosi Anak Usia Dini. Badan Litbangkes - Kementerian Kesehatan RI. Retrieved from http://perpustakaan.bppsdmk.kemkes.go.id//index.php?p=show_detail&id=3199

Yuliarti, Y. (2018). Meningkatkan kemampuan Mengenal Angka Pada Anak Usia Dini Melalui Permainan Ular Tangga di Taman Kanak-kanak Sadar Bakti Sungai Aur Pasaman Barat. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 3(2), 101-106.

Zahwa, S. A., Nisa’, T. F. F., & Fajar, Y. W. (2018). Pengaruh Metode Bermain Peran Makro Terhadap Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Kelompok B. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(1), 30–38.

Downloads

Published

2022-08-23

How to Cite

Supiati, S., Damayanti, E., & Ismail, W. (2022). Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Penggunaan Media Balok Cuisenaire pada Anak Usia 5-6 Tahun. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(2), 392–402. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1463

Issue

Section

Articles