Model Pembelajaran Blended Learning pada Masa Covid-19 di PAUD Adinda Kota Tebing Tinggi

Authors

  • Enny Nazrah Pulungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Hadis Purba Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Habibah Adawiyah UINSU MEDAN

DOI:

https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1601

Abstract

This study aims to find out how the blended learning model during the COVID-19 period, to find out what teachers did in implementing the blended learning model during the COVID-19 period and to find out the obstacles faced by the teacher in implementing the blended learning model during the COVID-19 period. The location of this research was conducted at PAUD Adinda located on Jalan Tuanku Imam Bonjol Gg.  Percontohan Lk.  1,  Tambangan Hulu ward, Padang Hilir District, Tebing Tinggi City, North Sumatra.  The time of the research was carried out from April to May 2021 in the 2020-2021 academic year.  This research is a type of qualitative research using a descriptive approach.  The subjects in this study were the principal, class teacher, and parents of students.  In the process of collecting data, researchers used interviews, observation and documentation.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran blended learning pada masa COVID-19, mengetahui apa saja yang dilakukan guru dalam pelaksanaan model pembelajaran blended learning pada masa COVID-19 serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan model pembelajaran blended learning pada masa COVID-19. Lokasi penelitian ini dilakukan di PAUD Adinda terletak di Jalan Tuanku Imam Bonjol Gg. Percontohan Lk. 1, Kelurahan Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2021 tahun pembelajaran 2020-2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah kepala sekolah, guru kelas, dan orang tua siswa. Dalam Proses pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.


References

Al-Bukhari, Muhammad ibn Ismail. (1422 H). Sahih al-Bukhari. juz 4. Cet 1. Damaskus: Dar Touqu an-Najah.

Al-Qutub, Sayid. Tafsir fii Zhilalil Qur’an. Beyrut: Darul Asy-Syuruf.

Amin, Ahmad Kholiqul. (2017). Kajian Konseptual Model Pembelajaran Blended Learning berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Motivasi Belajar. Jurnal Pendidikan Edutama, 4 (2), 61.

Bugin, Burhan. (2017). Metodologi Penelitian Sosial. Cet Ke-9. Surabaya: Airlangga Universitas Press.

Busro, Muhammad dan Siskandar. (2017). Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum. Yogyakarta: Media Akademi.

Departemen Agama Republik Indonesia. (2018). Qur’an Asy-Syifaa’. Jawa Barat: sygm.

Hairunisa, Nany dan Husnun Amalia. (2020). Review: Penyakit Virus Corona Baru 2019 (COVID-19). Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 3 (2), 94.

Handayani, Diah, dkk. (2020). Penyakit Virus Corona 2019. Jurnal Respirologi Indonesia, 40 (2), 128.

Hidayat, Muhammad Taufi, dkk. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran Blended Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Tradisi Lisan Aceh. Jurnal Mimbar Ilmu, 25 (3), 403.

Hoetomo. (2005). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Mitra Pelajar.

Husamah. (2014). Pembelajaran Bauran (Blended Learning). Jakarta: Prestasi Pustakarya.

Jamaluddin, Awal Akbar, dkk. (2018). Pembelajaran Senam Berbasis Blended Learning Guna Meningkatkan Hasil Belajar. Jurnal Pendidikan, 3 (10), 1374

Kadir, Abdul, dkk. (2012). Dasar-dasar Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Karyono, dkk. (2020). Penanganan dan Pencegahan Pandami Wabah Virus Corona (COVID-19) Kabupaten Indramayu. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 2 (2), 164.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Pembelajaran di Masa Pandami Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Jakarta.

Keraf, Gorys. (2007). Argumentasi Dan Narasi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Khadijah. (2016). Pendidikan Prasekolah. Medan: Perdana Publishing.

_______. (2016). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan: Perdana Publishing,.

Lubis, Effi Aswita. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Medan: Perdana Mulya Sarana.

Mahmudi. (2018). Penelitian Tindakan Kelas dan Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Yogyakarta: Media Akademi.

Oktaria, Sheren Dwi, dkk. (2018). Model Blended Learning Berbasis Moodle. Bogor: Halaman Moeka Publishing.

Permana, Septian Aji. (2017). Kompetensi Guru IPS; Sebuah Kajian Pendekatan Kontruktivisme. Yogyakarta: Media Akademi.

Rusman, Kurniawan D. & Riyana C. (2012). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi: Mengembangkan Profesionalitas Guru. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Stein, Jared & Graham C.R. (2014). Essentials for Blended Learning: A Standar Based Guide. USA: Routledge.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

________. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Cet ke-20. Bandung: Alfabeta.

Wardani, Deklara Nanindya, Anselmus J.E. Toenlioe, dan Agus Wedi. (2018). Daya Tarik Pembelajaran Di Era 21 Dengan Blended Learning. Jurnal: Jurusan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, 1 (1), 14.

Downloads

Published

2022-12-14

How to Cite

Pulungan, E. N., Purba, H., & Adawiyah, H. (2022). Model Pembelajaran Blended Learning pada Masa Covid-19 di PAUD Adinda Kota Tebing Tinggi. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(2), 503–515. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1601

Issue

Section

Articles